Hadits Musnad Ahmad.

RESET

Total Data: 26363

Nomer Hadits : 12551

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ خَدَمْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ سِنِينَ وَمَا كُلُّ أَمْرِي كَمَا يُحِبُّ صَاحِبِي أَنْ يَكُونَ مَا قَالَ لِي فِيهَا أُفٍّ وَلَا قَالَ لِي لِمَ فَعَلْتَ هَذَا وَأَلَّا فَعَلْتَ هَذَا

Telah bercerita kepada kami [Hajjaj] telah bercerita kepada kami [Sulaiman] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata, aku melayani Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam selama sepuluh tahun dan tentunya pekerjaanku tidak semuanya sesuai dengan perintah beliau, tapi beliau tidak pernah membentakku dengan mengatakan "dasar kau' dan tidak pula beliau berkeluh dengan mengatakan, mengapa kau lakukan ini, dan mengapa tidakkah kamu melakukan seperti ini. (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 12552

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ وَهَاشِمٌ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ خَدَمْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا حَتَّى إِذَا رَأَيْتُ أَنِّي قَدْ فَرَغْتُ مِنْ خِدْمَتِهِ قُلْتُ يَقِيلُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجْتُ إِلَى صِبْيَانٍ يَلْعَبُونَ قَالَ فَجِئْتُ أَنْظُرُ إِلَى لَعِبِهِمْ قَالَ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمَ عَلَى الصِّبْيَانِ وَهُمْ يَلْعَبُونَ فَدَعَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَعَثَنِي إِلَى حَاجَةٍ لَهُ فَذَهَبْتُ فِيهَا وَجَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي فَيْءٍ حَتَّى أَتَيْتُهُ وَاحْتَبَسْتُ عَنْ أُمِّي عَنْ الْإِتْيَانِ الَّذِي كُنْتُ آتِيهَا فِيهِ فَلَمَّا أَتَيْتُهَا قَالَتْ مَا حَبَسَكَ قُلْتُ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَاجَةٍ لَهُ قَالَتْ وَمَا هِيَ قُلْتُ هُوَ سِرٌّ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ فَاحْفَظْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِرَّهُ قَالَ ثَابِتٌ قَالَ لِي أَنَسٌ لَوْ حَدَّثْتُ بِهِ أَحَدًا مِنْ النَّاسِ أَوْ لَوْ كُنْتُ مُحَدِّثًا بِهِ لَحَدَّثْتُكَ بِهِ يَا ثَابِتُ

Telah bercerita kepada kami [Hajjaj] dan [Hasyim] secara makna, berkata, telah bercerita kepada kami [Sulaiman] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata, suatu hari aku melayani Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, hingga setelah kutaksir saya telah rampung melayaninya saya mengatakan, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam tentu istirahat siang, maka sayapun menemui anak-anak yang sedang bermain. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, saya datang dan melihat permainan mereka. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, tiba-tiba Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam datang dan mengucapkan salam kepada anak-anak kecil itu, lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam memanggil saya dan menyuruhku untuk menyelesaikan urusan beliau. Saya pergi menunaikannya sedangkan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam duduk di bawah suatu naungan sampai saya mendatanginya. Hal ini menjadikanku tidak bisa menemui ibuku dan juga membereskan urusannya. Tatkala saya menemui (ibu), dia berkata, apa yang menyebabkan kamu terlambat?. Saya menjawab, saya disuruh Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam merampungkan urusannya. (Ibuku) berkata, apakah itu?. Saya berkata, itu rahasia Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Ibu kontan mengatakan, kalau begitu, jagalah rahasia Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Tsabit berkata, Anas berkata kepada ku, kalaulah saya menyampaikan masalah itu kepada seseorang, atau dengan redaksi 'kalaulah aku mau menyampaikannya kepada seseorang', tentu kusampaikan kepada mu ya Tsabit. (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 12553

