Total Data: 26363
حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ فِي تَفْسِيرِ شَيْبَانَ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ وَحَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَجُلًا نَادَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَهُوَ يَخْطُبُ النَّاسَ بِالْمَدِينَةِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَحَطَ الْمَطَرُ وَأَمْحَلَتْ الْأَرْضُ وَقَحَطَ النَّاسُ فَاسْتَسْقِ لَنَا رَبَّكَ فَنَظَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى السَّمَاءِ وَمَا نَرَى كَثِيرَ سَحَابٍ فَاسْتَسْقَى فَنَشَأَ السَّحَابُ بَعْضَهُ إِلَى بَعْضٍ ثُمَّ مُطِرُوا حَتَّى سَالَتْ مَثَاعِبُ الْمَدِينَةِ وَاطَّرَدَتْ طُرُقُهَا أَنْهَارًا فَمَا زَالَتْ كَذَلِكَ إِلَى يَوْمِ الْجُمُعَةِ الْمُقْبِلَةِ مَا تُقْلِعُ ثُمَّ قَامَ ذَلِكَ الرَّجُلُ أَوْ غَيْرُهُ وَنَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَحْبِسَهَا عَنَّا فَضَحِكَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا فَدَعَا رَبَّهُ فَجَعَلَ السَّحَابُ يَتَصَدَّعُ عَنْ الْمَدِينَةِ يَمِينًا وَشِمَالًا يُمْطِرُ مَا حَوْلَهَا وَلَا يُمْطِرُ فِيهَا شَيْئًا
Telah menceritakan kepada kami [Husain] pada tafsir [Syaiban] dari [Qatadah] berkata; dan telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik], ada seorang laki-laki memanggil Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pada hari Jumat. Saat itu beliau sedang berkhutbah di hadapan para sahabat di Madinah. Dia berkata; "Wahai Rasulullah, seudah sekian lama hujan tidak turun, bumi telah tandus, manusia ditimpa paceklik, maka minta hujanlah untuk kami kepada robbmu!" Nabi Shallallahu'alaihi wasallam melihat ke langit, dan tidak terlihat banyak awan. Lalu (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) beristisqa', dan bermunculan awan yang saling menyatu kemudian turunlah hujan hingga mengalirlah aliran-aliran air di Madinah dan berubah jalan-jalannya menjadi sungai. Hal ini berlangsung sampai Jumat berikutnya dan tidak terhenti. Kemudian laki-laki tersebut atau yang lainnya berdiri saat Nabiyullah Shallallahu'alaihi wasallam sedang berkhutbah dan berkata; "Wahai Nabiyullah, berdo'alah kepada Allah agar menyingkirkan hujan itu dari kami". Lalu Nabiyullah Shallallahu'alaihi wasallam tertawa dan bersabda: "Ya Allah, turunkanlah di sekitar kami dan bukan pada kami". (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) berdo'a kepada rabbinya, maka awan-awan tergeser dari Madinah ke arah kanan dan kiri, menghujani di sekitarnya dan tidak turun di Madinah sedikitpun. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُخْتَارِ قَالَ سَمِعْتُ مُوسَى بْنَ أَنَسٍ قَالَ وَرُبَّمَا قَعَدْنَا إِلَيْهِ أَنَا وَهُوَ قَالَ وَكَانَ مِنْ فِتْيَانِنَا أَحْدَثُ مِنِّي سِنًّا يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّ أَنَسًا وَامْرَأَةً فَجَعَلَ أَنَسًا عَنْ يَمِينِهِ وَالْمَرْأَةَ خَلْفَهُمَا
Telah menceritakan kepada kami [Husain], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah], dari [Abdullah bin Al Mukhtar] berkata; saya telah mendengar [Musa bin Anas] berkata--Adakalanya kami duduk bersamanya, dia dikalangan kami lebih muda daripadaku--menceritakan dari [Anas], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam mengimami Anas dan seorang wanita, maka beliau meletakan Anas di sebelah kanannya dan wanita di belakang mereka berdua. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ يَعْنِي ابْنَ عُيَيْنَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ جُدْعَانَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَوْتُ أَبِي طَلْحَةَ فِي الْجَيْشِ خَيْرٌ مِنْ فِئَةٍ قَالَ وَكَانَ يَجْثُو بَيْنَ يَدَيْهِ فِي الْحَرْبِ ثُمَّ يَنْثُرُ كِنَانَتَهُ وَيَقُولُ وَجْهِي لِوَجْهِكَ الْوِقَاءُ وَنَفْسِي لِنَفْسِكَ الْفِدَاءُ
Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] yaitu Ibnu 'Uyainah dari ['Ali bin Jud'an] dari [Anas] Rasulullah bersabda: "Suara Abu Thalhah dalam pasukan itu lebih baik daripada satu pasukan". (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata; Biasa Abu Thalhah duduk di atas lututnya di hadapan (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) pada saat perang kemudian menyebarkan tabung anak panahnya dan berkata; "Wajahku adalah tameng wajahmu, dan jiwaku bagi jiwamu sebagai busan". (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ مَا عُرِضَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طِيبٌ قَطُّ فَرَدَّهُ
Telah menceritakan kepada kami [Husain] telah menceritakan kepada kami [Al Mubarok] dari [Isma'il bin Abdullah bin Abu Thalhah] dari [Anas bin Malik] berkata; tidak pernah Nabi Shallallahu'alaihi wasallam diberi wewangian lalu menolak. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ يَعْنِي ابْنَ حَازِمٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ فُزِّعَ النَّاسُ فَرَكِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَسًا لِأَبِي طَلْحَةَ بَطِيئًا ثُمَّ خَرَجَ يَرْكُضُ وَحْدَهُ فَرَكِبَ النَّاسُ يَرْكُضُونَ خَلْفَهُ فَقَالَ لَمْ تُرَاعُوا إِنَّهُ لَبَحْرٌ قَالَ فَوَاللَّهِ مَا سُبِقَ بَعْدَ ذَلِكَ الْيَوْمِ
Telah menceritakan kepada kami [Husain] telah menceritakan kepada kami [Jarir] yaitu Ibnu Hazm dari [Muhammad bin Sirrin] dari [Anas bin Malik] berkata; Orang-orang ketakutan. Lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menaiki kuda milik Abu Thalhah yang lambat. Kemudian beliau keluar sendirian dengan cepat, dan orang-orang mengikuti beliau. Lalu bersabda: " Kuda ini betul-betul sangat cepat larinya ". (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata; demi Allah, Kuda tersebut tidak pernah terkalahkan setelah hari itu. (musnad_ahmad)