Hadits Musnad Ahmad.

RESET

Total Data: 26363

Nomer Hadits : 10651

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ رَجَاءٍ عَنْ أَبِيهِ وَعَنْ قَيْسِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ كِلَاهُمَا عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ أَخْرَجَ مَرْوَانُ الْمِنْبَرَ فِي يَوْمِ عِيدٍ وَلَمْ يَكُنْ يُخْرَجُ بِهِ وَبَدَأَ بِالْخُطْبَةِ قَبْلَ الصَّلَاةِ وَلَمْ يَكُنْ يُبْدَأُ بِهَا قَالَ فَقَامَ رَجُلٍ فَقَالَ يَا مَرْوَانُ خَالَفْتَ السُّنَّةَ أَخْرَجْتَ الْمِنْبَرَ يَوْمَ عِيدٍ وَلَمْ يَكُنْ يُخْرَجُ بِهِ فِي يَوْمِ عِيدٍ وَبَدَأْتَ بِالْخُطْبَةِ قَبْلَ الصَّلَاةِ وَلَمْ يَكُنْ يُبْدَأُ بِهَا قَالَ فَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ مَنْ هَذَا قَالُوا فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ قَالَ فَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ أَمَّا هَذَا فَقَدْ قَضَى مَا عَلَيْهِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَإِنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يُغَيِّرَهُ بِيَدِهِ فَلْيَفْعَلْ وَقَالَ مَرَّةً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ بِيَدِهِ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ بِلِسَانِهِ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] berkata; telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Isma'il bin Raja`] dari [bapaknya], dan dari [Qais bin Muslim] dari [Thariq bin Syihab], keduanya dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; "Marwan mengeluarkan mimbar pada hari Ied, dan itu belum pernah dilakukan sebelumnya, lalu ia juga memulai dengan berkhutbah sebelum shalat Ied, dan itu belum pernah dilakukan sebelumnya. Maka seorang lelaki berdiri seraya berkata; "hai Marwan, engkau telah menyelisihi sunnah, engkau keluarkan mimbar pada hari Ied padahal itu belum pernah dilakukan pada hari Ied, dan engkau juga memulainya dengan khutbah sebelum shalat, padahal hal itu belum pernah dilakukan sebelumnya!" Ia berkata; maka Abu Sa'id Al Khudri bertanya; "Siapa orang ini?" Mereka menjawab, "Ia adalah fulan bin fulan, " ia berkata; Lalu Abu Sa'id berkata; "Orang ini telah melakukan apa yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, jika ia bisa merubahnya dengan tangan, maka hendaklah ia lakukan, " dan sesekali beliau bersabda: "maka hendaklah ia merubah dengan tangannya, jika ia tidak mampu dengan tangannya, hendaklah dengan lisannya, jika ia tidak mampu dengan lisannya, maka hendaklah dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemahnya iman." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 10652

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ الْوَصَّافِيُّ عَنْ عَطِيَّةَ الْعَوْفِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ حِينَ يَأْوِي إِلَى فِرَاشِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ رَمْلٍ عَالِجٍ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ عَدَدِ وَرَقِ الشَّجَرِ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah Ibnul Walid Al Washshafi] dari ['Athiyyah Al 'Aufi] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa ketika akan tidur ia mengucapkan: ASTAGHFIRULLAH ALLADZII LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIHI (aku memohon ampun kepada Allah yang tidak ada Tuhan yang patut di sembah selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Benar, dan aku bertaubat kepada-Nya) sebanyak tiga kali, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya walaupun seperti buih di lautan, walaupun seperti gunung pasir, walau seperti jumlah daun di pepohonan." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 10653

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ قَالَ قُلْتُ لِأَبِي سَعِيدٍ أَسَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الذَّهَبِ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ بِالْفِضَّةِ قَالَ سَأُخْبِرُكُمْ مَا سَمِعْتُ مِنْهُ جَاءَهُ صَاحِبُ تَمْرِهِ بِتَمْرٍ طَيِّبٍ وَكَانَ تَمْرُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَالُ لَهُ اللَّوْنُ قَالَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَيْنَ لَكَ هَذَا التَّمْرُ الطَّيِّبُ قَالَ ذَهَبْتُ بِصَاعَيْنِ مِنْ تَمْرِنَا وَاشْتَرَيْتُ بِهِ صَاعًا مِنْ هَذَا قَالَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَيْتَ قَالَ ثُمَّ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ فَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ أَرْبَى أَمْ الْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالذَّهَبُ بِالذَّهَبِ

Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah] berkata; telah menceritakan kepada kami [Dawud bin Abu Hind] dari [Abu Nadhrah] berkata; Aku bertanya kepada [Abu Sa'id]; apakah engkau mendengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang emas dengan emas dan perak dengan perak?" maka ia menjawab; "akan aku kabarkan kepadamu apa yang aku dengar dari beliau, ada seorang yang membawa kurma datang kepada beliau dengan membawa kurma yang bagus, adapun kurma Nabi shallallahu 'alaihi wasallam disebut Al laun, " Abu Sa'id berkata; "Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepada orang itu, "Dari mana engkau dapatkan kurma yang bagus ini?" Ia menjawab, "Aku membawa dua sho' dari kurma kami, lalu aku menjualnya dengan satu sho' kurma yang bagus ini, " Abu Sa'id berkata; "Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Engkau telah melakukan riba, " Abu Nadhrah berkata; Kemudian Abu Sa'id berkata; "Kurma dengan kurma lebih riba ataukah perak dengan perak dan emas dengan emas." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 10654

