Total Data: 26363
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي ابْنَ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قُلْتُ حَدِّثْنَا بِشَيْءٍ شَهِدْتَهُ مِنْ هَذِهِ الْأَعَاجِيبِ لَا تُحَدِّثْنَا بِهِ عَنْ غَيْرِكَ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ وَقَعَدَ عَلَى الْمَقَاعِدِ الَّتِي كَانَ يَأْتِيهِ عَلَيْهَا جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَ فَجَاءَ بِلَالٌ فَآذَنَهُ بِصَلَاةِ الْعَصْرِ فَقَالَ مَنْ كَانَ لَهُ أَهْلٌ بَعِيدٌ بِالْمَدِينَةِ لِيَقْضِيَ حَاجَتَهُ وَيُصِيبَ مِنْ الْوَضُوءِ وَبَقِيَ نَاسٌ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ لَيْسَ لَهُمْ أَهْلُونَ بِالْمَدِينَةِ قَالَ فَأَتَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَدَحٍ أَرْوَحَ فِي أَسْفَلِهِ شَيْءٌ مِنْ مَاءٍ قَالَ فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَفَّهُ فِي الْقَدَحِ فَمَا وَسِعَتْ كَفَّهُ فَوَضَعَ أَصَابِعَهُ هَؤُلَاءِ الْأَرْبَعَ ثُمَّ قَالَ ادْنُوا فَتَوَضَّئُوا قَالَ فَتَوَضَّئُوا حَتَّى مَا بَقِيَ مِنْهُمْ أَحَدٌ إِلَّا تَوَضَّأَ فَقُلْنَا يَا أَبَا حَمْزَةَ كَمْ تُرَاهُمْ كَانُوا قَالَ بَيْنَ السَّبْعِينَ إِلَى الثَّمَانِينَ
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman yaitu bin al-Mughirah] dari [Tsabit] dari [Anas bin Malik] berkata, saya (Tsabit) telah berkata, ceritakan kepada kami suatu keajaiban yang engkau saksikan sendiri bukannya kau dengar dari orang lain, (Anas bin Malik) berkata: Suatu ketika Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam shalat zhuhur bersama kami lalu duduk di tempat yang diduduki Jibril saat bertemu Nabi. (Anas bin Malik) melanjutkan: Lalu datang Bilal mengumandangkan azan Ashar, maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Siapa yang memiliki keluarga (meski) jauh di Madinah, hendaklah ia menunaikan hajatnya dan berwudhu di sana." Berkenaan dengan kaum Muhajirin yang tidak memiliki keluarga di Madinah, (Anas bin Malik) berkata, Nabi kemudian mengambil bejana kosong hanya terdapat sedikit air di bagian bawahnya. (Anas bin Malik) berkata: Maka Nabi memasukkan tangannya di bejana, sayang, tangan beliau sepertinya terlalu lebar. Lalu Nabi hanya memasukkan empat jarinya seraya bersabda: Mendekatlah kalian semua dan berwudhulah dari bejana ini. (Anas bin Malik) berkata: Semuanya kemudian berwudhu hingga tak tersisa seorangpun. Aku (Tsabit) bertanya kepada (Anas bin Malik), Wahai Abu Hamzah, berapa orang yang kau lihat saat itu berwudhu? Ia menjawab: Antara tujuh puluh hingga delapan puluh orang. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عُمَارَةُ يَعْنِي ابْنَ زَاذَانَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعْجِبُهُ الْقَرْعُ
Telah menceritakan kepada kami [Abdus Shomad] telah menceritakan kepada kami ['Umarah yaitu Ibnu zadzan] dari [Tsabit] dari [Anas], Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam menyukai buahan sejenis labu. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ حُدِّثْتُ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ أَطْوَلُ النَّاسِ أَعْنَاقًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُؤَذِّنُونَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdus Shomad], telah menceritakan kepada kami [Zaidah], telah menceritakan kepada kami [al-A'masy] berkata [aku diberi cerita] dari [Anas] dari Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Manusia paling panjang lehernya pada hari kiamat adalah para muazin." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ لَمَّا فُتِحَتْ مَكَّةُ قَالَ قَسَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْغَنَائِمَ فِي قُرَيْشٍ فَقَالَتْ الْأَنْصَارُ إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْعَجَبُ إِنَّ سُيُوفَنَا تَقْطُرُ مِنْ دِمَائِهِمْ وَإِنَّ غَنَائِمَنَا تُرَدُّ عَلَيْهِمْ فَبَلَغَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَمَعَهُمْ فَقَالَ مَا هَذَا الَّذِي بَلَغَنِي عَنْكُمْ فَقَالُوا هُوَ الَّذِي بَلَغَكَ وَكَانُوا لَا يَكْذِبُونَ فَقَالَ أَمَا تَرْضَوْنَ أَنْ يَرْجِعَ النَّاسُ بِالدُّنْيَا وَتَرْجِعُونَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى بُيُوتِكُمْ لَوْ سَلَكَ النَّاسُ وَادِيًا أَوْ شِعْبًا وَسَلَكَتْ الْأَنْصَارُ وَادِيًا أَوْ شِعْبًا لَسَلَكْتُ وَادِيَ الْأَنْصَارِ أَوْ شِعْبَ الْأَنْصَارِ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Tayyah] berkata, saya telah mendengar [Anas bin Malik] berkata, ketika Makkah ditaklukkan, katanya, Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam membagi-bagi ghanimah pada orang-orang Quraisy. Maka orang Anshar berkata, "Ini sungguh mengherankan padahal pedang kita masih basah dengan darah musuh quraisy. Sedangkan ghanimahnya dikembalikan pada qurays itu sendiri (maksudnya kaum muslimin yang berasal dari qurasy)." Gerutuan tersebut akhirnya sampai kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam, lalu (beliau) mengumpulkan mereka dan mereka katakan, "Gerutuan itu benar adanya" sebab mereka bukanlah orang yang suka berdusta. (Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam) bersabda, "Tidaklah kamu rela, manusia pulang membawa dunia, dan kalian pulang dengan Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam ke rumah-rumah kalian. Seandainya manusia mengarungi jalan di suatu gunung atau bukit dan orang anshar mengarungi jalan lain, maka saya mengarungi jalan yang dipakai anshar" (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ إِنَّ رَجُلًا دَعَا رَجُلًا فِي السُّوقِ فَقَالَ يَا أَبَا الْقَاسِمِ فَالْتَفَتَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ الرَّجُلُ إِنَّمَا عَنَيْتُ رَجُلًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمُّوا بِاسْمِي وَلَا تَكَنَّوْا بِكُنْيَتِي
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dari [Syu'bah] dari [Humaid] berkata, saya mendengar [Anas bin Malik] berkata, Ada seorang laki-laki yang memanggil kawannya dalam suatu pasar lalu berkata, "Wahai Abu Qasim!", maka Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam menoleh. Laki-laki tadi berkata, yang kumaksud adalah laki-laki yang bernama Muhammad, namun bukan engkau. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Silahkan kalian memberi nama dengan namaku tapi janganlah berkuniah dengan kuniahku". (musnad_ahmad)