Hadits Musnad Ahmad.

RESET

Total Data: 26363

Nomer Hadits : 14411

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ عَرْشَ إِبْلِيسَ عَلَى الْبَحْرِ فَيَبْعَثُ سَرَايَاهُ فَأَعْظَمُهُمْ عِنْدَهُ أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً

Telah bercerita kepada kami [Abu Nu'aim] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Kerajaan Iblis berada di atas laut, dia mengirimkan bala tentaranya, yang paling besar kedudukannya adalah yang paling besar godaannya terhadap manusia". (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 14412

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ إِبْلِيسَ قَدْ أَيِسَ أَنْ يَعْبُدَهُ الْمُصَلُّونَ وَلَكِنْ فِي التَّحْرِيشِ بَيْنَهُمْ حَدَّثَنَاه وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ مَعْنَاهُ

Telah bercerita kepada kami [Abu Nu'aim] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Iblis telah berputus asa dari harapan untuk disembah orang-orang yang shalat tapi dia telah mengodanya untuk mengadu domba di antara mereka". Telah bercerita kepada kami [Waki'] dan [Sufyan] secara makna. (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 14413

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ

Telah bercerita kepada kami [Abu Nu'aim] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Al 'A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam "Setiap hamba dibangkitkan seperti keadaan ketika matinya". (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 14414

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي الزُّبَيْرِيَّ حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ يَعْنِي ابْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ الْجَزَرِيَّ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُجَّاجًا لَا نُرِيدُ إِلَّا الْحَجَّ وَلَا نَنْوِي غَيْرَهُ حَتَّى إِذَا بَلَغْنَا سَرِفَ حَاضَتْ عَائِشَةُ فَدَخَلَ عَلَيْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ تَبْكِي فَقَالَ مَا لَكِ تَبْكِينَ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَصَابَنِي الْأَذَى قَالَ إِنَّمَا أَنْتِ مِنْ بَنَاتِ آدَمَ يُصِيبُكِ مَا يُصِيبُهُنَّ قَالَ وَقَدِمْنَا الْكَعْبَةَ فِي أَرْبَعٍ مَضَيْنَ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ أَيَّامًا أَوْ لَيَالِيَ فَطُفْنَا بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَنَا فَأَحْلَلْنَا الْإِحْلَالَ كُلَّهُ قَالَ فَتَذَاكَرْنَا بَيْنَنَا فَقُلْنَا خَرَجْنَا حُجَّاجًا لَا نُرِيدُ إِلَّا الْحَجَّ وَلَا نَنْوِي غَيْرَهُ حَتَّى إِذَا لَمْ يَكُنْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ عَرَفَاتٍ إِلَّا أَرْبَعَةُ أَيَّامٍ أَوْ لَيَالٍ خَرَجْنَا إِلَى عَرَفَاتٍ وَمَذَاكِيرُنَا تَقْطُرُ الْمَنِيَّ مِنْ النِّسَاءِ قَالَ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ خَطِيبًا فَقَالَ أَلَا إِنَّ الْعُمْرَةَ قَدْ دَخَلَتْ فِي الْحَجِّ وَلَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ مَا سُقْتُ الْهَدْيَ وَلَوْلَا الْهَدْيُ لَأَحْلَلْتُ فَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَحِلَّ فَقَامَ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ خَبِّرْنَا خَبَرَ قَوْمٍ كَأَنَّمَا وُلِدُوا الْيَوْمَ أَلِعَامِنَا هَذَا أَمْ لِلْأَبَدِ قَالَ لَا بَلْ لِلْأَبَدِ قَالَ فَأَتَيْنَا عَرَفَاتٍ وَانْصَرَفْنَا مِنْهَا ثُمَّ إِنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَجِدُ فِي نَفْسِي قَدْ اعْتَمَرُوا قَالَ إِنَّ لَكِ مِثْلَ مَا لَهُمْ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَجِدُ فِي نَفْسِي فَوَقَفَ بِأَعْلَى وَادِي مَكَّةَ وَأَمَرَ أَخَاهَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي بَكْرٍ فَأَرْدَفَهَا حَتَّى بَلَغَتْ التَّنْعِيمَ ثُمَّ أَقْبَلَتْ

Telah bercerita kepada kami [Abu Ahmad, Muhammad bin Abdullah] yaitu Az Zubaidi telah bercerita kepada kami [Ma'qil] yaitu Ibnu 'Ubaidah Al Jazari dari ['Atho'] dari [Jabir bin Abdullah] berkata; kami berangkat bersama Rasulullah dalam rangka berhaji, tidak ada niat selainnya. Sampai kami di Sarifa, 'Aisyah haid. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menemuinya dan dia sedang menangis. beliau bertanya, kenapa kamu menangis. Dia menjawab, saya terkena gangguan. (Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kamu adalah anak Adam, itu sudah menjadi taqdir yang harus menimpamu." lalu kami mendatangi Ka'bah pada tanggal empat Dzulhijjah, lalu kami melakukan thawaf di Baitullah, antara Shafa dan Marwa. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh kami agar kami bertahallul, lalu kami saling mengingatkan, kami berkata: kami berangkat sebagai orang yang berhaji, dan tidak ada niat kecuali haji dengan tidak selainnya. Sampai hingga tidak tersisa jarak antara kami dengan 'Arofah selain empat hari atau empat malam, kami berangkat ke 'Arofah dan kemaluan kami memancarkan sperma karena wanita. Maka hal itu sampai pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu beliau berdiri untuk berkhutbah dan berkata; ketahuilah sesungguhnya umrah telah masuk pada haji, kalau saja saya masih bisa meniatkan pertama kali hal yang telah saya tinggalkan maka saya tidak akan menyembelih sembelihan, seandainya bukan karena sembelihan, maka saya akan bertahallul. Siapa yang tidak membawa binatang sembelihan maka hendaklah bertahallul. Lalu Suroqoh bin Malik bin Ju'syum berdiri lalu berkata; Wahai Rasulullah beri kabarlah kepada kami, kabar suatu kaum seolah-olah mereka dilahirkan baru saja. Apakah ini khusus untuk tahun ini saja atau untuk selamanya?. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Untuk selamanya". Lalu kami mendatangi 'Arofah dan kami meninggalkannya, lalu 'Aisyah berkata; Wahai Rasulullah saya merasa sedih, karena mereka telah melakukan umrah. Beliau bersabda: "Sesungguhnya kamu mendapatkan sebagaimana yang mereka dapatkan. Dia berkata; Wahai Rasulullah sesungguhnya saya merasa sedih! Lalu beliau berhenti di tempat yang tinggi Makkah dan memerintahkan saudaranya Abdurrahman bin Abu Bakar lalu dia memboncengkannya sampai di Tan'im lalu meninggalkannya. (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 14415

