Total Data: 26363
حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْبَكْرِيُّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنْ الْعَذَابِ لِأَنَّ الرَّجُلَ يَشْتَغِلُ فِيهِ عَنْ صِيَامِهِ وَصَلَاتِهِ وَعِبَادَتِهِ فَإِذَا قَضَى أَحَدُكُمْ نَهْمَتَهُ مِنْ سَفَرِهِ فَلْيُعَجِّلْ الرُّجُوعَ إِلَى أَهْلِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Abu Abdullah Al Bakri] dari [Sa'id bin Abu Sa'id Al Maqburi] dari [Abu Hurairah], dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Safar adalah setengah dari siksa, karena Seorang lelaki akan disibukkan dari melaksanakan puasa, shalat dan ibadahnya, maka jika salah seorang dari kalian telah selesai dari keperluannya hendaklah ia segera kembali kepada keluarganya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ حَدِيثًا ثُمَّ قَالَ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ أَنْ يَجِدَ فِيهِ ثَلَاثَ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ لَثَلَاثُ آيَاتٍ يَقْرَؤُهُنَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلَاثِ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah], dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, lalu beliau menyebutkan sebuah hadis kemudian bersabda: "Apakah kalian suka jika kembali ke rumahnya dengan membawa tiga tulang besar yang banyak dagingnya?, tiga ayat yang dibaca oleh salah seorang dari kalian di dalam shalatnya adalah lebih baik dari tiga tulang besar yang banyak dagingnya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنِي النَّهَّاسُ بْنُ قَهْمٍ عَنْ شَدَّادٍ أَبِي عَمَّارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ حَافَظَ عَلَى شُفْعَةِ الضُّحَى غُفِرَتْ ذُنُوبُهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin 'Ashim], dia berkata; telah menceritakan kepadaku [An Nuhas bin Qahm] dari [Syadad Abu 'Ammar] dari [Abu Hurairah], dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa bisa menjaga dua rakaat dhuha maka akan diampuni dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di laut." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الذِّمَارِيُّ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ النِّسَاءَ خُلِقْنَ مِنْ ضِلَعٍ لَا يَسْتَقِمْنَ عَلَى خَلِيقَةٍ إِنْ تُقِمْهَا تَكْسِرْهَا وَإِنْ تَتْرُكْهَا تَسْتَمْتِعْ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ
Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin Abdurrahman Adz Dzimari], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah], dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya para wanita itu dicipta dari tulang rusuk, ia tidak bisa lurus dalam penciptaannya, jika engkau luruskan maka engkau akan mematahkannya, dan jika engkau biarkan ia akan berlaku seperti itu terus, padahal pada diri mereka terkandung unsur bengkok." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنِي عَمْرٌو يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ أَنَّ نُعَيْمًا الْمُجْمِرَ حَدَّثَهُ أَنَّهُ صَلَّى وَرَاءَ أَبِي هُرَيْرَةَ فَقَرَأَ أُمَّ الْقُرْآنِ فَلَمَّا قَالَ { غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ } قَالَ آمِينَ ثُمَّ كَبَّرَ لِوَضْعِ الرَّأْسِ ثُمَّ قَالَ حِينَ فَرَغَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَشْبَهُكُمْ صَلَاةً بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Risydin] telah menceritakan kepadaku ['Amru] -yaitu Ibnul Harits- dari [Sa'id bin Abu Hilal], bahwa [Nu'aim Al Mujmir] menceritakan kepadanya, bahwa dia pernah shalat di belakang [Abu Hurairah], lalu ia membaca Ummul Qur`an (surat al fatihah), maka ketika ia membaca: GHAIRIL MAGHDLUUBI 'ALAIHIM WALADL DLAALLIIN (bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat), maka ia mengucapkan; AMIIN (semoga Allah mengabulkan). Kemudian ia bertakbir untuk ruku', dan setelah selesai shalat ia berkata; "Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, aku adalah orang yang paling mirip shalatnya dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dari kalian semua." (musnad_ahmad)