Total Data: 26363
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ سُئِلَ هَلْ اصْطَنَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمًا قَالَ نَعَمْ أَخَّرَ لَيْلَةً الصَّلَاةَ صَلَاةَ الْعِشَاءِ إِلَى شَطْرِ اللَّيْلِ ثُمَّ صَلَّى فَلَمَّا صَلَّى أَقْبَلَ بِوَجْهِهِ فَقَالَ إِنَّ النَّاسَ قَدْ صَلَّوْا وَنَامُوا وَإِنَّكُمْ لَمْ تَزَالُوا فِي صَلَاةٍ مُنْذُ انْتَظَرْتُمْ الصَّلَاةَ قَالَ فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى وَبِيصِ خَاتَمِهِ
Telah bercerita kepada kami [Yazid Bin Harun] telah memberitakan kepada kami [Humaid] dari [Anas Bin Malik], ia pernah ditanya, apakah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam membuat cincin?. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) menjawab iya. Suatu ketika Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengakhirkan shalat isya' sampai tengah malam, kemudian shalat. Selesai shalat beliau menghadap ke arah kami lalu bersabda, "Manusia telah shalat dan tidur, dan sesungguhnya kalian tetap dihitung dalam keadaan shalat sejak kalian menunggu shalat". (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, dan seolah-olah aku melihat kilau cincinnya. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاصَلَ فِي آخِرِ الشَّهْرِ فَوَاصَلَ نَاسٌ مِنْ النَّاسِ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَوْ مُدَّ لَنَا الشَّهْرُ لَوَاصَلْتُ وِصَالًا يَدَعُ الْمُتَعَمِّقُونَ تَعَمُّقَهُمْ إِنِّي لَسْتُ مِثْلَكُمْ إِنِّي أَبِيتُ يُطْعِمُنِي رَبِّي وَيَسْقِينِي
Telah bercerita kepada kami [Yazid] telah memberitakan kepada kami [Humaid] dari [Tsabit] dari [Anas], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berpuasa wishal sampai akhir bulan maka sebagian manusia ada yang berpuasa wishal juga. Berita ini sampai ke telinga Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam hingga beliau bersabda, "Kalau saja bulan ini dipanjangkan, maka saya akan berpuasa wishal agar orang yang berlebih-lebihan meninggalkan perbuatannya. Sesungguhnya saya tidak seperti kalian, karena Rabbku memberi makan dan minumku. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْفَكَّتْ قَدَمُهُ فَقَعَدَ فِي مَشْرُبَةٍ لَهُ دَرَجَتُهَا مِنْ جُذُوعٍ وَآلَى مِنْ نِسَائِهِ شَهْرًا فَأَتَاهُ أَصْحَابُهُ يَعُودُونَهُ فَصَلَّى بِهِمْ قَاعِدًا وَهُمْ قِيَامٌ فَلَمَّا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ الْأُخْرَى قَالَ لَهُمْ ائْتَمُّوا بِإِمَامِكُمْ فَإِذَا صَلَّى قَائِمًا فَصَلُّوا قِيَامًا وَإِنْ صَلَّى قَاعِدًا فَصَلُّوا مَعَهُ قُعُودًا قَالَ وَنَزَلَ فِي تِسْعٍ وَعِشْرِينَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ آلَيْتَ شَهْرًا قَالَ الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ
Telah bercerita kepada kami [Yazid Bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Humaid] dari [Anas], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah terluka kakinya, maka beliau duduk di tempat minum yang tangganya terbuat dari pelepah kurma. Dan beliau bersumpah untuk tidak menggilir isterinya selama sebualn penuh. Kemudian para sahabat menjenguknya. Lantas beliau shalat mengimami mereka dengan duduk, sedang mereka berdiri. Tatkala shalat berikutnya tiba, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda kepada mereka, "Ikutilah imam kalian, jika dia shalat berdiri maka shalatlah dengan berdiri, jika dia dengan duduk, maka shalatlah dengan duduk". (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, dan keadaan ini beliau lakukan selama dua puluh sembilan hari. Mereka berkata, wahai Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, katanya anda bersumpah untuk tidak menggilir isteri selama sebulan?. Beliau bersabda, "Ya, sebulan itu dua puluh sembilan hari". (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونٍَ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ أَوْلَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِزَيْنَبَ فَأَشْبَعَ الْمُسْلِمِينَ خُبْزًا وَلَحْمًا ثُمَّ خَرَجَ كَمَا كَانَ يَصْنَعُ إِذَا تَزَوَّجَ فَيَأْتِي حُجَرَ أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِينَ فَيُسَلِّمُ عَلَيْهِنَّ وَيَدْعُو لَهُنَّ وَيُسَلِّمْنَ عَلَيْهِ وَيَدْعُونَ لَهُ ثُمَّ رَجَعَ وَأَنَا مَعَهُ فَلَمَّا انْتَهَى إِلَى الْبَابِ إِذَا رَجُلَانِ قَدْ جَرَى بَيْنَهُمَا الْحَدِيثُ فِي نَاحِيَةِ الْبَيْتِ فَلَمَّا أَبْصَرَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْصَرَفَ فَلَمَّا رَأَى الرَّجُلَانِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ رَجَعَ وَثَبَا فَزِعَيْنِ فَخَرَجَا فَلَا أَدْرِي أَنَا أَخْبَرْتُهُ أَوْ مَنْ أَخْبَرَهُ فَرَجَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Telah bercerita kepada kami [Yazid Bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Humaid] dari [Anas] berkata, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengadakan walimah ketika menikah dengan Zainab, beliau mengenyangkan kaum musilimn dengan roti dan daging, lalu beliau menemui para hadirin sebagaimana kebiasaan beliau setelah menikah. Kemudian mendatangi kamar-kamar istrinya, mengucapkan salam dan mendo'akan kebaikan untuk mereka. Merekapun mengucapkan salamdan mendoakan kebaikan bagi beliau. Lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pulang dan saya bersamanya, tatkala sudah sampai pintu, ada dua orang yang sedang bercakap-cakap di pojok rumahnya. Tatkala Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melihatnya, beliau menyingkir. Ketika dua orang tadi melihat Nabi Shallallahu'alaihi wasallam telah kembali, kedua orang tadi meloncat dengan ketakutan, lalu keluar. Saya lupa-lupa ingat, apakah saya yang memberitahukan beliau atau yang lainnya, dan Nabi Shallallahu'alaihi wasallam lantas pulang. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَقَارِبَةً وَأَبُو بَكْرٍ حَتَّى كَانَ عُمَرُ فَمَدَّ فِي صَلَاةِ الْغَدَاةِ
Telah bercerita kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Humaid] dari [Anas] berkata, shalat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dan Abu Bakar adalah sedang-sedang saja, hingga saat 'Umar memimpin maka dia memanjangkan shalat subuh. (musnad_ahmad)