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ اعْتَكَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَشْرَ الْأَوْسَطَ مِنْ رَمَضَانَ وَهُوَ يَلْتَمِسُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ قَبْلَ أَنْ تُبَانَ لَهُ فَلَمَّا تَقَضَّيْنَ أَمَرَ بِبُنْيَانِهِ فَنُقِضَ ثُمَّ أُبِينَتْ لَهُ أَنَّهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ فَأَمَرَ بِالْبِنَاءِ فَأُعِيدَ ثُمَّ اعْتَكَفَ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ ثُمَّ خَرَجَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهَا أُبِينَتْ لِي لَيْلَةُ الْقَدْرِ فَخَرَجْتُ لِأُخْبِرَكُمْ بِهَا فَجَاءَ رَجُلَانِ يَحِيفَانِ مَعَهُمَا الشَّيْطَانُ فَنُسِّيتُهَا فَالْتَمِسُوهَا فِي التَّاسِعَةِ وَالسَّابِعَةِ وَالْخَامِسَةِ فَقُلْتُ يَا أَبَا سَعِيدٍ إِنَّكُمْ أَعْلَمُ بِالْعَدَدِ مِنَّا قَالَ أَنَا أَحَقُّ بِذَاكَ مِنْكُمْ فَمَا التَّاسِعَةُ وَالسَّابِعَةُ وَالْخَامِسَةُ قَالَ تَدَعُ الَّتِي تَدْعُونَ إِحْدَى وَعِشْرِينَ وَالَّتِي تَلِيهَا التَّاسِعَةُ وَتَدَعُ الَّتِي تَدْعُونَ ثَلَاثَةً وَعِشْرِينَ وَالَّتِي تَلِيهَا السَّابِعَةُ وَتَدَعُ الَّتِي تَدْعُونَ خَمْسَةً وَعِشْرِينَ وَالَّتِي تَلِيهَا الْخَامِسَةُ

Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] dari [Sa'id Al Jurairi] dari [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beri'tikaf pada sepuluh hari kedua pada bulan Ramadlan untuk mendapatkan malam lailatul qodar sebelum tampak bagi beliau, ketika selesai beliau meminta untuk ditampakkan, lalu ia diturunkan dan tampaklah bahwa ia berada pada sepuluh hari terakhir, kemudian beliau menyuruh orang-orang agar tetap tinggal lalu beliau kembali dan beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir. Setelah itu beliau keluar kepada para sahabat seraya bersabda: "Hai manusia, sesungguhnya telah tampak kepadaku lailatul qodar maka aku keluar untuk memberitahu kalian tentangnya, lalu datanglah dua orang yang baunya busuk, mereka berdua bersama setan, sehingga aku dilupakan tentangnya, maka carilah ia pada hari kesembilan, ketujuh, dan kelima, " aku berkata; "Wahai Abu Sa'id, engkau lebih mengetahui akan bilangan dari pada kami, " Abu Sa'id berkata, "Aku lebih berhak dengannya daripada kalian, apa yang dimaksud dengan hari kesembilan, ketujuh dan kelima? Yaitu penghujung yang kalian sebut dengan hari ke duapuluh satu dan yang setelahnya adalah hari kesembilan, dan penghujung yang kalian sebut dengan hari keduapuluh tiga dan yang setelahnya adalah hari ketujuh, dan penghujung yang kalian kalian sebut dengan hari keduapuluh lima dan yang setelahnya itulah hari kelima." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 10655

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا أَهْلُ النَّارِ الَّذِينَ هُمْ أَهْلُهَا فَإِنَّهُمْ لَا يَمُوتُونَ فِيهَا وَلَا يَحْيَوْنَ وَلَكِنْ نَاسٌ أَوْ كَمَا قَالَ تُصِيبُهُمْ النَّارُ بِذُنُوبِهِمْ أَوْ قَالَ بِخَطَايَاهُمْ فَيُمِيتُهُمْ إِمَاتَةً حَتَّى إِذَا صَارُوا فَحْمًا أَذِنَ فِي الشَّفَاعَةِ فَجِيءَ بِهِمْ ضَبَائِرَ ضَبَائِرَ ضَبَائِرَ فَنَبَتُوا عَلَى أَنْهَارِ الْجَنَّةِ فَيُقَالُ يَا أَهْلَ الْجَنَّةِ أَفِيضُوا عَلَيْهِمْ فَيَنْبُتُونَ نَبَاتَ الْحِبَّةِ تَكُونُ فِي حَمِيلِ السَّيْلِ قَالَ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ حِينَئِذٍ كَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ كَانَ بِالْبَادِيَةِ

Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Sa'id bin Yazid] dari [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ahli neraka yang memang mereka adalah penduduknya, maka mereka tidaklah hidup dan tidak juga mati di dalamnya, tetapi manusia, -atau sebagaimana sabda beliau: - "yang neraka mengadzabnya karena dosa-dosa mereka, " atau beliau bersabda: "karena kesalahan-kesalahan mereka, lalu Allah mematikan mereka sementara, hingga ketika mereka menjadi arang, Allah menyeru kepada manusia agar mereka memberikan syafa'at, lalu mereka didatangkan dengan bergelombang, bergelombang, bergelombang, kemudian mereka tumbuh di sungai surga, lalu dikatakan 'Wahai ahli surga, siramilah mereka, ' kemudian mereka tumbuh seperti tumbuhnya biji-bijian dalam aliran sungai, " Abu Sa'id berkata; ketika itu ada seorang lelaki berkata; "Seakan-akan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika itu berada di padang pasir." (musnad_ahmad)