Total Data: 26363
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَعْقُوبَ مَوْلَى الْحُرَقَةِ قَالَ أَبِي وَهُوَ أَبُو الْعَلَاءِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِزْرَةُ الْمُؤْمِنِ مِنْ أَنْصَافِ السَّاقَيْنِ فَأَسْفَلَ مِنْ ذَلِكَ إِلَى مَا فَوْقَ الْكَعْبَيْنِ فَمَا كَانَ مِنْ أَسْفَلَ مِنْ ذَلِكَ فَفِي النَّارِ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Amru] dari [Abdurrahman bin Ya'qub] mantan budak At Tau`amah, ia berkata; bapakku -yaitu Abul 'Ala` bin Abdurrahman- berkata; [Abu Hurairah] berkata; Abul Qasim shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Batas sarung bagi seorang mukmin laki laki adalah dari pertengahan betis ke bawah hingga di atas kedua mata kaki, maka apa yang ada di bawahnya adalah masuk neraka." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ قَالَ سَمِعْتُ الْحَسَنَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَنَّ سُنَّةَ ضَلَالٍ فَاتُّبِعَ عَلَيْهَا كَانَ عَلَيْهِ مِثْلُ أَوْزَارِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ وَمَنْ سَنَّ سُنَّةَ هُدًى فَاتُّبِعَ عَلَيْهَا كَانَ لَهُ مِثْلُ أُجُورِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] berkata; aku mendengar [Al Hasan] menceritakan dari [Abu Hurairah], dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa memulai perbuatan buruk kemudian perbuatannya tersebut diikuti oleh orang lain, maka ia akan mendapatkan dosa mereka dengan tidak mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka. Dan barangsiapa memulai perbuatan baik kemudian perbuatannya tersebut diikuti oleh orang lain, maka ia akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala yang mereka dapatkan tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ حُسَيْنٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَدْخَلَ فَرَسًا بَيْنَ فَرَسَيْنِ وَهُوَ لَا يَأْمَنُ أَنْ يَسْبِقَ فَلَا بَأْسَ بِهِ وَمَنْ أَدْخَلَ فَرَسًا بَيْنَ فَرَسَيْنِ قَدْ أَمِنَ أَنْ يَسْبِقَ فَهُوَ قِمَارٌ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Sufyan bin Husain] dari [Az Zuhri] dari [Sa'id Ibnul Musayyab] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa memasukkan kudanya pada dua kuda lainnya (yang sedang berlomba) sedang dirinya tidak merasa yakin bahwa kudanya akan mendahului maka tidaklah mengapa. Dan barangsiapa memasukkan kudanya pada dua kuda lainnya sedang dirinya merasa yakin bahwa kudanya akan menang maka itu adalah judi." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَلَائِكَةُ تَلْعَنُ أَحَدَكُمْ إِذَا أَشَارَ بِحَدِيدَةٍ وَإِنْ كَانَ أَخَاهُ لِأَبِيهِ وَأُمِّهِ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Muhammad] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Malaikat melaknat salah seorang dari kalian jika ia mengacungkan pisau pada orang lain, dan meskipun orang tersebut adalah saudara sebapak dan seibu." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا الْعَوَّامُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ أَوْصَانِي خَلِيلِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَلَاثٍ وَلَسْتُ بِتَارِكِهِنَّ فِي سَفَرٍ وَلَا حَضَرٍ أَنْ لَا أَنَامَ إِلَّا عَلَى وِتْرٍ وَأَنْ أَصُومَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَأَنْ لَا أَدَعَ رَكْعَتَيْ الضُّحَى فَإِنَّهَا صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Al 'Awwam], dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Abu Sulaiman] bahwasanya ia mendengar [Abu Hurairah], dia berkata; "Kekasihku shallallahu 'alaihi wasallam menasihatiku dengan tiga perkata dan aku tidak pernah meninggalkannya baik dalam keadaan mukim ataupun safar; agar aku tidak tidur sebelum mengerjakan shalat witir, agar aku berpuasa tiga hari dalam setiap bulannya dan agar aku tidak meninggalkan dua raka'at dluha, karena sesungguhnya ia adalah shalatnya orang-orang yang bertaubat." (musnad_ahmad)