Total Data: 26363
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَاصِمٍ قَالَ رَأَيْتُ عِنْدَ أَنَسٍ قَدَحَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ ضَبَّةٌ مِنْ فِضَّةٍ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] berkata; telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari ['Ashim] berkata; "Aku melihat gelas Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di samping [Anas], yang mempunyai rantai yang terbuat dari perak." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ رَأَيْتُ عِنْدَ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَدَحًا كَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ ضَبَّةُ فِضَّةٍ
Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Humaid] ia berkata; "Aku melihat di sisi [Anas bin Malik] sebuah gelas milik Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, yang mempunyai rantai terbuat dari perak." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ ثَابِتٍ قَالَ قُلْتُ لِأَنَسٍ حَدِّثْنَا يَا أَبَا حَمْزَةَ مِنْ هَذِهِ الْأَعَاجِيبِ شَيْئًا شَهِدْتَهُ لَا تُحَدِّثُهُ مِنْ غَيْرِكَ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الظُّهْرِ يَوْمًا ثُمَّ انْطَلَقَ حَتَّى قَعَدَ عَلَى الْمَقَاعِدِ الَّتِي كَانَ يَأْتِيهِ عَلَيْهَا جِبْرِيلُ فَجَاءَ بِلَالٌ فَنَادَاهُ بِالْعَصْرِ فَقَامَ كُلُّ مَنْ كَانَ لَهُ بِالْمَدِينَةِ أَهْلٌ يَقْضِي الْحَاجَةَ وَيُصِيبُ مِنْ الْوَضُوءِ وَبَقِيَ رِجَالٌ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ لَيْسَ لَهُمْ أَهَالِي بِالْمَدِينَةِ فَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَدَحٍ أَرْوَحَ فِيهِ مَاءٌ فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَفَّهُ فِي الْإِنَاءِ فَمَا وَسِعَ الْإِنَاءُ كَفَّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلَّهَا فَقَالَ بِهَؤُلَاءِ الْأَرْبَعِ فِي الْإِنَاءِ ثُمَّ قَالَ ادْنُوا فَتَوَضَّئُوا وَيَدُهُ فِي الْإِنَاءِ فَتَوَضَّئُوا حَتَّى مَا بَقِيَ مِنْهُمْ أَحَدٌ إِلَّا تَوَضَّأَ قَالَ قُلْتُ يَا أَبَا حَمْزَةَ كَمْ تَرَاهُمْ قَالَ بَيْنَ السَّبْعِينَ وَالثَّمَانِينَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ قَالَ قُلْتُ لِأَنَسٍ حَدِّثْنَا بِشَيْءٍ مِنْ هَذِهِ الْأَعَاجِيبِ لَا تُحَدِّثُهُ عَنْ غَيْرِكَ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الظُّهْرِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ
Telah menceritakan kepada kami [Hasyim Ibnul Qasim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sulaiman] dari [Tsabit] berkata; aku berkata kepada [Anas], "Wahai Abu Hamzah, ceritakanlah kepadaku sesuatu yang pernah engkau dengar dari keajaiban-keajaiban ini, sesuatu yang tidak engkau ceritakan dari selainmu, " Anas berkata; "Suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat zhuhur, kemudian beliau pergi hingga beliau duduk pada suatu tempat yang dahulu Jibril pernah mendatanginya. Setelah itu Bilal datang, dan beliau perintahkan kepadanya untuk adzan ashar, maka setiap orang yang mempunyai keluarga di Madinah, mereka pulang untuk menyelesaikan hajatnya dan berwudlu, dan tinggallah beberapa orang dari Muhajirin yang tidak mempunyai keluarga di Madinah. Lalu sebuah bejana berisi air disuguhkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meletakkan tangannya ke dalam bejana tersebut, tapi bejana itu tidak bisa menampung telapak tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam secara merata karena telapak tangan beliau besar, Anas menerangkan dengan keempat jari di dalam bejana, kemudian beliau bersabda: "Mendekat dan berwudlulah kalian, " lalu mereka pun berwudlu dengan kondisi tangan beliau masih berada di dalam bejana. Mereka berwudlu sehingga tidak ada yang tersisa seorang pun dari mereka kecuali telah berwudlu. Tsabit berkata; Aku berkata; "Wahai Abu Hamzah, berapa jumlah mereka?" ia menjawab, "Antara tujuh puluh hingga delapan puluh orang." Telah menceritakan kepada kami ['Affan] berkata; telah menceritakan kepada kami [Sulaiman Ibnul Mughirah] dari [Tsabit] berkata; aku berkata kepada [Anas]; "Ceritakanlah kepadaku sesuatu yang pernah engkau dengar dari keajaiban-keajaiban ini, sesuatu yang tidak engkau ceritakan dari selainmu, " ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat zhuhur, " lalu ia menyebutkan makna hadis tersebut." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ شَقَّ عَلَى الْأَنْصَارِ النَّوَاضِحُ فَاجْتَمَعُوا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْأَلُونَهُ أَنْ يُجْرِيَ لَهُمْ نَهْرًا سَيْحًا فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرْحَبًا بِالْأَنْصَارِ وَاللَّهِ لَا تَسْأَلُونِي الْيَوْمَ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَيْتُكُمُوهُ وَلَا أَسْأَلُ اللَّهَ لَكُمْ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَانِيهِ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ اغْتَنِمُوهَا وَاطْلُبُوا الْمَغْفِرَةَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ لَنَا بِالْمَغْفِرَةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadlr] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] dari [Tsabit Al Bunani] dari [Anas bin Malik] ia berkata; "Orang-orang Anshar mengeluhkan kurangnya air, lalu mereka berkumpul di hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, mereka meminta beliau untuk mengalirkan sungai Saihan. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda kepada mereka: "Selamat datang wahai orang-orang Anshar, demi Allah, tidaklah kalian hari ini memintaku kecuali aku akan memberikannya kepada kalian. Dan tidaklah aku meminta sesuatu kepada Allah untuk kalian kecuali Ia pasti akan memberikannya." Lalu mereka pun saling berkata kepada sebagian yang lain, "Manfaatkanlah, dan mintalah ampunan." Lalu mereka berkata; "Wahai Rasulullah, mintakanlah ampunan kepada Allah untuk kami." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Ya Allah ampunilah orang-orang Anshar, ampuni anak-anak mereka dan ampuni anak-anak dari anak-anak mereka." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ حَدَّثَنِي حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ لَمَّا تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ رَجُلٌ يَلْحَدُ وَآخَرُ يَضْرَحُ فَقَالُوا نَسْتَخِيرُ رَبَّنَا فَبَعَثَ إِلَيْهِمَا فَأَيُّهُمَا سَبَقَ تَرَكْنَاهُ فَأَرْسَلَ إِلَيْهِمَا فَسَبَقَ صَاحِبُ اللَّحْدِ فَأَلْحَدُوا لَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadlr] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] berkata, telah menceritakan kepadaku [Humaid Ath Thawil] dari [Anas bin Malik], ia berkata; "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wafat", Anas melanjutkan; ada seseorang yang kebiasaannya membuat liang yang disebut 'lahad' sedangkan yang lainnya biasa membuat liang yang disebut "dhariih". Maka orang-orang pun berkata; "Kita sebaiknya melakukan istikharah kepada Rabb kita. Lantas orang-orang mengutus utusan untuk menemui kedua orang iniyang inti pesannya "Siapa yang lebih dahulu datang maka kita persilahkan untuk menggali kuburan" dan ternyata yang lebih dahulu datang adalah orang yang biasa membuat lahad, maka merekapun membuatkan lahad untuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. (musnad_ahmad)