Total Data: 26363
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ أَخْبَرَنِي وَاقِدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ قَالَ مُحَمَّدٌ وَكَانَ وَاقِدٌ مِنْ أَحْسَنِ النَّاسِ وَأَعْظَمِهِمْ وَأَطْوَلِهِمْ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ فَقَالَ لِي مَنْ أَنْتَ قُلْتُ أَنَا وَاقِدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ قَالَ إِنَّكَ بِسَعْدٍ أَشْبَهُ ثُمَّ بَكَى وَأَكْثَرَ الْبُكَاءَ فَقَالَ رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَى سَعْدٍ كَانَ مِنْ أَعْظَمِ النَّاسِ وَأَطْوَلِهِمْ ثُمَّ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَيْشًا إِلَى أُكَيْدِرَ دُومَةَ فَأَرْسَلَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِجُبَّةٍ مِنْ دِيبَاجٍ مَنْسُوجٍ فِيهِ الذَّهَبُ فَلَبِسَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ عَلَى الْمِنْبَرِ أَوْ جَلَسَ فَلَمْ يَتَكَلَّمْ ثُمَّ نَزَلَ فَجَعَلَ النَّاسُ يَلْمِسُونَ الْجُبَّةَ وَيَنْظُرُونَ إِلَيْهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَعْجَبُونَ مِنْهَا قَالُوا مَا رَأَيْنَا ثَوْبًا قَطُّ أَحْسَنَ مِنْهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَنَادِيلُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ أَحْسَنُ مِمَّا تَرَوْنَ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Amru] berkata; telah mengabarkan kepadaku [Waqid bin 'Amru bin Sa'd bin Mu'adz]. Muhammad berkata; Waqid adalah orang yang tampan, badannya besar dan tinggi. Waqid berkata; Aku menemui [Anas bin Malik], lalu ia berkata kepadaku; "Siapa kamu?" aku menjawab; "Aku Waqid bin 'Amru bin Sa'd bin Mu'adz, " ia berkata; "Engkau sangat mirip dengan Sa'd, " lalu ia menangis, dan tangisannya pun semakin menjadi, lalu berkata; "Semoga Allah merahmati Sa'd, dia adalah orang yang paling besar dan tinggi di antara orang-orang." Setelah itu ia berkata lagi, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengutus pasukan ke Ukaidir di Dumah (nama tempat), lalu Ukaidir pun mengirimkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berupa selendang sutera yang bersulam emas. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian mengenakannya lalu berdiri di atas mimbar, maka orang-orang pun menyentuh dan memandangi selendang tersebut. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bertanya: "Apakah kalian kagum dengan selendang ini?" mereka menjawab; "Kami tidak pernah melihat kain seindah ini!" maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Sungguh, sapu tangan Sa'd bin Mu'adz di surga lebih bagus dari apa yang kalian lihat." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ يَعْنِي ابْنَ حُسَيْنٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ أَهْدَى الْأُكَيْدِرُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَرَّةً مِنْ مَنٍّ فَلَمَّا انْصَرَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الصَّلَاةِ مَرَّ عَلَى الْقَوْمِ فَجَعَلَ يُعْطِي كُلَّ رَجُلٍ مِنْهُمْ قِطْعَةً فَأَعْطَى جَابِرًا قِطْعَةً ثُمَّ إِنَّهُ رَجَعَ إِلَيْهِ فَأَعْطَاهُ قِطْعَةً أُخْرَى فَقَالَ إِنَّكَ قَدْ أَعْطَيْتَنِي مَرَّةً قَالَ هَذَا لِبَنَاتِ عَبْدِ اللَّهِ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] -yaitu Ibnu Husain- dari [Ali bin Zaid] dari [Anas bin Malik] ia berkata; "Al Ukaidir memberikan hadiah kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berupa roti yang terbuat dari madu, selesai melaksanakan shalat beliau berlalu pergi, ketika melewati orang-orang, beliau membagikan roti tersebut kepada orang-orang sepotong demi sepotong, dan beliau juga memberikan sepotong kepada Jabir. Ketika Jabir kembali lagi kepada beliau, beliau memberikannya sepotong roti lagi, hingga Jabir berkata; "Engkau telah memberikan kepadaku sepotong!" beliau menjawab; "untuk putri-putri Abdullah." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَعَوَّذُ مِنْ ثَمَانٍ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَغَلَبَةِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الْعَدُوِّ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Al Mas'udi] dari ['Amru bin Abu 'Amru] dari [Anas bin Malik] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berlindung kepada Allah dari delapan hal; rasa cemas, sedih, malas, bakhil, takut, lilitan hutang dan pinindasan musuh." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا انْصَرَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْحُدَيْبِيَةِ نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا لِيَغْفِرَ لَكَ اللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا } قَالَ الْمُسْلِمُونَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَنِيئًا لَكَ مَا أَعْطَاكَ اللَّهُ فَمَا لَنَا فَنَزَلَتْ { لِيُدْخِلَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَيُكَفِّرَ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَكَانَ ذَلِكَ عِنْدَ اللَّهِ فَوْزًا عَظِيمًا }
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Hammam] dari [Qotadah] dari [Anas] ia berkata; "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah selesai dari perjanjian Hudaibiyah, ayat ini turun kepada beliau: "Sesungguhnya kami Telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata. Supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang Telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus." Maka kaum muslimin berkata kepada beliau, "Wahai Rasulullah, selamat atasmu karena Allah telah memberikan kepadamu janji-Nya, lalu apa yang akan kami dapat?" maka turunlah ayat: "Supaya dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا كَانَ يَوْمُ الْحُدَيْبِيَةِ هَبَطَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابِهِ ثَمَانُونَ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فِي السِّلَاحِ مِنْ قِبَلِ جَبَلِ التَّنْعِيمِ فَدَعَا عَلَيْهِمْ فَأُخِذُوا وَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { وَهُوَ الَّذِي كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُمْ بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنْ بَعْدِ أَنْ أَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْ } قَالَ يَعْنِي جَبَلَ التَّنْعِيمِ مِنْ مَكَّةَ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Tsabit Al Bunani] dari [Anas] ia berkata; "Ketika terjadi perjanjian Hudaibiyah delapan puluh orang dari penduduk Makkah turun memerangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya dari balik gunung Tan'im. Maka beliau pun mendoakan kehancuran atas mereka, hingga mereka dapat dikalahkan. Lalu turun ayat: "Dan Dia-lah yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Makkah sesudah Allah memenangkan kamu atas mereka." Anas berkata; "Yakni gunung Tan`im di Makkah." (musnad_ahmad)