Total Data: 26363
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَمْنَعَنَّ أَحَدَكُمْ مَخَافَةُ النَّاسِ أَنْ يَقُولَ بِالْحَقِّ إِذَا شَهِدَهُ أَوْ عَلِمَهُ قَالَ شُعْبَةُ فَحَدَّثْتُ هَذَا الْحَدِيثَ قَتَادَةَ فَقَالَ مَا هَذَا عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ حَدَّثَنِي أَبُو نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَمْنَعَنَّ أَحَدَكُمْ مَخَافَةُ النَّاسِ أَنْ يَقُولَ بِالْحَقِّ إِذَا شَهِدَهُ أَوْ عَلِمَهُ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ فَحَمَلَنِي عَلَى ذَلِكَ أَنِّي رَكِبْتُ إِلَى مُعَاوِيَةَ فَمَلَأْتُ أُذُنَيْهِ ثُمَّ رَجَعْتُ قَالَ شُعْبَةُ حَدَّثَنِي هَذَا الْحَدِيثَ أَرْبَعَةُ نَفَرٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ قَتَادَةُ وَأَبُو مَسْلَمَةَ وَالْجُرَيْرِيُّ وَرَجُلٌ آخَرُ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amru bin Murrah] dari [Abu Al Bakhtari] dari [seorang laki-laki], dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan sampai salah seorang dari kalian terhalang untuk menyampaikan kebenaran yang ia lihat atau ia ketahui karena takut kepada manusia." [Syu'bah] berkata; "Lalu hadis ini aku ceritakan kepada [Qotadah], maka ia pun berkata; "Hadis ini dari ['Amru bin Murrah] dari [Abu Al Bakhtari] dari [seorang laki-laki] dari [Abu Sa'id], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id Al Khudri], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan sampai salah seorang dari kalian terhalang untuk menyampaikan kebenaran yang ia lihat atau ia ketahui karena takut kepada manusia." Abu Sa'id berkata; "Hadis itu mendorongku untuk menaiki kendaraan menemui Mu'awiyah, lalu aku penuhi telingannya (dengan teguran), setelah itu aku kembali pulang." [Syu'bah] berkata; "Hadis ini telah diceritakan kepadaku oleh empat orang; [Abu Nadhrah], [Qotadah], [Abu Maslamah], [Al Jurairi] dan seorang laki-laki." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ وَأَبُو النَّضْرِ قَالَا أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِي الصَّلَاةِ فَلَمْ يَدْرِ ثَلَاثًا صَلَّى أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ رَكْعَةً قَالَ يَزِيدُ حَتَّى يَكُونَ الشَّكُّ فِي الزِّيَادَةِ ثُمَّ لِيَسْجُدْ سَجْدَتَيْ السَّهْوِ فَإِنْ كَانَ صَلَّى خَمْسًا شَفَعَتَا لَهُ صَلَاتَهُ وَإِنْ كَانَ صَلَّى أَرْبَعًا فَهُمَا يُرْغِمَانِ الشَّيْطَانَ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] dan [Abu An Nadlr] mereka berkata; telah mengabarkan kepada kami [Abdul Aziz bin Abdullah bin Abu Salamah] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika salah seorang dari kalian merasa ragu dalam shalatnya hingga tidak tahu apakah tiga raka'at atau empat raka'at yang telah ia kerjakan, maka hendaklah ia bangun dan shalat satu raka'at, [Yazid] berkata; "Agar keraguan itu tertumpu pada jumlah raka'at yang lebih, " setelah itu hendaklah ia sujud sahwi dua raka'at, jika ia telah melaksanakan lima raka'at, maka sujud tersebut sebagai penyempurna. Dan jika ia melaksanakan empat raka'at, maka hal itu akan menjadikan setan benci." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا هَمَّامُ بْنُ يَحْيَى قَالَ أَبِي وَأَبُو بَدْرٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اجْتَمَعَ ثَلَاثَةٌ فَلْيَؤُمَّهُمْ أَحَدُهُمْ وَأَحَقُّهُمْ بِالْإِمَامَةِ أَقْرَؤُهُمْ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam bin Yahya], Bapakku dan [Abu Badr] dari [Sai'd] dari [Qatadah] dari berkata dari [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Jika berkumpul tiga orang hendaklah seorang dari mereka menjadi imam bagi yang lain, dan yang paling berhak untuk jadi imam adalah yang paling paham dengan Al Qur`an dari mereka." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا إِنَّ الدُّنْيَا خَضِرَةٌ حُلْوَةٌ أَلَا فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ أَلَا وَإِنَّ لِكُلِّ غَادِرٍ لِوَاءً وَإِنَّ أَكْثَرَ ذَاكُمْ غَدْرًا أَمِيرُ الْعَامَّةِ فَمَا نَسِيتُ رَفْعَهُ بِهَا صَوْتَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu Adi] dari [Ibnu 'Aun] dari [Al Hasan] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketahuilah, sesungguhnya dunia itu hijau dan terasa manis, maka takutlah kalian dari dunia dan wanita, dan ketahuilah bahwa setiap pengkhianat akan dipasangkan padanya sebuah bendera, dan orang yang paling besar pengkhianatannya dari kalian adalah pemimpin umat, " dan aku masih ingat, bahwa beliau waktu itu mengeraskan suaranya pada kalimat tersebut." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ صَالِحٍ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ أَبِي عَلْقَمَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ أَصْحَابَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصَابُوا سَبَايَا يَوْمَ أَوْطَاسٍ لَهُنَّ أَزْوَاجٌ مِنْ أَهْلِ الشِّرْكِ فَكَانَ أُنَاسٌ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَفُّوا وَتَأَثَّمُوا مِنْ غِشْيَانِهِنَّ قَالَ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ فِي ذَلِكَ { وَالْمُحْصَنَاتُ مِنْ النِّسَاءِ إِلَّا مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ } حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ أَبِي عَلْقَمَةَ الْهَاشِمِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ نِسَاءً
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Sa'id] dari [Qotadah] dari [Shalih Abu Al Khalil] dari [Abu Alqamah] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata; "Bahwasanya para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendapatkan tawanan (wanita) pada saat perang Authas, dan para tawanan wanita tersebut telah memiliki suami, sedangkan pada waktu itu para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menahan diri dan merasa berdosa jika harus bersetubuh dengan mereka, " Abu Sa'id berkata; "Maka berkenaan dengan hal itu turunlah ayat ini: "dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki." Telah menceritakan kepada kami [Bahz] dan ['Affan] mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam] berkata; telah menceritakan kepada kami [Qotadah] dari [Abu Al Khalil] dari [Abu Alqamah Al Hasyimi] dari [Abu Sa'id], lalu ia menyebutkan maknanya, hanya saja ia menambahkan lafadz, "Wanita-wanita." (musnad_ahmad)