Total Data: 26363
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْيَهُودِ قَتَلَ جَارِيَةً مِنْ الْأَنْصَارِ عَلَى حُلِيٍّ لَهَا ثُمَّ أَلْقَاهَا فِي قَلِيبٍ وَرَضَخَ رَأْسَهَا بِالْحِجَارَةِ فَأُخِذَ فَأُتِيَ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ بِهِ أَنْ يُرْجَمَ حَتَّى يَمُوتَ فَرُجِمَ حَتَّى مَاتَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Anas bin Malik], ada laki-laki Yahudi membunuh seorang budak wanita Anshar karena perhiasan yang dimilikinya, kemudian ia membuangnya dalam sumur tua dan memecahkan kepalanya dengan batu. Si yahudi ditangkap dan diseret kepada Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam hingga Beliau Shallallahu'alaihi wa Sallam menyuruh agar dirajam. lalu ia dirajam hingga mati. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ نَفَرًا مِنْ عُكْلٍ وَعُرَيْنَةَ تَكَلَّمُوا بِالْإِسْلَامِ فَأَتَوْا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرُوهُ أَنَّهُمْ أَهْلُ ضَرْعٍ وَلَمْ يَكُونُوا أَهْلَ رِيفٍ وَشَكَوْا حُمَّى الْمَدِينَةِ فَأَمَرَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَوْدٍ وَأَمَرَهُمْ أَنْ يَخْرُجُوا مِنْ الْمَدِينَةِ فَيَشْرَبُوا مِنْ أَلْبَانِهَا وَأَبْوَالِهَا فَانْطَلَقُوا فَكَانُوا فِي نَاحِيَةِ الْحَرَّةِ فَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلَامِهِمْ وَقَتَلُوا رَاعِيَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَاقُوا الذَّوْدَ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَعَثَ الطَّلَبَ فِي آثَارِهِمْ فَأُتِيَ بِهِمْ فَسَمَلَ أَعْيُنَهُمْ وَقَطَّعَ أَيْدِيَهُمْ وَأَرْجُلَهُمْ وَتُرِكُوا بِنَاحِيَةِ الْحَرَّةِ يَقْضَمُونَ حِجَارَتَهَا حَتَّى مَاتُوا قَالَ قَتَادَةُ فَبَلَغَنَا أَنَّ هَذِهِ الْآيَةَ نَزَلَتْ فِيهِمْ { إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ }
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Anas], beberapa orang dari kabilah 'Ukl dan 'Urainah berbincang-bincang tentang Islam lalu mendatangi Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam, mengabari bahwa mereka bangsa yang miskin dan tidak berkecukupan, mereka keluhkan suhu Madinah yang tak bersahabat. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam memerintahkan agar mereka diberi sekitar sepuluh unta dengan syarat hengkang dari Madinah. Lalu meminum susu dan air kencingnya. Lalu mereka bermukim di Harrah, dan sayangnya mereka kembali kafir setelah keIslaman. Bahkan mereka bunuh utusan Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam dan merampas untanya. Kasus pembunuhan ini sampai ke telinga Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam, maka beliau mengirim pasukan pengejar. Mereka tertangkap dan dikeler. Pasukan nabi mencongkel matanya, memotong tangan dan kakinya. Para penipu itu ditinggalkan begitu saja dengan ditumpuk diatas bebatuan panas sampai mereka tewas. Qatadah berkata, sepengetahuan kami, karena kasus ini turunlah ayat "Sesungguhnya balasan bagi orang yang memerangi Allah dan RosulNya..." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا تَزَوَّجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْنَبَ أَهْدَتْ إِلَيْهِ أُمُّ سُلَيْمٍ حَيْسًا فِي تَوْرٍ مِنْ حِجَارَةٍ قَالَ أَنَسٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاذْهَبْ فَادْعُ مَنْ لَقِيتَ فَجَعَلُوا يَدْخُلُونَ يَأْكُلُونَ وَيَخْرُجُونَ وَوَضَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ عَلَى الطَّعَامِ وَدَعَا فِيهِ وَقَالَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ وَلَمْ أَدَعْ أَحَدًا لَقِيتُهُ إِلَّا دَعَوْتُهُ فَأَكَلُوا حَتَّى شَبِعُوا وَخَرَجُوا فَبَقِيَتْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ فَأَطَالُوا عَلَيْهِ الْحَدِيثَ فَجَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَحِي مِنْهُمْ أَنْ يَقُولَ لَهُمْ شَيْئًا فَخَرَجَ وَتَرَكَهُمْ فِي الْبَيْتِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتَ النَّبِيِّ إِلَّا أَنْ يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَى طَعَامٍ غَيْرَ نَاظِرِينَ إِنَاهُ وَلَكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَادْخُلُوا حَتَّى بَلَغَ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ }
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Abu Utsman] dari [Anas] berkata, ketika Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam menikahi Zainab, Umu Sulaim memberi hadiah berupa hais yang ditaruh dalam cowek batu. Anas berkata, Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam lalu bersabda, "Pergilah dan undanglah orang yang kau jumpai. Mereka mulai masuk, makan, dan keluar. Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam meletakkan tangannya diatas makanan dan berdo'a. (Anas bin Malik) berkata, dengan kehendak Allah saya tetap memanggil orang yang aku jumpai lalu mereka makan sampai kenyang dan pergi, dan tersisa sekelompok dari mereka. Mereka berlama-lama bicara, hingga Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam merasa malu untuk menegur. Maka beliau keluar dan meninggalkan mereka didalam rumah. Maka Allah 'azza wajalla menurunkan, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah…" sampai "Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka" (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ صَبَّحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْبَرَ بُكْرَةً وَقَدْ خَرَجُوا بِالْمَسَاحِي فَلَمَّا نَظَرُوا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا مُحَمَّدٌ وَالْخَمِيسُ فَرَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْهِ وَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ خَرِبَتْ خَيْبَرُ إِنَّا إِذَا نَزَلْنَا بِسَاحَةِ قَوْمٍ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Ibnu Sirrin] berkata, saya mendengar [Anas bin Malik] berkata, Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam menyerang yahudi Khaibar pada pagi dini dan musuh telah memasuki perkemahan. Tatkala mereka melihat Rasulullah, mereka berkata, awas Muhammad dan pasukannya. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam lalu mengangkat kedua tangannya dan bersabda, "Allahu akbar, yahudi khaibar akan berantakan, jika kami telah menginjak kaki di bumi musuh, maka tunggulah kesudahan yang buruk esok paginya, bagi mereka yang telah diberi peringatan. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا أَتَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْبَرَ فَوَجَدَهُمْ حِينَ خَرَجُوا إِلَى زُرُوعِهِمْ وَمَعَهُمْ مَسَاحِيهِمْ فَلَمَّا رَأَوْهُ وَمَعَهُ الْجَيْشُ نَكَصُوا فَرَجَعُوا إِلَى حِصْنِهِمْ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُ أَكْبَرُ خَرِبَتْ خَيْبَرُ إِنَّا إِذَا نَزَلْنَا بِسَاحَةِ قَوْمٍ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Anas] berkata, ketika Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam datang ke khaibar, mereka sedang berkebun mereka dengan membangun kemah-kemahnya. Tatkala mereka lihat (Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam) bersama pasukannya, mereka kabur dan kembali masuk benteng. Lalu Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam, "Allah Maha Besar, yahudi khaibar akan hancur musnah, kami jika menginjak kaki di bumi musuh, tunggulah keburukan keesokan paginya bagi kaum yang telah mendapat peringatan." (musnad_ahmad)