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَخَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَا حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ يَعْنِي ابْنَ صُبَيْحٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَدِمْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُبْحَ أَرْبَعٍ مَضَيْنَ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ مُهِلِّينَ بِالْحَجِّ كُلُّنَا فَأَمَرَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَطُفْنَا بِالْبَيْتِ وَصَلَّيْنَا الرَّكْعَتَيْنِ وَسَعَيْنَا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ أَمَرَنَا فَقَصَّرْنَا ثُمَّ قَالَ أَحِلُّوا قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ حِلُّ مَاذَا قَالَ حِلُّ مَا يَحِلُّ لِلْحَلَالِ مِنْ النِّسَاءِ وَالطِّيبِ قَالَ فَغُشِيَتْ النِّسَاءُ وَسَطَعَتْ الْمَجَامِرُ قَالَ خَلَفٌ وَبَلَغَهُ أَنَّ بَعْضَهُمْ يَقُولُ يَنْطَلِقُ أَحَدُنَا إِلَى مِنًى وَذَكَرُهُ يَقْطُرُ مَنِيًّا قَالَ فَخَطَبَهُمْ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ إِنِّي لَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ مَا سُقْتُ الْهَدْيَ وَلَوْ لَمْ أَسُقْ الْهَدْيَ لَأَحْلَلْتُ أَلَا فَخُذُوا مَنَاسِكَكُمْ قَالَ فَقَامَ الْقَوْمُ بِحِلِّهِمْ حَتَّى إِذَا كَانَ يَوْمُ التَّرْوِيَةِ وَأَرَادُوا التَّوَجُّهَ إِلَى مِنًى أَهَلُّوا بِالْحَجِّ قَالَ فَكَانَ الْهَدْيُ عَلَى مَنْ وَجَدَ وَالصِّيَامُ عَلَى مَنْ لَمْ يَجِدْ وَأَشْرَكَ بَيْنَهُمْ فِي هَدْيِهِمْ الْجَزُورَ بَيْنَ سَبْعَةٍ وَالْبَقَرَةَ بَيْنَ سَبْعَةٍ وَكَانَ طَوَافُهُمْ بِالْبَيْتِ وَسَعْيُهُمْ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ لِحَجِّهِمْ وَعُمْرَتِهِمْ طَوَافًا وَاحِدًا وَسَعْيًا وَاحِدًا

Telah bercerita kepada kami [Husain bin Muhammad] dan [Kholaf Bin Walid] berkata; telah bercerita kepada kami [Ar-Robi'] yaitu Ibnu Shubaih dari ['Atho'] dari [Jabir bin Abdullah] berkata; kami datang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada waktu subuh tanggal empat Dzulhijjah dengan berihram untuk haji semuanya. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh kami, kami melakukan thawaf di Baitullah. Kami shalat dua rekaat dan melakukan sa'i antara Shofa dan Marwa. Kemudian beliau menyuruh kami, lalu kami meringkasnya kemudian bersabda: "Bertahallullah kalian", kami bertanya, Wahai Rasulullah, tahallul untuk apa? beliau menjawab, tahallul sebagaimana dalam keadaan tidak ihram dari wanita dan wangi-wangian. Lalu para wanita ditutupi dan arang-arang menyala. Kholaf berkata sampai kepadanya, sesungguhnya sebagian mereka berkata; salah seorang dari kami bertolak ke Mina dan spermanya terpancar dari kemaluannya. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah kepada mereka, memuji Allah kemudian bersabda: "Jika saya masih bisa meniatkan pertama kali hal yang telah saya tinggalkan maka saya tidak akan menyembelih kurban. Kalau saja saya tidak menyembelih sembelihan maka saya akan bertahallul, Hendaklah kalian lakukan manasik kalian". Lalu orang-orang bangun setelah mereka dalam keadaan halal, sampai pada Hari Tarwiyah dan hendak menuju Mina, mereka meniatkan haji. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; "Maka yang mendapatkan (hewan sembelihan) dia berkurban, dan bagi yang tidak mendapatkannya melakukan puasa." Mereka bersekutu dalam sembelihan mereka, satu unta untuk tujuh orang dan satu sapi untuk tujuh orang juga. Thawaf mereka di Baitullah dan sai mereka antara Shofa dan Marwa, demikian itu untuk haji mereka dan umrah mereka. Satu thawaf dan satu sai. (musnad_ahmad)