Categories
Uncategorized

Shalawat Ru’ba.

Shalawat Ru’ba.
Shalawat Ru’ba adalah shalawat yang diyakini dapat
memberikan manfaat sebagai sarana untuk menggetarkan hati orang kafir, musyrik,
fasiq, dll, dan selamat dari bahaya yang mengancamnya bagi orang yang selalu
mendzikirkannya secara istiqomah.
Ini Shalawat Ru’ba:
اللهم صل على سيدنا محمد صلاة تلقى بها
الرعب والخوف والهيبة فى قلوب الكافرين والمشركين والظالمين والمعتدين والفسقين
والحسدين والمنافقين والمفسدين و على اله و صحبه و سلم
Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa
muhammadin sholaatan tulqii biharru’ba wal-khaufa wal-haibata fii
quluubil-kaafiriina wal-musyrikiina wazh-zhoolimiina wal-mu’tadiina
wal-faasiqiina wal-hasidiina wal-munaafiqiina wal-mufsidiina wa ‘alaa aalihi
washohbihi wa sallim.
Ya Allah limpahkanlah shalawat dan
salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad saww., yang dengan shalawat itu
Engkau membuat ketakutan dan kegetaran dalam hati orang-orang kafir,
orang-orang musyrik, orang-orang zholim, orang-orang yang melewati batas,
orang-orang fasiq, orang-orang yang dengki, orang-orang yang munafiq, dan
orang-orang yang merusak, dan berikan juga untuk para keluarga dan shahabatnya.
Alfaqir ijazahkan Shalawat Ru’ba tersebut diatas bagi
siapa saja yang mau mengamalkannya, shalawat ini dibacanya dalam sehari
semalamnya sebanyak 41x, tetapi boleh berapa saja membacanya yang penting bisa
dengan istiqomah membacanya, Shalawat Ru’ba ini alfaqir dapatkan dari paman
alfaqir yaitu Habib Umar bin Hasan bin Agil Al Jufriy.
Penulis : Muhammad
Shulfi bin Abunawar Al ‘Aydrus.

محمد سلفى بن أبو نوار العيدروس



Group Majelis Nuurus-Sa’aadah : http://www.facebook.com/groups/160814570679672/

http://shulfialaydrus.wordpress.com/

http://shulfialaydrus.blogspot.com/

Categories
Uncategorized

Shalawat Thibbil Qulub.

Shalawat
Thibbil Qulub.
Shalawat
ini ada juga yang menamakan Shalawat Syifa dan Shalawat Nur al-Abshar.
Dalam
kitab Saadah
al-Darain Fi Shalat Ala sayyid al-kaunain
, syaikh Yusuf Bin Ismail
al-Nabhani menisbahkan shalawat ini kepada Syaikh Abu al-Barakat Ahmad
al-Dardir.
Ada
sedikit perbedaan redaksi dari shalawat Thibb al-Qulub atau yang disebut juga
shalawat al-Thibbiyyah ini, dalam redaksi Syaikh Ahmad al-Shawiy tidak ada
tambahan (وقوت الاجساد واْلأَرْوَاحِ
وغدائها
). Tambahan tersebut
disebutkan oleh Syaikh Yusuf Bin Ismail al-Nabhaniy dalam kitab Saadah al-Darain Fi
Shalat Ala Sayyid al-Kaunain
. Kemudian Sayyid Muhammad Bin Alawiy
al-Maliky mengukuhkan kembali dalam kitab Abwab al-Faraj dan Sawariq al-Anwar Min Ad’iyah al-Sadah
al-Akhyar.
Habib
Abu Bakar Bin Abdullah Bin Alawiy al-Atthas pengarang kitab Risalah al-Kautsar,
menamakan shalawat Thibb al-Qulub dengan sebutan shalawat Nur al-Abshar.
Keutamaan Shalawat Thibb al-Qulub
Syaikh
Ahmad Bin Muhammad al-Shawiy al-Malikiy berkata; “Apabila shalawat Thibb
al-Qulub dibaca sebanyak 400 kali atau 2000 kali, diniatkan buat orang sakit,
maka dengan izin Allah, penyakit apapun akan sembuh.”
Dihikayatkan
ada orang mendatangi Habib Ahmad Bin Hasan al-Atthas di kota Huraidhah, ia
mengadukan perihal matanya yang telah mengalami gangguan penglihatannya.
Kemudian Habib Ahmad mengusap kedua mata orang tersebut dan beliau
memerintahkan agar ia memperbanyak membaca shalawat Thibb al-Qulub. Habib Ahmad
lalu berkata: “Habib Muhammad Bin Zain Baabud telah mengabarkan diriku bahwa ia
berkata; mataku pernah mengalami ganguan penglihatan sehingga aku minta solusi
kepada Habib Shalih Bin Abdullah al-Atthas kemudian beliau mengusap kedua
mataku dan beliau memerintahkan agar aku membaca shalawat Thibb al-Qulub setiap
hari sebanyak 300 kali, maka aku amalkan shalawat itu sehingga aku diberikan
kesembuhan yang segera.
Ini
Shalawat Thibbil Qulub (Shalawat Syifa atau Shalawat Nur al-Abshar)
اللهم صل على سيدنا محمد طب القلوب
ودوائها وصحة الابدان وعافيتها ونور الابصار وضيائها وقوت الاجساد واْلأَرْوَاحِ
وغدائها و على اله و صحبه و سلم
Allaahumma
sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin thibbil quluubi wadawaa-ihaa wa shihhatil
abdaani wa ‘aafiyatihaa wa nuuril abshoori wa dhiyaa-ihaa wa quutil ajsaadi wal
arwaahi wa ghidaa-ihaa wa ‘alaa aalihii washohbihii wa sallim.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan dan salam yang disertai
ta’zhim kepada Nabi Muhammad saww. yang dengan shalawat sebagai penyembuh semua
hati dan menjadi obatnya, kesehatan badan dan ke afiyatannya,
cahaya segala penglihatan dan menjadi
sinarnya, menjadi kuat jasad dan jiwa dan makanan santapannya. Dan semoga
terlimpahkan pula shalawat dan salam kepada keluarga dan sahabat beliau
.
Dikutip
:
* Al-Asrar al-Rabbaniyyah Wa
al-Fuyudh al-Rahmaniyyah Ala Shalawat al-Dardiriyyah => Syaikh Ahmad Bin
Muhammad al-Shawiy.
* Mafatih al-Sa’adat Fi al-shalawat
Ala Sayyid al-Sadat => Habib Abu Bakar Bin Abdullah al-Atthas.
* Saadah al-Darain Fi Shalat Ala
sayyid al-kaunain => Asy Syaikh Yusuf Bin Ismail al-Nabhaniy,
Alfaqir
ijazahkan Shalawat Thibbil Qulub (Shalawat Syifa) ini bagi siapa saja yang mau
mengamalkannya, shalawat ini dibacanya sehabis shalat atau saat-saat luang sebanyak
1x, 3x, 10x, 41x atau 100x, tetapi boleh berapa aja membacanya yg penting bisa
dengan istiqomah membacanya,
Penulis : Muhammad
Shulfi bin Abunawar Al ‘Aydrus.

محمد سلفى بن أبو نوار العيدروس



Group Majelis Nuurus-Sa’aadah : http://www.facebook.com/groups/160814570679672/

http://shulfialaydrus.wordpress.com/

http://shulfialaydrus.blogspot.com/