Total Data: 26363
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا رَجَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ غَزْوَةِ تَبُوكَ فَدَنَا مِنْ الْمَدِينَةِ قَالَ إِنَّ بِالْمَدِينَةِ لَقَوْمًا مَا سِرْتُمْ مَسِيرًا وَلَا قَطَعْتُمْ وَادِيًا إِلَّا كَانُوا مَعَكُمْ فِيهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَهُمْ بِالْمَدِينَةِ قَالَ وَهُمْ بِالْمَدِينَةِ حَبَسَهُمْ الْعُذْرُ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Anas] ia berkata; "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pulang dari perang Tabuk dan akan memasuki kota Madinah, beliau bersabda: "Sesungguhnya di Madinah ada sekelompok orang, yang tidaklah kalian berjalan atau menembus gurun pasir kecuali mereka selalu menyertai kalian (dalam mendapatkan pahala)." Mereka bertanya; "Wahai Rasulullah, meskipun mereka berada di Madinah!" Beliau menjawab: "Karena mereka terhalang oleh udzur." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَتْ نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُسَمَّى الْعَضْبَاءَ وَكَانَتْ لَا تُسْبَقُ فَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ عَلَى قَعُودٍ فَسَبَقَهَا فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَى الْمُسْلِمِينَ فَلَمَّا رَأَى مَا فِي وُجُوهِهِمْ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ سُبِقَتْ الْعَضْبَاءُ فَقَالَ إِنَّ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ لَا يَرْفَعَ شَيْئًا مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا وَضَعَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Anas] ia berkata; "Unta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diberi nama al 'Adlba`, ia adalah unta yang belum pernah terkalahkan dalam berjalan. Lalu datanglah seorang arab badui dengan mengendarai kendaraannya mendahului beliau. Kejadian itu membuat kaum muslimin resah. Mereka berkata; "Wahai Rasulullah, al 'Adlba` terkalahkan!" ketika beliau melihat mimik wajah kaum muslimin, beliau pun bersabda: "Sudah menjadi ketentuan Allah bahwa tidak ada sesuatu yang diunggulkan di dunia, kecuali ia juga akan merendahkannya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَقْبَلَ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ فَقَالَ أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ وَتَرَاصُّوا فَإِنِّي أَرَاكُمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِي
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Anas] ia berkata; Iqamah dikumandangkan, lalu beliau pun berdiri dan menghadap ke arah kami seraya bersabda: "Luruskan dan rapatkanlah barisan kalian, karena sesungguhnya aku dapat melihat kalian dari balik punggungku." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ سُئِلَ أَنَسٌ عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ اللَّيْلِ فَقَالَ مَا كُنَّا نَشَاءُ أَنْ نَرَاهُ مِنْ اللَّيْلِ مُصَلِّيًا إِلَّا رَأَيْنَاهُ وَمَا كُنَّا نَشَاءُ أَنْ نَرَاهُ نَائِمًا إِلَّا رَأَيْنَاهُ وَكَانَ يَصُومُ مِنْ الشَّهْرِ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ مِنْهُ شَيْئًا وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ مِنْهُ شَيْئًا
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] berkata; " [Anas] ditanya tentang shalat malamnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka ia menjawab; "Apabila kami ingin melihat beliau shalat malam maka kami mendapatinya sedang shalat malam, dan apabila kami ingin melihatnya tidur, kami mendapatinya sedang tidur. Bila beliau berpuasa dalam suatu bulan, maka seakan-akan beliau berpuasa sepanjang hari, dan bila beliau berbuka seakan-akan beliau tidak pernah melaksanakan puasa pada bulan itu." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ يُعْجِبُنَا أَنْ يَجِيءَ الرَّجُلُ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ فَيَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى قِيَامُ السَّاعَةِ وَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ قَالَ أَيْنَ السَّائِلُ عَنْ السَّاعَةِ قَالَ أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَمَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ مَا أَعْدَدْتُ لَهَا مِنْ كَثِيرِ عَمَلٍ لَا صَلَاةٍ وَلَا صِيَامٍ إِلَّا أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ قَالَ أَنَسٌ فَمَا رَأَيْتُ الْمُسْلِمِينَ فَرِحُوا بَعْدَ الْإِسْلَامِ بِشَيْءٍ مَا فَرِحُوا بِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Anas] ia berkata; "Sesuatu yang membuat kami ta'ajjub adalah apabila ada seseorang dari penduduk desa terpencil datang dan bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian datanglah seorang arab badui dan bertanya; "Wahai Rasulullah, kapankah datangnya hari kiamat?" sedangkan waktu itu Iqamah sudah dikumandangkan, maka beliau melaksanakan shalat. Setelah selesai shalat, beliau bertanya: "Mana tadi yang bertanya tentang hari kiamat?" orang tersebut berkata; "Saya ya Rasulullah, " kemudian beliau bertanya kepadanya: "Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya?" ia menjawab; "Aku tidak mempunyai persiapan yang banyak, tidak shalat dan tidak juga puasa, tetapi aku mencintai Allah dan Rasul-Nya." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seseorang di hari kiamat akan bersama orang yang dicintainya." Anas berkata; "Aku tidak pernah melihat seseorang yang bergembira setelah masuk Islam melebihi gembiranya orang tersebut." (musnad_ahmad)