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَنَسٌ قَالَ صَارَتْ صَفِيَّةُ لِدِحْيَةَ فِي مَقْسَمِهِ وَجَعَلُوا يَمْدَحُونَهَا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَيَقُولُونَ مَا رَأَيْنَا فِي السَّبْيِ مِثْلَهَا قَالَ فَبَعَثَ إِلَى دِحْيَةَ فَأَعْطَاهُ بِهَا مَا أَرَادَ ثُمَّ دَفَعَهَا إِلَى أُمِّي فَقَالَ أَصْلِحِيهَا قَالَ ثُمَّ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ خَيْبَرَ حَتَّى إِذَا جَعَلَهَا فِي ظَهْرِهِ نَزَلَ ثُمَّ ضَرَبَ عَلَيْهَا الْقُبَّةَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ عِنْدَهُ فَضْلُ زَادٍ فَلْيَأْتِنَا بِهِ قَالَ فَجَعَلَ الرَّجُلُ يَجِيءُ بِفَضْلِ التَّمْرِ وَفَضْلِ السَّوِيقِ وَبِفَضْلِ السَّمْنِ حَتَّى جَعَلُوا مِنْ ذَلِكَ سَوَادًا حَيْسًا فَجَعَلُوا يَأْكُلُونَ مِنْ ذَلِكَ الْحَيْسِ وَيَشْرَبُونَ مِنْ حِيَاضٍ إِلَى جَنْبِهِمْ مِنْ مَاءِ السَّمَاءِ قَالَ فَقَالَ أَنَسٌ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهَا وَانْطَلَقْنَا حَتَّى إِذَا رَأَيْنَا جُدُرَ الْمَدِينَةِ هَشِشْنَا إِلَيْهَا فَرَفَعْنَا مَطِيَّنَا وَرَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَطِيَّتَهُ قَالَ وَصَفِيَّةُ خَلْفَهُ قَدْ أَرْدَفَهَا قَالَ فَعَثَرَتْ مَطِيَّةُ رَسُولِ اللَّهِ فَصُرِعَ وَصُرِعَتْ قَالَ فَلَيْسَ أَحَدٌ مِنْ النَّاسِ يَنْظُرُ إِلَيْهِ وَلَا إِلَيْهَا حَتَّى قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَتَرَهَا قَالَ فَأَتَيْنَاهُ فَقَالَ لَمْ تُضَرَّ قَالَ فَدَخَلَ الْمَدِينَةَ فَخَرَجَ جَوَارِي نِسَائِهِ يَتَرَاءَيْنَهَا وَيَشْمَتْنَ بِصَرْعَتِهَا حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَقَدْ رَأَيْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلِيمَةً مَا فِيهَا خُبْزٌ وَلَا لَحْمٌ حِينَ صَارَتْ صَفِيَّةُ لِدِحْيَةَ الْكَلْبِيِّ فِي مَقْسَمِهِ فَجَعَلُوا يَمْدَحُونَهَا فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

Telah bercerita kepada kami [Bahz] telah bercerita kepada kami [Sulaiman bin al-Mughirah] dari [Tsabit] berkata, telah bercerita kepada kami [Anas] berkata, Shafiyyah menjadi milik Dihyah sebagai bagian rampasan perangnya, namun para sahabat berulangkali memuji-muji Shafiyah di hadapan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, sedang para sahabat mengatakan 'belum pernah kulihat di kalangan tawanan semisalnya'. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengutus seseorang kepada Dihyah, Dan Dihyah memberikan Shafiyah kepada Rasulullah terserah apa yang beliau kehendaki, lalu Rasulullah shallalahu'alaihi wasallam menyerahkan (Shafiyyah) kepada ibuku dengan mengatakan "Dandanilah Shafiyah ini". (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam meninggalkan Khaibar, hingga setelah beliau shallalhu'alaihi wasallam memasukkan Shafiyah ke sekedupnya, beliau turun, dan memasang kelambu. Pagi harinya, (Nabi) Shallallahu'alaihi wasallam berkata, siapa memiliki kelebihan bekal maka bawalah kemari. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, Kontan seseorang membawa kelebihan kurma, gandum, dan menteganya sampai para sahabat memasaknya menjadi hungkwe kurma. Kemudian mereka memakannya, dan minum dari air kolam di samping mereka. (Tsabit radhiyallahu'anhu) berkata, Anas berkata, itu adalah walimah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam saat bertunangan dengan (shafiyah). Lalu kami berangkat, hingga setelah kami melihat dinding Madinah, Kami merasa senang, kemudian kami menaiki kendaran kami dan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam juga menaiki kendaraannya. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, sedang Shafiyyah di belakang Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dengan diboncengkannya. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, tak tahunya kendaraan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam terpeleset hingga beliau serta (shafiyah) sama-sama tersungkur. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, dan tidak ada seorangpun yang melihat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam atau Shafiyyah sampai Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bangun dan menutupi isterinya. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, lalu mereka mendatanginya, dan beliau hanya bersabda, Shafiyah nggak ada masalah. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, lalu nabi memasuki kotaMadinah, dengan disambut hamba sahayanya, mereka bergantian memandangnya dan merasa senang dengan terpelesetnya (Shafiyyah). Telah bercerita kepada kami [Hisyam bin al-Qasim] telah bercerita kepada kami [Sulaiman] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata, pernah kulihat suatu walimah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam yang tidak menggunakan roti dan daging, tepatnya yaitu ketika Shofiyyah menjadi tawanan Dihyah dan menjadi rampasan perangnya, kemudian mereka memuji-mujinya, lalu Anas menyebutkan redaksi semisal. (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 12554

حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَحَدَّثَنَا هَاشِمٌ قَالَا حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنِ ثَابِتٍ عَنِ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا انْقَضَتْ عِدَّةُ زَيْنَبَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِزَيْدٍ اذْهَبْ فَاذْكُرْهَا عَلَيَّ قَالَ فَانْطَلَقَ حَتَّى أَتَاهَا قَالَ وَهِيَ تُخَمِّرُ عَجِينَهَا فَلَمَّا رَأَيْتُهَا عَظُمَتْ فِي صَدْرِي حَتَّى مَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَنْظُرَ إِلَيْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَهَا فَوَلَّيْتُهَا ظَهْرِي وَرَكَضْتُ عَلَى عَقِبَيَّ فَقُلْتُ يَا زَيْنَبُ أَبْشِرِي أَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُكِ قَالَتْ مَا أَنَا بِصَانِعَةٍ شَيْئًا حَتَّى أُؤَامِرَ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ فَقَامَتْ إِلَى مَسْجِدِهَا وَنَزَلَ يَعْنِي الْقُرْآنَ وَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَخَلَ عَلَيْهَا بِغَيْرِ إِذْنٍ قَالَ وَلَقَدْ رَأَيْتُنَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَطْعَمَنَا الْخُبْزَ وَاللَّحْمَ قَالَ هَاشِمٌ حِينَ عَرَفْتُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَهَا قَالَ هَاشِمٌ فِي حَدِيثِهِ لَقَدْ رَأَيْتُنَا حِينَ أُدْخِلَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُطْعِمْنَا الْخُبْزَ وَاللَّحْمَ فَخَرَجَ النَّاسُ وَبَقِيَ رِجَالٌ يَتَحَدَّثُونَ فِي الْبَيْتِ بَعْدَ الطَّعَامِ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاتَّبَعْتُهُ فَجَعَلَ يَتَتَبَّعُ حُجَرَ نِسَائِهِ فَجَعَلَ يُسَلِّمُ عَلَيْهِنَّ وَيَقُلْنَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ وَجَدْتَ أَهْلَكَ قَالَ فَمَا أَدْرِي أَنَا أَخْبَرْتُهُ أَنَّ الْقَوْمَ قَدْ خَرَجُوا أَوْ أُخْبِرَ قَالَ فَانْطَلَقَ حَتَّى دَخَلَ الْبَيْتَ فَذَهَبْتُ أَدْخُلُ مَعَهُ فَأَلْقَى السِّتْرَ بَيْنِي وَبَيْنَهُ وَنَزَلَ الْحِجَابُ قَالَ وَوُعِظَ الْقَوْمُ بِمَا وُعِظُوا بِهِ قَالَ هَاشِمٌ فِي حَدِيثِهِ { لَا تَدْخُلُوا بُيُوتَ النَّبِيِّ إِلَّا أَنْ يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَى طَعَامٍ غَيْرَ نَاظِرِينَ إِنَاهُ } { وَلَا مُسْتَأْنِسِينَ لِحَدِيثٍ إِنَّ ذَلِكُمْ كَانَ يُؤْذِي النَّبِيَّ فَيَسْتَحْيِي مِنْكُمْ وَاللَّهُ لَا يَسْتَحْيِي مِنْ الْحَقِّ }

