Total Data: 26363
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ زَيْدٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ أَرْسَلَنِي أَهْلِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْأَلُهُ طَعَامًا فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَخْطُبُ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ مَنْ يَصْبِرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَعِفَّ يُعِفَّهُ اللَّهُ وَمَا رُزِقَ الْعَبْدُ رِزْقًا أَوْسَعَ لَهُ مِنْ الصَّبْرِ
Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin 'Amru] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Zaid] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; "Istriku menyuruhku untuk menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk meminta makanan, maka akupun mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang ketika itu beliau sedang berkhutbah, lalu aku mendengar beliau mengatakan: "Barangsiapa bersabar maka Allah akan menyabarkannya, barangsiapa merasa cukup maka Allah akan mengayakannya, barangsiapa berusaha menjaga diri (tidak meminta-minta) maka Allah akan memelihara dirinya, dan tidaklah seorang hamba diberi rezeki yang lebih lapang selain sabar." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ زَيْدٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالْجُلُوسَ بِالطُّرُقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَنَا مِنْ مَجَالِسِنَا بُدٌّ نَتَحَدَّثُ فِيهَا قَالَ فَأَعْطُوا الطَّرِيقَ حَقَّهَا قَالُوا وَمَا حَقُّ الطَّرِيقِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ غَضُّ الْبَصَرِ وَكَفُّ الْأَذَى وَالْأَمْرُ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّهْيُ عَنْ الْمُنْكَرِ
Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Zaid] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jauhilah duduk-duduk di pinggir jalan, " para sahabat bertanya; "Wahai Rasulullah, kami tidak melakukan apa-apa, itu hanyalah tempat yang biasa kami gunakan untuk berbincang-bincang saja, " beliau bersabda: "Jika begitu berilah haknya, " mereka bertanya; "Wahai Rasulullah, apa itu hak jalan?" beliau menjawab; "Menundukkan pandangan, tidak menyakiti, amar ma`ruf dan nahi munkar." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ مُرَّ عَلَى مَرْوَانَ بِجَنَازَةٍ فَلَمْ يَقُمْ قَالَ فَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرَّ عَلَيْهِ بِجَنَازَةٍ فَقَامَ قَالَ فَقَامَ مَرْوَانُ
Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Abu As Safar] dari [Asy Sya'bi] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; "Jenazah lewat di hadapan Marwan tetapi ia tidak berdiri, " Asy Sya'bi berkata; Lalu Abu Sa'id berkata; "Sesungguhnya ada jenazah yang lewat di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian beliau berdiri." Asy Sya'bi berkata; "Lalu Marwan pun berdiri." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ يُونُسَ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ أَصَبْنَا سَبْيًا يَوْمَ حُنَيْنٍ فَكُنَّا نَلْتَمِسُ فِدَاءَهُنَّ فَسَأَلْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْعَزْلِ فَقَالَ اصْنَعُوا مَا بَدَا لَكُمْ فَمَا قَضَى اللَّهُ فَهُوَ كَائِنٌ فَلَيْسَ مِنْ كُلِّ الْمَاءِ يَكُونُ الْوَلَدُ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Yunus bin 'Amru] dari [Abu Al Waddak] dari [Abu Sa'id] ia berkata; "Pada perang Hunain kami mendapatkan tawanan wanita, maka kami pun menyetubuhi wanita-wanita tersebut. Kemudian kami bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang hukum 'azl (mengeluarkan seperma di luar kemaluan), maka beliau pun bersabda: "Kerjakanlah apa yang menurut kalian boleh, maka apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan tidak setiap air (mani) akan menjadi anak." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ خُلَيْدِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ ذُكِرَ الْمِسْكُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ هُوَ أَطْيَبُ الطِّيبِ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Khulaid bin Ja'far] dari [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id] ia berkata; "Disebut-sebut di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang minyak misik, maka beliau pun bersabda: "Dia adalah minyak yang paling wangi." (musnad_ahmad)