Total Data: 26363
حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَدِمَتْ عِيرٌ مَرَّةً الْمَدِينَةَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ فَخَرَجَ النَّاسُ وَبَقِيَ اثْنَا عَشَرَ فَنَزَلَتْ { وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوا إِلَيْهَا }
Telah bercerita kepada kami [Ibnu Idris] dari [Hushoin] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Jabir] berkata; "Pada suatu kali, serombongan pedagang datang ke Madinah ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang berkhutbah, maka orang-orang keluar hingga tersisa dua belas orang, maka turunlah ayat, 'Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya ". (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ ح وَعَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ ح وَكَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَسَمَّى بِاسْمِي فَلَا يَتَكَنَّى بِكُنْيَتِي وَمَنْ تَكَنَّى بِكُنْيَتِي فَلَا يَتَسَمَّى بِاسْمِي
Telah bercerita kepada kami [Isma'il] yaitu Ibnu 'Ulayyah telah bercerita kepada kami [Hisyam] -lewat jalur periwayatan lain-- Dan [Abdushshamad] telah bercerita kepada kami [Hisyam] dan [Katsir bin Hisyam] telah bercerita kepada kami [Hisyam] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa memberi nama dengan namaku, janganlah berkuniyah (nama yang disandarkan pada nama anak) dengan kuniyahku, barangsiapa berkuniyah dengan kuniyahku maka jangan memakai nama dengan namaku". (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْمُحَاقَلَةِ وَالْمُزَابَنَةِ وَالْمُخَابَرَةِ وَالْمُعَاوَمَةِ وَالثُّنْيَا وَرَخَّصَ فِي الْعَرَايَا
Telah bercerita kepada kami [Isma'il] telah bercerita kepada kami [Ayyub] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang dari juAl beli muhaqolah (menjual tanaman yang masih dalam tangkainya dengan makanan pokok), muzabanah (menjual kurma di pohon yang masih basah dengan beberapa wasak buah kurma kering), mukhobaroh (membagi hasil sawah atau ladang menjadi sepertiga atau seperempat sementara benihnya berasal dari yang mempunyai sawah atau ladang tersebut) dan juAl beli mu'awamah (jual beli secara tahunan) dan dari ats-tsun-ya (mengecualikan sesuatu yang tidak jelas dalam akad juAl beli misalnya si penjual berkata; saya menjual setakar gandum ini kecuali sebagiannya) dan (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam) memberikan keringanan, khusus dalam juAl beli 'aroya (jual beli kurma basah yang masih pada pohonnya yang hampir menjadi kurma dengan ditukar kurma masak, karena kurma masak adalah kebutuhan pokok yang tak bisa ditangguhkan) " (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مُغِيرَةَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرٍ قَالَ تُوُفِّيَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ حَرَامٍ يَعْنِي أَبَاهُ أَوْ اسْتُشْهِدَ وَعَلَيْهِ دَيْنٌ فَاسْتَعَنْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى غُرَمَائِهِ أَنْ يَضَعُوا مِنْ دَيْنِهِ شَيْئًا فَطَلَبَ إِلَيْهِمْ فَأَبَوْا فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اذْهَبْ فَصَنِّفْ تَمْرَكَ أَصْنَافًا الْعَجْوَةَ عَلَى حِدَةٍ وَعِذْقَ زَيْدٍ عَلَى حِدَةٍ وَأَصْنَافَهُ ثُمَّ ابْعَثْ إِلَيَّ قَالَ فَفَعَلْتُ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَلَسَ عَلَى أَعْلَاهُ أَوْ فِي وَسَطِهِ ثُمَّ قَالَ كِلْ لِلْقَوْمِ قَالَ فَكِلْتُ لِلْقَوْمِ حَتَّى أَوْفَيْتُهُمْ وَبَقِيَ تَمْرِي كَأَنَّهُ لَمْ يَنْقُصْ مِنْهُ شَيْءٌ
Telah bercerita kepada kami [Jarir] dari [Mughiroh] dari [Sya'bi] dari [Jabir] berkata Abdullah bin 'Amr bin Harom yaitu ayah Jabir wafat atau gugur di medan jihad padahal ia masih memiliki tanggungan hutang, maka aku memohon pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk menyuruh pemberi hutang mengugurkan sebagian hutangnya, lalu memohon kepada mereka namun mereka menolaknya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku, "Pergilah lalu bagi kurmamu menjadi beberapa bagian: 'Ajwah satu bagian, 'idzqu zaid satu bagian dan yang lainnya kemudian bawalah kepadaku. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata; ketika saya kerjakan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang, kemudian duduk di atasnya atau ditengahnya, lalu bersabda: "Timbanglah untuk kaum itu!" (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata; lalu saya menimbangnya untuk kaum tersebut sampai semuanya terpenuhi dan masih tersisa kurmaku, seolah-olah tidak berkurang. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا وَابْنَ الزُّبَيْرِ يَعْنِي أَنَّهُ رَمَى الْجَمْرَةَ بِمِثْلِ حَصَى الْخَذْفِ
Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ibnu Juraij] telah menghabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] sesungguhnya telah mendengar [Jabir] dan [Ibnu Zubair] sesungguhnya (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam) melempar jumroh dengan kerikil sebesar kelingking. (musnad_ahmad)