Telah bercerita kepada kami [Bahz] dan telah bercerita kepada kami [Hasyim] berkata, telah bercerita kepada kami [Sulaiman bin al-Mughirah] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata, tatkala iddah Zainab selesai, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berkata kepada Zaid, temuilah Zaenab dan beritahukan padaku bahwa dia adalah untukku!. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, maka Zaid pergi sampai menemuinya. (Zaid radhiyallahu'anhu) berkata, saat itu Zainab sedang mengaduk adonan buburnya. Tatkala saya melihatnya, dadaku menjadi bergetar, hingga saya tidak sanggup melihatnya. Karena Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam suka menyebut-nyebut namanya, maka kubalikkan tubuhk seraya kugerakkan kakiku seraya kukatakan; "Wahai Zainab, bergembiralah, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengutusku karena dia telah menyebut-nyebut namamu". Zaenab menjawab, Aku tidak akan melakukan apapun hingga Allah sendiri yang memerintahkanku. Zaenab lalu pergi ke masjid dan turunlah al-qur'an. Selanjutnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mencampurinya tanpa ijin. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, saya pikir saat itu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menyuguhkan roti dan daging kepada kami. Sedang Hasyim berkata, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menyuguhkan roti dan daging ketika aku tahu bahwa beliau telah melamarnya. Adapun dalam hadisnya Hasyim berkata, setahuku saat Zaenab diserumahtanggakan bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, kami disuguhi roti dan daging, kemudian sebagian orang pulang dan sebagian lain terus asyik meneruskan obrolannya dirumah nabi setelah makan. Lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam keluar dan aku mengikutinya, dan beliau berulang kali mengunjungi rumah-rumah istrinya, dan memberi salam kepada mereka. Lalu isteri-isteri beliau berkata, wahai Rasulullah? bagaimana kabar istri-isterimu?. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, saya tidak ingat apakah saya mengabarkan beliau bahwa orang-orang telah keluar dari rumahnya, ataukah beliau diberitahu bahwa orang-orang telah keluar dari rumahnya. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pulang dan memasuki rumahnya, dan aku ikut masuk ke rumahnya, kemudian beliau memasang penutup antara diriku dan beliau dan turunlah ayat hijab. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, lalu para sahabat dinasehati dengan ayat yang diturunkan untuk mereka. Hasyim berkata dalam hadisnya, "Janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya) " dan "keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar". (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 12555

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ مَاتَ ابْنٌ لِأَبِي طَلْحَةَ مِنْ أُمِّ سُلَيْمٍ فَقَالَتْ لِأَهْلِهَا لَا تُحَدِّثُوا أَبَا طَلْحَةَ بِابْنِهِ حَتَّى أَكُونَ أَنَا أُحَدِّثُهُ قَالَ فَجَاءَ فَقَرَّبَتْ إِلَيْهِ عَشَاءً فَأَكَلَ وَشَرِبَ قَالَ ثُمَّ تَصَنَّعَتْ لَهُ أَحْسَنَ مَا كَانَتْ تَصَنَّعُ قَبْلَ ذَلِكَ فَوَقَعَ بِهَا فَلَمَّا رَأَتْ أَنَّهُ قَدْ شَبِعَ وَأَصَابَ مِنْهَا قَالَتْ يَا أَبَا طَلْحَةَ أَرَأَيْتَ أَنَّ قَوْمًا أَعَارُوا عَارِيَتَهُمْ أَهْلَ بَيْتٍ وَطَلَبُوا عَارِيَتَهُمْ أَلَهُمْ أَنْ يَمْنَعُوهُمْ قَالَ لَا قَالَتْ فَاحْتَسِبْ ابْنَكَ فَانْطَلَقَ حَتَّى أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ بِمَا كَانَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَارَكَ اللَّهُ لَكُمَا فِي غَابِرِ لَيْلَتِكُمَا قَالَ فَحَمَلَتْ قَالَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ وَهِيَ مَعَهُ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَى الْمَدِينَةَ مِنْ سَفَرٍ لَا يَطْرُقُهَا طُرُوقًا فَدَنَوْا مِنْ الْمَدِينَةِ فَضَرَبَهَا الْمَخَاضُ وَاحْتَبَسَ عَلَيْهَا أَبُو طَلْحَةَ وَانْطَلَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبُو طَلْحَةَ يَا رَبِّ إِنَّكَ لَتَعْلَمُ أَنَّهُ يُعْجِبُنِي أَنْ أَخْرُجَ مَعَ رَسُولِكَ إِذَا خَرَجَ وَأَدْخُلَ مَعَهُ إِذَا دَخَلَ وَقَدْ احْتَبَسْتُ بِمَا تَرَى قَالَ تَقُولُ أُمُّ سُلَيْمٍ يَا أَبَا طَلْحَةَ مَا أَجِدُ الَّذِي كُنْتُ أَجِدُ فَانْطَلَقْنَا قَالَ وَضَرَبَهَا الْمَخَاضُ حِينَ قَدِمُوا فَوَلَدَتْ غُلَامًا فَقَالَتْ لِي أُمِّي يَا أَنَسُ لَا يُرْضِعَنَّهُ أَحَدٌ حَتَّى تَغْدُوَ بِهِ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَلَمَّا أَصْبَحْتُ احْتَمَلْتُهُ وَانْطَلَقْتُ بِهِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَصَادَفْتُهُ وَمَعَهُ مِيْسَمٌ فَلَمَّا رَآنِي قَالَ لَعَلَّ أُمَّ سُلَيْمٍ وَلَدَتْ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَوَضَعَ الْمِيسَمَ قَالَ فَجِئْتُ بِهِ فَوَضَعْتُهُ فِي حِجْرِهِ قَالَ وَدَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَجْوَةٍ مِنْ عَجْوَةِ الْمَدِينَةِ فَلَاكَهَا فِي فِيهِ حَتَّى ذَابَتْ ثُمَّ قَذَفَهَا فِي فِي الصَّبِيِّ فَجَعَلَ الصَّبِيُّ يَتَلَمَّظُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْظُرُوا إِلَى حُبِّ الْأَنْصَارِ التَّمْرَ قَالَ فَمَسَحَ وَجْهَهُ وَسَمَّاهُ عَبْدَ اللَّهِ

