Total Data: 26363
حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا أُنَيْسُ بْنُ أَبِي يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ وَهُوَ عَاصِبٌ رَأْسَهُ قَالَ فَاتَّبَعْتُهُ حَتَّى صَعِدَ عَلَى الْمِنْبَرِ قَالَ فَقَالَ إِنِّي السَّاعَةَ لَقَائِمٌ عَلَى الْحَوْضِ قَالَ ثُمَّ قَالَ إِنَّ عَبْدًا عُرِضَتْ عَلَيْهِ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا فَاخْتَارَ الْآخِرَةَ فَلَمْ يَفْطَنْ لَهَا أَحَدٌ مِنْ الْقَوْمِ إِلَّا أَبُو بَكْرٍ فَقَالَ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي بَلْ نَفْدِيكَ بِأَمْوَالِنَا وَأَنْفُسِنَا وَأَوْلَادِنَا قَالَ ثُمَّ هَبَطَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمِنْبَرِ فَمَا رُئِيَ عَلَيْهِ حَتَّى السَّاعَةِ
Telah menceritakan kepada kami [Shafwan bin Isa] berkata, telah menceritakan kepada kami [Unais bin Abu Yahya] dari [Bapaknya] dari [Abu Sa'id Al Khudri], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar menemui kami ketika beliau sedang sakit sebelum meninggalnya beliau, sedangkan kepalanya diikat untuk mengurangi rasa sakit." Abu Sa'id berkata; "Aku mengikuti di belakangnya hingga beliau naik mimbar, beliau kemudian bersabda: "Sungguh, pada saat ini aku benar-benar sedang berdiri di atas telaga, " Abu Sa'id berkata; "Kemudian beliau melanjutkan: "Sungguh, ada seorang hamba yang diberikan kepadanya dunia dengan segala kemegahannya, namun ia lebih memilih akhirat, " tidak ada seorang pun yang mengerti apa maksud beliau mengucapkan seperti itu kecuali Abu Bakar." Lalu ia berkata; "Demi bapak dan ibuku sebagai tebusannya, bahkan harta, jiwa dan anak-anak kami wahai Rasulullah!" Abu Sa'id berkata; "Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam turun dari mimbar dan beliau tidak terlihat lagi." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنَا أُنَيْسُ بْنُ أَبِي يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَجُلًا مِنْ بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ وَرَجُلًا مِنْ بَنِي خُدْرَةَ امْتَرَيَا فِي الْمَسْجِدِ الَّذِي أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَى فَقَالَ الْعَوْفِيُّ هُوَ مَسْجِدُ قُبَاءٍ وَقَالَ الْخُدْرِيُّ هُوَ مَسْجِدُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَيَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَاهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ هُوَ مَسْجِدِي هَذَا وَفِي ذَلِكَ خَيْرٌ كَثِيرٌ
Telah menceritakan kepada kami [Shafwan] berkata, telah menceritakan kepada kami [Unais bin Abu Yahya] dari [Bapaknya] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata; "Seorang laki-laki dari bani 'Amru bin 'Auf dan juga seorang laki-laki dari bani Khudrah saling berselisih tentang masjid yang dibangun atas dasar takwa. 'Aufi berkata; "Itu adalah masjid Quba`." Sedangkan Al Khudri berkata; "Itu adalah masjid Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Maka kami pun mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan bertanya kepadanya tentang hal itu, maka beliau pun bersabda: "Itu adalah masjidku ini, dan pada masjid itu (Quba`) ada kebaikan yang banyak." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا الدَّسْتُوَائِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ أَبِي مَيْمُونَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ جَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمِنْبَرِ وَجَلَسْنَا حَوْلَهُ فَقَالَ إِنَّمَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ بَعْدِي مَا يُفْتَحُ عَلَيْكُمْ مِنْ زَهْرَةِ الدُّنْيَا وَزِينَتِهَا فَقَالَ رَجُلٌ أَوَيَأْتِي الْخَيْرُ بِالشَّرِّ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسَكَتَ عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقِيلَ لَهُ مَا شَأْنُكَ تُكَلِّمُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا يُكَلِّمُكَ قَالَ وَأُرِنَا أَنَّهُ يُنْزَلُ عَلَيْهِ قَالَ فَأَفَاقَ يَمْسَحُ عَنْهُ الرُّحَضَاءَ وَقَالَ أَيْنَ هَذَا السَّائِلُ وَكَأَنَّهُ حَمِدَهُ فَقَالَ إِنَّهُ لَا يَأْتِي الْخَيْرُ بِالشَّرِّ إِنَّ مِمَّا يُنْبِتُ الرَّبِيعُ يَقْتُلُ أَوْ يُلِمُّ إِلَّا آكِلَةَ الْخَضِرِ فَإِنَّهَا أَكَلَتْ حَتَّى إِذَا امْتَلَأَتْ خَاصِرَتَاهَا اسْتَقْبَلَتْ عَيْنَ الشَّمْسِ فَثَلَطَتْ وَبَالَتْ ثُمَّ رَتَعَتْ وَإِنَّ هَذَا الْمَالَ خَضِرَةٌ حُلْوَةً وَنِعْمَ صَاحِبُ الْمُسْلِمِ هُوَ لِمَنْ أَعْطَى مِنْهُ الْيَتِيمَ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ أَوْ كَمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّ الَّذِي يَأْخُذُهُ بِغَيْرِ حَقِّهِ كَالَّذِي يَأْكُلُ وَلَا يَشْبَعُ فَيَكُونُ عَلَيْهِ شَهِيدًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ هِلَالِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَلَى الْمِنْبَرِ ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ وَقَالَ يَقْتُلُ حَبَطًا أَوْ يُلِمُّ
Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Dastuwa`i] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Hilal bin Abu Maimunah] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri], ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk di atas mimbar, dan kami duduk di sekelilingnya, kemudian beliau bersabda: "Hanyasanya yang aku kawatirkan atas kalian adalah dibukanya kemewahan dan perhiasan dunia." Lalu berkatalah seorang lak-laki; "Wahai Rasulullah, apakah kebaikan akan datang bersama keburukan?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diam dan tidak menjawabnya. Maka ada yang menegur lelaki tersebut; "Apa urusanmu bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam padahal beliau tidak mengajakmu bicara?" Abu Sa'id berkata; "Kami melihat wahyu turun kepada beliau, tidak berselang waktu lama, beliau tersadar dan mengusap keringat yang membanjirinya, lalu beliau bersabda: "Mana orang yang bertanya tadi?" seakan-akan beliau memujinya, lalu beliau bersabda: "Sesungguhnya kebaikan tidak datang dengan keburukan, hanya saja apa yang tumbuh pada musim semi dapat membunuh seseorang karena kekenyangan, kecuali hama tanaman, sesungguhnya ia makan hingga memanjang kedua lambungnya, ia menyambut matahari lalu membuang kotorannya, kencing, kemudian kembali makan. Sesungguhnya harta itu hijau dan manis, dan sebaik-baik seorang muslim adalah mereka yang memberi kepada anak-anak yatim, orang miskin dan ibnu sabil, atau sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dan sesungguhnya orang yang mengambil tanpa dengan haknya seperti orang yang makan namun tidak pernah merasa kenyang, dan pada hari kiamat ia akan menjadi saksi." Telah menceritakan kepada kami [Suraij] berkata, telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Hilal bin Ali] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri] bahwa pada suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda di atas mimbar: "Sesungguhnya, sesuatu yang aku kawatirkan atas kalian, " kemudian dia menyebutkan hadis tersebut, dan hadis tersebut beliau berkata; "(dapat) membunuh karena kekenyangan." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ الْمُبَارَكِ وَرَوْحٌ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ حَدَّثَنِي أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى الْمَهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ بَعْثًا إِلَى بَنِي لَحْيَانَ مِنْ بَنِي هُذَيْلٍ قَالَ رَوْحٌ مِنْ هُذَيْلٍ قَالَ لِيَنْبَعِثْ مِنْ كُلِّ رَجُلَيْنِ أَحَدُهُمَا وَالْأَجْرُ بَيْنَهُمَا ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي مُدِّنَا وَصَاعِنَا وَاجْعَلْ مَعَ الْبَرَكَةِ بَرَكَتَيْنِ
Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ali Ibnul Mubarak] dan [Rauh] berkata, telah menceritakan kepada kami [Husain Al Mu'allim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] berkata, telah menceritakan kepadaku [Abu Sa'id] mantan budak Al Mahri, dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirim pasukan ke Bani Lahyan dari Bani Hudzail, -Rauh berkata; "dari Hudzail, "- dan beliau bersabda: "Hendaklah setiap dua orang memberangkatkan satu orang, " kemudian beliau memanjatkan doa: "Ya Allah, berkahilah mud dan sha` kami, dan jadikanlah dalam satu berkah menjadi dua keberkahan." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَحْقِرَنَّ أَحَدُكُمْ نَفْسَهُ إِذَا رَأَى أَمْرَ اللَّهِ عَلَيْهِ فِيهِ مَقَالًا فَلَا يَقُولُ بِهِ فَيَلْقَى اللَّهَ وَقَدْ أَضَاعَ ذَلِكَ فَيَقُولُ مَا مَنَعَكَ فَيَقُولُ خَشِيتُ النَّاسَ فَيَقُولُ أَنَا كُنْتُ أَحَقَّ أَنْ تَخْشَى
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amru bin Murrah] dari [Abu Al Bakhtari] dari [seorang laki-laki] dari [Abu Sa'id Al Khudri] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan sampai salah seorang dari kalian meremehkan dirinya jika ia melihat perkara Allah dilecehkan kemudian ia tidak berani mengatakan sesuatu, maka ia akan bertemu dengan Allah dalam keadaan telah menyia-nyiakan hal tersebut. Kemudian Allah bertanya; 'Apa yang menghalangimu? ' lalu ia menjawab; 'Aku takut kepada manusia, ' Maka Allah pun berkata; 'Aku lah yang berhak untuk engkau takuti." (musnad_ahmad)