Total Data: 26363
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا ضِرَارٌ يَعْنِي ابْنَ مُرَّةَ أَبُو سِنَانٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي سَعِيدٍ قَالَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ إِنَّ الصَّوْمَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ إِنَّ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَيْنِ إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِيَ اللَّهَ فَجَزَاهُ فَرِحَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail] berkata; telah menceritakan kepada kami [Dhirar] -yaitu Ibnu Murrah Abu Sinan- dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dan [Abu Sa'id], mereka berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla berfirman; 'Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang akan membalasnya, orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan; ketika tiba waktu berbuka ia berbahagia dan ketika bertemu dengan Rabbnya dan membalas amalannya ia berbahagia.' Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada ditangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah benar-benar lebih harum dari bau wanginya misik." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ سُئِلَ عَنْ الْإِزَارِ فَقَالَ عَلَى الْخَبِيرِ سَقَطْتَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِزْرَةُ الْمُؤْمِنِ إِلَى أَنْصَافِ السَّاقَيْنِ لَا جُنَاحَ أَوْ لَا حَرَجَ عَلَيْهِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْكَعْبَيْنِ مَا كَانَ أَسْفَلَ مِنْ ذَلِكَ فَهُوَ فِي النَّارِ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى مَنْ جَرَّ إِزَارَهُ بَطَرًا
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu Adi] dari [Syu'bah] dari [Al 'Ala` bin Abdurrahman] dari [bapaknya], Bahwasanya ia mendengar [Abu Sa'id] ditanya tentang sarung, maka ia menjawab; Engkau bertanya kepada orang yang tepat, aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sarung seorang mukmin adalah sampai setengah betisnya, tidak ada dosa -atau beliau mengatakan, - "tidak ada salahnya antara betis dan kedua mata kaki. Maka apa yang ada di bawah itu adalah di neraka, dan Allah tidak akan melihat orang yang menjulurkan sarungnya dengan sombong." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ دَاوُدَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِبِنَاءِ الْمَسْجِدِ فَجَعَلْنَا نَنْقُلُ لَبِنَةً لَبِنَةً وَكَانَ عَمَّارٌ يَنْقُلُ لَبِنَتَيْنِ لَبِنَتَيْنِ فَتَتَرَّبُ رَأْسُهُ قَالَ فَحَدَّثَنِي أَصْحَابِي وَلَمْ أَسْمَعْهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ جَعَلَ يَنْفُضُ رَأْسَهُ وَيَقُولُ وَيْحَكَ يَا ابْنَ سُمَيَّةَ تَقْتُلُكَ الْفِئَةُ الْبَاغِيَةُ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Dawud] dari [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kepada kami untuk membangun masjid, maka kami mulai memindah bata satu demi satu, sedangkan 'Ammar memindah dua bata demi dua bata hingga kepalanya kotor dengan tanah, " Abu Sa'id berkata; "Sahabat-sahabatku menceritakan kepadaku dan aku tidak mendengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwasannya beliau membersihkan kepalanya dari debu, lalu bersabda: "Celakalah engkau wahai Ibnu Sumayyah, engkau akan dibunuh oleh sekelompok pemberontak." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ دَاوُدَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ خَلِيفَةٌ يُعْطِي الْمَالَ وَلَا يَعُدُّهُ عَدًّا
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Adi] dari [Dawud] dari [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Akan ada pada akhir zaman seorang khalifah yang membagikan harta sedang ia tidak menghitungnya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ دَاوُدَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا بِأَرْضٍ مَضَبَّةٍ فَمَا تَأْمُرُنَا أَوْ مَا تُفْتِينَا قَالَ ذُكِرَ لِي أَنَّ أُمَّةً مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ مُسِخَتْ فَلَمْ يَأْمُرْ وَلَمْ يَنْهَ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ فَلَمَّا كَانَ بَعْدَ ذَلِكَ قَالَ عُمَرُ إِنَّ اللَّهَ لَيَنْفَعُ بِهِ غَيْرَ وَاحِدٍ وَإِنَّهُ لَطَعَامُ عَامَّةِ الرِّعَاءِ وَلَوْ كَانَ عِنْدِي لَطَعِمْتُهُ وَإِنَّمَا عَافَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Adi] dari [Dawud] dari [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id] berkata; Seorang lelaki berkata; "Wahai Rasulullah, kami berada di suatu wilayah yang banyak biawaknya, maka apa yang engkau perintahkan pada kami, -atau ia mengatakan, "apa yang engkau fatwakan kepadakami?" beliau bersabda: "Sesungguhnya diberitahukan kepadaku bahwa segolongan umat dari bani Israil disirnahkan, " beliau tidak memerintahkan dan tidak pula melarang. Abu Sa'id berkata; "Setelah kejadian itu [Umar] berkata; "Sesungguhnya Allah memberikan manfaat darinya bukan hanya sekali, ia adalah makanan kebanyakan penggembala, jika aku memilikinya sungguh aku akan memakannya, hanyasaja Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak memakannya." (musnad_ahmad)