Total Data: 26363
حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَحَتَّى يُقْذَفَ فِي النَّارِ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ نَجَّاهُ اللَّهُ مِنْهُ وَلَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ مَنْصُورًا قَالَ سَمِعْتُ طَلْقَ بْنَ حَبِيبٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas Bin Malik] dari Nabi shallahu'alaihi wasallam bersabda, "Tidak (sempurna) iman salah seorang kalian sehingga Allah dan rasulNya lebih dia cintai daripada selainnya, dan hingga ia dilempar ke neraka lebih disukainya dari pada kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya. Dan tidak (sempurna) iman salah seorang kalian sehingga saya (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) lebih dicintainya daripada anaknya, orang tuanya atau manusia semuanya". Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] berkata, saya mendengar [Manshur] berkata, saya mendengar [Tholq Bin Habib] menceritakan dari [Anas Bin Malik] dari Nabi shallahu'alaihi wasallam dengan makna semisal. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا أَشْعَثُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ ثُمَّ رَكِبَ رَاحِلَتَهُ فَلَمَّا عَلَا جَبَلَ الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ
Telah menceritakan kepada kami [Rouh] telah menceritakan kepada kami ['Asy'ats] dari [Al-Hasan] dari [Anas bin Malik], Nabi shallahu'alaihi wasallam pernah shalat dluhur kemudian mengendarai kendaraannya, tatkala mendaki gunung Baida` (beliau Shallallahu'alaihi wasallam) bertalbiyyah. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ أَهْلَ مَكَّةَ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُرِيَهُمْ آيَةً فَأَرَاهُمْ انْشِقَاقَ الْقَمَرِ مَرَّتَيْنِ
Telah menceritakan kepada kami [Yunus Bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas bin Malik], Penduduk Makkah pernah meminta Rasulullah shallalhu'alaihi wasallam agar diperlihatkan kepada mereka tanda kenabian (mukjizat). Maka (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) memperlihatkan kepada mereka terbelahnya bulan sebanyak dua kali. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ قَتَادَةَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ شَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لَا يَقْطَعُهَا
Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik], Nabi shallahu'alaihi wasallam pernah bersabda, "Di surga ada pohon, yang jika seseorang pengendara mengelilingi bayangannya selama seratus tahun, tidak bakalan dia bisa menyelesaikannya". (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ حَدَّثَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَا أَنَا أَسِيرُ فِي الْجَنَّةِ إِذْ عَرَضَ لِي نَهَرٌ حَافَّتَاهُ قِبَابُ اللُّؤْلُؤِ الْمُجَوَّفِ فَقُلْتُ مَا هَذَا يَا جِبْرِيلُ قَالَ هَذَا الْكَوْثَرُ الَّذِي أَعْطَاكَ رَبُّكَ قَالَ فَأَهْوَى الْمَلَكُ بِيَدِهِ فَأَخْرَجَ مِنْ طِينِهِ مِسْكًا أَذْفَرَ
Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] berkata, [Anas bin Malik] menceritakan, Rasulullah bersabda, "Tatkala saya berjalan di surga, saya melihat sungai. Kedua tepinya dipenuhi permata yang berongga, lalu saya bertanya? Apakah itu wahai Jibril?. Dia menjawab, itu adalah al-Kautsar, yang telah diberikan rabbmu padamu". (Rosulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Kemudian malaikat menyentuhkannya dengan tangannya, lalu keluar dari tanahnya minyak kasturi yang sangat harum". (musnad_ahmad)