Telah bercerita kepada kami [Bahz] telah bercerita kepada kami [Sulaiman bin al-Mughirah] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata, telah meninggal anak laki-laki Abu Thalhah hasil perkawinannya dengan Ummu sulaim. Maka dia (Ummu sulaim radliyallahu'anha) berkata kepada keluarganya; jangan kau beritahukan kepada Abu Thalhah tentang kematian anaknya sehingga saya sendiri yang memberitahunya. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, lalu (Abu Thalhah) datang, maka (Ummu sulaim) menghidangkan makanan hingga Abu Tholhah menyantap makanan dan minumannya. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, lalu (Ummu sulaim) berdandan sebaik-baiknya yang sebelumnya ia tidak pernah berhias seindah itu sampai (Abu Thalhah) menggaulinya. Tatkala (Ummu sulaim) melihatnya telah kenyang dan puas, Ummu Sulaim bertanya, wahai kanda, bagaimana pendapatmu jika ada kaum yang memberi pinjaman kepada seseorang lalu dia memintanya kembali, apakah yang dipinjami layak menolaknya?. Dia (Abu Thalhah) menjawab, oh tentu tidak. Ummu sulaim berkata, maka mohonlah pahala atas anakmu (karena ia adalah pinjaman Allah). Lalu dia (Abu Thalhah) mendatangi Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dan mengabarkannya. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Semoga Allah memberi berkah kepada kalian berdua pada malam yang telah kalian lalui". Anas bin Malik radhiyallahu'anhu berkata, kemudian (Ummu sulaim) mengandung. Anas bin Malik radhiyallahu'anhu berkata, Selanjutnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengadakan safar dan (Ummu sulaim) bersamanya. Adalah kebiasaan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam jika datang ke Madinah dari suatu perjalanan beliau tidak mendatanginya secara mengejutkan. Tatkala mereka mendekati Madinah, (Ummu sulaim) perutnya mules pertanda ingin melahirkan sehingga (Abu Thalhah) sibuk mengurusinya sedang Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam terus melanjutkan perjalanannya. Kemudian Abu Thalhah berkata, wahai rabKu, sesungguhnya Kau Maha Tahu, aku sangat suka bisa menyertai kepergian RasulMu jika ia pergi dan aku juga begitu ceria ikut menyertainya pulang jika beliau pulang. Anas bin Malik radliyallahu mengatakan, Ummu Sulaim lantas mengatakan, Hai kanda, sungguh aku sekarang merasakan sakit luar biasa yang sebelumnya belum pernah kurasakan, sedang kami terus melanjutkan perjalanan. Kata Anas, Ummu Sulaim perutnya mules karena ingin melahirkan saat para sahabat tiba di Madinah, lalu dia melahirkan bayi. Kemudian ibuku mengatakan kepadaku, hai Anas, jangan boleh siapapun menyusuinya kau bawa bayi itu kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam! Anas bin Malik radhiyallahu'anhu berkata, tatkala pagi hari, kubopong bayi itu dan kubawa menemui Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Anas bin Malik radhiyallahu'anhu berkata, aku temui Rasulullah, beliau sedang membawa besi api sundutan api. Tatkala beliau melihatku, beliau bersabda, "Betul ya, Ummu Sulaim telah melahirkan". Saya berkata, ya. Anas bin Malik radhiyallahu'anhu berkata, kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam meletakkan besi api sundutan tersebut. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, maka kuambil bayi itu dan kuletakkan di pangkuannya. Anas bin Malik radhiyallahu'anhu berkata, lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam meminta kurma 'ajwah Madinah, lalu mengunyahnya dengan mulutnya sampai halus lalu dimasukkannya kedalam mulut bayi, maka bayi tersebut menjilatinya. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Lihatlah selera orang anshar yaitu kurma". Anas bin Malik radhiyallahu'anhu berkata, lalu nabi mengusap wajahnya dan memberinya nama 'Abdullah. (musnad_ahmad)