Total Data: 26363
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ أَنَّ أَنَسًا سُئِلَ عَنْ شَعَرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا رَأَيْتُ شَعَرًا أَشَبَهَ بِشَعْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ قَتَادَةَ فَفَرِحَ يَوْمَئِذٍ قَتَادَةُ
Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Humaid], [Anas] ditanya tentang rambut Nabi Shallallahu'alaihi wasallam. Ia berkata, saya tidak pernah melihat rambut yang mirip dengan rambut Nabi Shallallahu'alaihi wasallam melainkan rambut Qatadah. Maka Qatadah sangat gembira. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا خَارِجَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ مِنْ وَلَدِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ انْصَرَفْنَا مِنْ الظُّهْرِ مَعَ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدٍ فَدَخَلْنَا عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ فَقَالَ يَا جَارِيَةُ انْظُرِي هَلْ حَانَتْ قَالَ قَالَتْ نَعَمْ فَقُلْنَا لَهُ إِنَّمَا انْصَرَفْنَا مِنْ الظُّهْرِ الْآنَ مَعَ الْإِمَامِ قَالَ فَقَامَ فَصَلَّى الْعَصْرَ ثُمَّ قَالَ هَكَذَا كُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin Amar], telah menceritakan kepada kami [Kharijah bin Abdullah] dari anak Zaid bin Tsabit dari [bapaknya] berkata, kami pulang dari shalat dluhur bersama Kharijah bin Zaid. Lantas kami temui [Anas bin Malik], dia bertanya, wahai sobat, lihatlah apakah telah masuk waktu shalat zhuhur?. Ayah Zaid berkata, Kharijah menjawab 'iya'. Kami berkata kepada Anas, sekarang kami pulang dari shalat zhuhur bersama sang imam. (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata, (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) lantas berdiri dan shalat ashar kemudian berkata, beginilah kami shalat bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ يَهُودِيًّا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مَعَ أَصْحَابِهِ فَقَالَ السَّامُ عَلَيْكُمْ فَرَدَّ عَلَيْهِ الْقَوْمُ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَدْرُونَ مَا قَالَ قَالُوا نَعَمْ قَالَ السَّامُ عَلَيْكُمْ قَالَ رُدُّوا عَلَيَّ الرَّجُلَ فَرَدُّوهُ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتَ كَذَا وَكَذَا قَالَ نَعَمْ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ فَقُولُوا عَلَيْكَ أَيْ عَلَيْكَ مَا قُلْتَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Bakr] berkata, telah memberitakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas], Seorang yahudi mendatangi Nabi Shallallahu'alaihi wasallam ketika sedang bersama dengan para sahabatnya. Si yahudi berkata, ' Assamu 'alaikum' (kematian atas kalian). Para sahabat menjawabnya. Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bertanya, "Apa kalian tahu apa yang dia katakan?". Mereka menjawab 'ya', yaitu dia mengatakan, 'kematian atas kalian'. (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda, "bawalah orang tadi kepadaku", Para sahabat kemudian membawa si yahudi itu. Nabi Shallallahu'alaihi wasallam menginterogasi, "Betulkah kamu telah mengatakan begini-begini". Dia menjawab, ya. Maka Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Jika ada seorang dari ahli kitab mengucapkan salam pada kalian, maka jawablah 'WA 'ALAIKA'" maksudnya semoga menimpamu atas yang kamu ucapkan. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ السَّهْمِيُّ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي طَرِيقٍ مَعَهُ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِهِ فَلَقِيَتْهُ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي إِلَيْكَ حَاجَةً فَقَالَ يَا أُمَّ فُلَانٍ اجْلِسِي فِي أَيِّ نَوَاحِي السِّكَكِ شِئْتِ أَجْلِسْ إِلَيْكِ فَفَعَلَتْ فَجَلَسَ إِلَيْهَا حَتَّى قَضَتْ حَاجَتَهَا
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Bakr as-Sahmi], telah menceritakan kepada kami [Humaid At-Thawil], dari [Anas] berkata, Nabi Shallallahu'alaihi wasallam sedang berada di suatu jalan bersama dengan para sahabatnya. Tiba-tiba seorang wanita menemuinya. (Wanita itu) berkata; "wahai Rasulullah, aku mempunyai urusan dengan anda." Maka beliau menjawab: "wahai Umu Fulan, duduklah di sudut jalan yang kau kehendaki dan saya akan menurut." Maka wanita itu melakukannya, dan (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) menemuinya sampai wanita itu menyelesaikan urusannya. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا حَلَقَ بَدَأَ بِشِقِّ رَأْسِهِ الْأَيْمَنِ فَحَلَقَهُ ثُمَّ نَاوَلَهُ أَبَا طَلْحَةَ قَالَ ثُمَّ حَلَقَ شِقَّ رَأْسِهِ الْأَيْسَرَ فَقَسَمَهُ بَيْنَ النَّاسِ
Telah menceritakan kepada kami [Wahhab bin Jarir], telah menceritakan kepada kami [Hisyam], dari [Muhammad] dari [Anas bin Malik], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam tatkala bercukur, memulai dari sebelah kanannya kemudian memotong (rambutnya). Lalu potongan tersebut ia serahkan kepada Abu Thalhah. (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata, lalu beliau mencukur bagian kirinya dan membagi-bagikannya kepada orang-orang. (musnad_ahmad)