Total Data: 26363
حَدَّثَنَا أَبُو يُوسُفَ الْمُؤَدِّبُ يَعْقُوبُ جَارُنَا حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ الْمُطَّلِبِ عَنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ زَيْدِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Yusuf Al Mu'addib Ya'qub] tetangga kami, Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim Bin Sa'd] dari [Abdul Aziz Bin Al Muthallib] dari [Abdurrahman Bin Al Harits] dari [Zaid Bin Ali Bin Al Husain] dari [bapaknya] dari [kakeknya] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa terbunuh karena mempertahankan hartanya maka dia mati syahid." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي حَسَّانَ عَنْ عَبِيدَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَوْمَ الْأَحْزَابِ مَلَأَ اللَّهُ بُيُوتَهُمْ وَقُبُورَهُمْ نَارًا كَمَا شَغَلُونَا عَنْ الصَّلَاةِ حَتَّى آبَتْ الشَّمْسُ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Bin Abu 'Adi] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Abu Hassan] dari ['Abidah] dari [Ali] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada hari perang Ahzab (khandak): "Semoga Allah memenuhi rumah-rumah dan kuburan-kuburan mereka (orang-orang kafir) dengan api, sebagaimana mereka telah menyibukkan kami dari melaksanakan Shalat sampai matahari terbenam." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنِ الْحَسَنِ وَعَبْدِ اللَّهِ ابْنَيْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِمَا وَكَانَ حَسَنٌ أَرْضَاهُمَا فِي أَنْفُسِنَا أَنَّ عَلِيًّا قَالَ لِابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ نِكَاحِ الْمُتْعَةِ وَعَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ زَمَنَ خَيْبَرَ
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Al Hasan] dan [Abdullah], keduanya putra [Muhammad Bin Ali], dari salah satu dari keduanya, sedangkan Hasan adalah yang paling kami sukai dalam hati kami, bahwa [Ali] berkata kepada Ibnu Abbas; "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang nikah mut'ah dan daging keledai jinak pada perang Khaibar." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أُقَسِّمَ بُدْنَهُ أَقُومُ عَلَيْهَا وَأَنْ أُقَسِّمَ جُلُودَهَا وَجِلَالَهَا وَأَمَرَنِي أَنْ لَا أُعْطِيَ الْجَازِرَ مِنْهَا شَيْئًا وَقَالَ نَحْنُ نُعْطِيهِ مِنْ عِنْدِنَا
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abdul Karim] dari [Mujahid] dari [Ibnu Abu Laila] dari [Ali], dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kepadaku untuk membagi-bagikan daging untanya, kulitnya dan pelananya dengan rata. Dan memerintahkan kepadaku agar tidak memberi penjagalnya sedikitpun dan beliau berkata: "Kita memberinya dari kita sendiri." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أُثَيْعٍ رَجُلٍ مِنْ هَمْدَانَ سَأَلْنَا عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بِأَيِّ شَيْءٍ بُعِثْتَ يَعْنِي يَوْمَ بَعَثَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فِي الْحَجَّةِ قَالَ بُعِثْتُ بِأَرْبَعٍ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلَّا نَفْسٌ مُؤْمِنَةٌ وَلَا يَطُوفُ بِالْبَيْتِ عُرْيَانٌ وَمَنْ كَانَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَهْدٌ فَعَهْدُهُ إِلَى مُدَّتِهِ وَلَا يَحُجُّ الْمُشْرِكُونَ وَالْمُسْلِمُونَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَذَا
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Zaid Bin Utsai'] seorang lelaki berasal dari Hamdan, kami bertanya kepada [Ali] berkaitan dengan penugasannya, yaitu pada hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutusnya bersama Abu Bakar pada musim haji? dia menjawab; "Aku diutus dengan membawa empat hal; tidak akan masuk Syurga kecuali jiwa yang mukmin, tidak boleh melakukan thawaf tanpa busana (telanjang), barangsiapa ada perjanjian antara dia dengan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam maka batasnya sampai waktu yang dijanjikan, dan orang-orang musyrik tidak boleh mengerjakan haji bersama kaum muslimin setelah tahun ini." (musnad_ahmad)