Total Data: 26363
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْعَمِّيُّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَلِجُ حَائِطَ الْقُدُسِ مُدْمِنُ الْخَمْرِ وَلَا الْعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ وَلَا الْمَنَّانُ عَطَاءَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah al-'Ami] dari ['Ali Bin Zaid] dari [Anas bin Malik], ia berkata Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Tidak boleh masuk bangunan (dinding) Al Quds seorang pecandu arak, seorang yang durhaka kepada kedua orang tuanya dan orang yang memberi suatu pemberian dengan disertai cacian dan umpatan." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ طَهْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا قَالَ كَانَتْ زَيْنَبُ بِنْتُ جَحْشٍ تَفْخَرُ عَلَى نِسَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْكَحَنِي مِنْ السَّمَاءِ وَأَطْعَمَ عَلَيْهَا يَوْمَئِذٍ خُبْزًا وَلَحْمًا وَكَانَ الْقَوْمُ جُلُوسًا كَمَا هُمْ فِي الْبَيْتِ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجَ فَلَبِثَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَلْبَثَ ثُمَّ رَجَعَ وَالْقَوْمُ جُلُوسٌ كَمَا هُمْ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَيْهِ وَعُرِفَ فِي وَجْهِهِ فَنُزِّلَ آيَةُ الْحِجَابِ
Telah menceritakan kepada kami [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah], telah menceritakan kepada kami [Isa Bin Thahman] berkata, saya telah mendengar [Anas] berkata, Pernah Zainab Binti Jahsy membanggakan diri kepada para istri Nabi Shallallahu'alaihi wasallam dengan mengatakan "Yang menikahkanku adalah Allah 'azza wajalla melalui langit" saat itu nabi memberinya santapan berupa roti dan daging sedang para sahabat duduk-duduk dirumah beliau sebagaimana mereka uduk-duduk dirumahnya sendiri. Lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berdiri dan pergi beberapa saat. Lalu beliau kembali sedang para sahabatt masih duduk-duduk sebagaimana semula. Hal ini sangat memberatkan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Hal itu terlihat dari raut wajahnya. Maka turunlah ayat hijab. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَيْتِهِ فَسَأَلَهُ رَجُلٌ مَتَى السَّاعَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَمَا إِنَّهَا قَائِمَةٌ فَمَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ وَاللَّهِ مَا أَعْدَدْتُ مِنْ كَثِيرِ عَمَلٍ إِلَّا أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ فَإِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكَ مَا احْتَسَبْتَ
Telah menceritakan kepada kami [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [al-Mubarak], telah menceritakan kepada kami [al-Hasan] dari [Anas Bin Malik] berkata, Suatu kali saya bersama Nabi Shallallahu'alaihi wasallam di rumahnya. Tiba-tiba ada seseorang bertanya, kapan kiamat terjadi wahai Rasulullah?". Nabi Shallallahu'alaihi wasallam menjawab "Itu pasti terjadi, dan apa yang kau persiapkan?" (orang itu) menjawab, saya tidak mempersiapkannya dengan banyak amal, hanya saya tetap mencintai Allah dan RasulNya. (Nabi Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda, "Kamu akan bersama dengan yang kau cintai, dan bagimu apa yang kau harapkan". (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَطَبَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ يُسْنِدُ ظَهْرَهُ إِلَى خَشَبَةٍ فَلَمَّا كَثُرَ النَّاسُ قَالَ ابْنُوا لِي مِنْبَرًا أَرَادَ أَنْ يُسْمِعَهُمْ فَبَنَوْا لَهُ عَتَبَتَيْنِ فَتَحَوَّلَ مِنْ الْخَشَبَةِ إِلَى الْمِنْبَرِ قَالَ فَأَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّهُ سَمِعَ الْخَشَبَةَ تَحِنُّ حَنِينَ الْوَالِدِ قَالَ فَمَا زَالَتْ تَحِنُّ حَتَّى نَزَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمِنْبَرِ فَمَشَى إِلَيْهَا فَاحْتَضَنَهَا فَسَكَنَتْ
Telah menceritakan kepada kami [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [al-Mubarak], telah menceritakan kepada kami [al-Hasan] dari [Anas Bin Malik] berkata, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam jika berkhutbah pada hari jum'at, beliau sandarkan punggungnya di atas sebuah tongkat. Tatkala orang bertambah banyak beliau bersabda, "Buatkanlah mimbar untukku". Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bermaksud supaya orang-orang mendengarnya. Lalu mereka membuatnya dua tangga sehingga beliau berpindah dari semula bersandar tongkat kemudian memakai mimbar. (Al-Hasan) berkata, Anas bin Malik memberi tahu saya bahwa dirinya pernah mendengar tongkat tersebut menangis sendu seperti tangisan orang tua dan tetap menangis hingga Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam turun dari mimbar, menemuinya dan menimangnya hingga diam. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِى طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ مَا عُرِضَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طِيبٌ قَطُّ فَرَدَّهُ
Telah menceritakan kepada kami [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [al-Mubarok] dari [Isma'il bin Abdullah bin Abu Thalhah] dari [Anas Bin Malik] berkata, Tidak ada wewangian yang diberikan kepada Nabi Shallallahu'alaihi wasallam lalu beliau menolaknya. (musnad_ahmad)