Total Data: 26363
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي فُضَيْلُ بْنُ مَرْزُوقٍ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ سَأَلَهُ رَجُلٌ عَنْ الْغُسْلِ مِنْ الْجَنَابَةِ فَقَالَ ثَلَاثًا فَقَالَ إِنِّي كَثِيرُ الشَّعَرِ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْثَرَ شَعَرًا مِنْكَ وَأَطْيَبَ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata; telah menceritakan kepada kami [Fudhail bin Marzuq] dari ['Athiyyah] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; "babhwasanya Abu Sa'id ditanya oleh seseorang tentang mandi besar, dan dia menanyakannya hingga tiga kali, dia berkata; "Aku memiliki rambut yang lebat, " Abu Sa'id berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam rambutnya lebih lebat dan lebih indah darimu." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَشْهَبِ حَدَّثَنَا أَبُو نَضْرَةَ الْعَبْدِيُّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَصْحَابِهِ تَأَخُّرًا فَقَالَ تَقَدَّمُوا فَأْتَمُّوا بِي وَلْيَأْتَمَّ بِكُمْ مَنْ بَعْدَكُمْ وَلَا يَزَالُ قَوْمٌ يَتَأَخَّرُونَ حَتَّى يُؤَخِّرَهُمْ اللَّهُ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Al Asyhab] berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Nadhrah Al 'Abdi] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat pada sahabatnya yang suka memilih shaf terakhir, maka beliau pun bersabda: "Majulah kalian dan berimamlah kalian kepadaku maka orang-orang sesudah kalian akan menjadikan kalian sebagai imam, akan senantiasa ada suatu kaum berlambat-lambat hingga Allah 'azza wajalla akan mengakhirkan mereka." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَوْهَبٍ عَنْ عَمِّهِ عَنْ مَوْلًى لِأَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّهُ كَانَ مَعَ أَبِي سَعِيدٍ وَهُوَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَدَخَلُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَأَى رَجُلًا جَالِسًا وَسَطَ الْمَسْجِدِ مُشَبِّكًا بَيْنَ أَصَابِعِهِ يُحَدِّثُ نَفْسَهُ فَأَوْمَأَ إِلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَفْطِنْ قَالَ فَالْتَفَتَ إِلَى أَبِي سَعِيدٍ فَقَالَ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلَا يُشَبِّكَنَّ بَيْنَ أَصَابِعِهِ فَإِنَّ التَّشْبِيكَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَا يَزَالُ فِي صَلَاةٍ مَا دَامَ فِي الْمَسْجِدِ حَتَّى يَخْرُجَ مِنْهُ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Abdurrahman bin Mauhab] dari [Pamannya] dari [Mantan budak Abu Sa'id Al Khudri] bahwasanya ia dan Abu Sa'id sedang bersama-sama dengan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke dalam masjid lalu melihat seorang laki-laki berada di tengah-tengah masjid sedang menganyam jari-jarinya antara satu dengan yang lainnya sambil berbicara sendiri, beliau lalu menyadarkannya tetapi ia tidak paham. Ia berkata; Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpaling ke arah Abu Sa'id dan bersabda: "Jika salah seorang dari kalian shalat maka Jangan sampai menganyam jari-jarinya, karena sesungguhnya menganyam jari adalah perbuatan setan. Dan sesungguhnya salah seorang dari kalian akan tetap dalam hitungan shalat selama ia berada di masjid dan belum keluar darinya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُبَارَكٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عِيَاضِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمْ الشَّيْطَانُ فِي صَلَاتِهِ فَقَالَ إِنَّكَ قَدْ أَحْدَثْتَ فَلْيَقُلْ كَذَبْتَ مَا لَمْ يَجِدْ رِيحًا بِأَنْفِهِ أَوْ يَسْمَعْ صَوْتًا بِأُذُنِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ali bin Mubarak] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Iyadh bin Hilal] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "apabila setan datang pada salah seorang dari kalian, lalu ia berkata; 'Sesungguhnya engkau telah berhadats, ' maka hendaklah ia katakan; 'dusta kamu.' selama ia belum mendapatkan bau dengan hidungnya dan mendengar suara dengan telinganya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ قَيْسِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ قَالَ أَوَّلُ مَنْ بَدَأَ بِالْخُطْبَةِ يَوْمَ عِيدٍ قَبْلَ الصَّلَاةِ مَرْوَانُ بْنُ الْحَكَمِ فَقَامَ إِلَيْهِ رَجُلٌ فَقَالَ الصَّلَاةُ قَبْلَ الْخُطْبَةِ فَقَالَ مَرْوَانُ تُرِكَ مَا هُنَالِكَ أَبَا فُلَانٍ فَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ أَمَّا هَذَا فَقَدْ قَضَى مَا عَلَيْهِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Qais bin Muslim] dari [Thariq bin Syihab] ia berkata; "Pertama kali yang mendahulukan khutbah sebelum shalat pada hari ied adalah Marwan bin Al Hakam, lalu berdirilah seorang laki-laki seraya berkata; "Shalat itu sebelum khutbah, " maka Marwan berkata; "Biarkanlah hal itu wahai fulan, itu bukan urusanmu, " maka [Abu Sa'id Al Khudri] pun berkata; "Adapun orang ini, sungguh ia telah melakukan sebagaimana apa yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa salah seorang dari kalian melihat kemungkaran maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangan, jika ia tidak mampu hendaklah dengan lisan, jika ia tidak mampu hendaklah dengan hati, dan itu adalah selemah-lemah iman." (musnad_ahmad)