Total Data: 26363
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ يَحْيَى رَحْمَوَيْهِ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ خَالِدِ بْنِ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ قَالَ صَلَّيْنَا الْغَدَاةَ فَجَلَسْنَا إِلَى عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَدَعَا بِوَضُوءٍ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثَلَاثًا وَمَضْمَضَ مَرَّتَيْنِ مِنْ كَفٍّ وَاحِدٍ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَ ذِرَاعَيْهِ ثُمَّ غَسَلَ قَدَمَيْهِ ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ هَذَا وُضُوءُ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاعْلَمُوا
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Zakaria bin Yazid Rahmawaih] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Khalid bin 'Alqamah] dari [Abdu Khair] berkata; "Kami shalat subuh kemudian kami duduk bersama [Ali bin Abu Thalib] Radhia Allahu 'anhu. Dia meminta air wudhu, lalu membasuh kedua tangannya tiga kali, berkumur-kumur dua kali dari satu tangan, kemudian membasuh wajahnya tiga kali dan kedua lengannya tiga kali, terakhir dia mencuci kedua kakinya tiga kali. kemudian berkata; "Ini adalah tatacara wudhu Nabi kalian shallallahu 'alaihi wasallam, maka laksanakanlah." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ خَالِدِ بْنِ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ قَالَ أَتَيْنَا عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَقَدْ صَلَّى فَدَعَا بِكُوزٍ ثُمَّ تَمَضْمَضَ ثَلَاثًا وَاسْتَنْشَقَ ثَلَاثًا تَمَضْمَضَ مِنْ الْكَفِّ الَّذِي يَأْخُذُ وَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَيَدَهُ الْيُمْنَى ثَلَاثًا وَيَدَهُ الشِّمَالَ ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَعْلَمَ وُضُوءَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهُوَ هَذَا
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Khalid bin 'Alqamah] dari [Abdu Khair] berkata; "Kami menemui [Ali Radhiallah 'anhu] ketika dia selesai shalat. Dia meminta bejana kemudian dia berkumur-kumur tiga kali, beristinsyaq tiga kali, kemudian berkumur-kumur dengan air yang barusan dia ambil. Kemudian membasuh wajahnya tiga kali, tangan kanannya tiga kali, tangan kirinya tiga kali, kemudian berkata; "Barangsiapa suka melihat tatacara wudhu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, demikianlah wudhu beliau'." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ لَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ قَالَ كُنَّا مَعَ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَمَرَّ بِهِ جَنَازَةٌ فَقَامَ لَهَا نَاسٌ فَقَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مَنْ أَفْتَاكُمْ هَذَا فَقَالُوا أَبُو مُوسَى قَالَ إِنَّمَا فَعَلَ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّةً فَكَانَ يَتَشَبَّهُ بِأَهْلِ الْكِتَابِ فَلَمَّا نُهِيَ انْتَهَى
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Laits] dari [Mujahid] dari [Abu Ma'mar] berkata; kami bersama Ali Radhiallah 'anhu kemudian ada jenazah yang lewat, maka orang-orang berdiri. [Ali] Radhiallah 'anhu berkata; "Siapakah yang telah memberi fatwa kepada kalian?" mereka menjawab; "Abu Musa." Ali Radhiallah 'anhu berkata; " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukannya sekali, dan itu nampak sebuah penyerupaan dengan ahli kitab. Tatkala hal itu dilarang maka beliau meninggalkannya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ حُسَيْنِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ أَصَبْتُ شَارِفًا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَغْنَمِ يَوْمَ بَدْرٍ وَأَعْطَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَارِفًا أُخْرَى فَأَنَخْتُهُمَا يَوْمًا عِنْدَ بَابِ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ وَأَنَا أُرِيدُ أَنْ أَحْمِلَ عَلَيْهِمَا إِذْخِرًا لِأَبِيعَهُ وَمَعِي صَائِغٌ مِنْ بَنِي قَيْنُقَاعَ لِأَسْتَعِينَ بِهِ عَلَى وَلِيمَةِ فَاطِمَةَ وَحَمْزَةُ بْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ يَشْرَبُ فِي ذَلِكَ الْبَيْتِ فَثَارَ إِلَيْهِمَا حَمْزَةُ بِالسَّيْفِ فَجَبَّ أَسْنِمَتَهُمَا وَبَقَرَ خَوَاصِرَهُمَا ثُمَّ أَخَذَ مِنْ أَكْبَادِهِمَا قُلْتُ لِابْنِ شِهَابٍ وَمِنْ السَّنَامِ قَالَ جَبَّ أَسْنِمَتَهُمَا فَذَهَبَ بِهَا قَالَ فَنَظَرْتُ إِلَى مَنْظَرٍ أَفْظَعَنِي فَأَتَيْتُ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعِنْدَهُ زَيْدُ بْنُ حَارِثَةَ فَأَخْبَرْتُهُ الْخَبَرَ فَخَرَجَ وَمَعَهُ زَيْدٌ فَانْطَلَقَ مَعَهُ فَدَخَلَ عَلَى حَمْزَةَ فَتَغَيَّظَ عَلَيْهِ فَرَفَعَ حَمْزَةُ بَصَرَهُ فَقَالَ هَلْ أَنْتُمْ إِلَّا عَبِيدٌ لِأَبِي فَرَجَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَهْقِرُ حَتَّى خَرَجَ عَنْهُمْ وَذَلِكَ قَبْلَ تَحْرِيمِ الْخَمْرِ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah memberitakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah menceritakan kepadaku [Ibnu Syihab] dari [Ali bin Hushain bin Ali] dari [bapaknya, Husain bin Ali] dari [Ali bin Abu Thalib Radhia Allahu 'anhu] berkata; Aku dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendapat bagian unta tua dari harta rampasan Perang Badar. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberiku tambahan satu ekor unta lagi. Pada suatu hari aku menderumkan keduanya di depan pintu salah seorang Anshar. Saya ingin membawa daun Idkhir di atas kedua unta tersebut untuk aku jual, saat itu aku bersama seorang tukang masak dari Bani Qainuqa' untuk membantuku dalam walimah Fathimah, sementara Hamzah sedang minum di rumah itu. Hamzah marah dengan kedua unta tersebut, sambil membawa pedang kemudian dia memotong kedua punuk unta dan membelah lambungnya kemudian dia mengambil hati kedua unta tersebut." Saya (Ibnu Juraij) bertanya kepada Ibnu Syihab; "Dia memotong punuknya?" dia menjawab; "Memotong kedua punuknya dan membawanya" Ali Radhiallah 'anhu berkata; Aku menyaksikan pemandangan yang mengerikan itu, maka aku menemui Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam, sementara di sisinya ada Zaid bin Haritsah, maka aku ceritakan kejadian itu kepada beliau. Beliau keluar bersama Zaid berjalan mendatangi Hamzah dan beliau memarahinya. Hamzah mengangkat pandangannya ke atas kemudian berkata; "Bukankah kalian hanya budak-budak bapakku" maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mundur ke belakang kemudian pulang sampai meninggalkan mereka, dan kejadian itu sebelum dilarangnya khamer. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ قَالَ قَالَ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِ عَلِيٍّ لِعَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَلَا تُحَدِّثُنَا بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالنَّهَارِ وَالتَّطَوُّعِ فَقَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّكُمْ وَاللَّهِ لَا تُطِيقُونَهَا فَقَالُوا لَهُ أَخْبِرْنَا بِهَا نَأْخُذْ مِنْهَا مَا أَطَقْنَا فَذَكَرَ الْحَدِيثَ بِطُولِهِ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ فُضَيْلُ بْنُ الْحُسَيْنِ إِمْلَاءً عَلَيَّ مِنْ كِتَابِهِ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالنَّهَارِ فَقَالَ كَانَ يُصَلِّي سِتَّ عَشْرَةَ رَكْعَةً قَالَ يُصَلِّي إِذَا كَانَتْ الشَّمْسُ مِنْ هَاهُنَا كَهَيْئَتِهَا مِنْ هَاهُنَا كَصَلَاةِ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ وَكَانَ يُصَلِّي إِذَا كَانَتْ الشَّمْسُ مِنْ هَاهُنَا كَهَيْئَتِهَا مِنْ هَاهُنَا كَصَلَاةِ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ وَكَانَ يُصَلِّي قَبْلَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ وَبَعْدَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ وَقَبْلَ الْعَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu Al Ahwash] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim bin Dhamrah] berkata; ada beberapa sahabat Ali Radhiallah 'anhu berkata kepadanya; "Maukah kamu menceritakan tentang shalat sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada siang hari?" [Ali Radhiallah 'anhu] menjawab; "Demi Allah, kalian tidak akan bisa melakukannya." Mereka berkata; "Kabarkan kepada kami sehingga kami mengerjakan yang kami mampu." Lalu dia menyebutkan hadis panjangnya. Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil Al Jahdari, Fudhail bin Husain] secara dikte kepadaku dari kitabnya. Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim bin Dhamrah] dari [Ali Radhiallah 'anhu], bahwa dia ditanya tentang shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada waktu siang. Dia menjawab; "Beliau shalat enam belas raka'at." Ali melanjutkan; "Beliau shalat ketika posisi matahari ada di sana (diarah timur dengan ketinggian) seperti ketinggiannya saat berada disini (arah barat) waktu shalat ashar, dan beliau shalat ketika posisi matahari ada di sana seperti ketinggiannya berada di arah sini (barat) pada waktu shalat zhuhur sebanyak empat raka'at, dan beliau shalat sebelum zhuhur empat raka'at dan shalat setelahnya dua kali dan sebelum ashar empat raka'at." (musnad_ahmad)