Total Data: 26363
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ عَنْ زَبَّانَ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ آيَةُ الْعِزِّ { الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا } الْآيَةَ كُلَّهَا
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ghoilan] telah menceritakan kepada kami [Risydin] dari [Zabban] dari [Sahl] dari [Bapaknya] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda: "Ayat kemuliaan adalah 'Dan Katakanlah: "Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak.. sampai akhir ayat. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ عَنْ زَبَّانَ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ النَّاسُ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ghoilan] telah menceritakan kepada kami [Risydin] dari [Zabban] dari [Sahl] dari [Bapaknya] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda: "Seorang muslim sejati adalah orang yang manusia lainnya selamat dari lidah dan tangannya". (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ عَنْ زَبَّانَ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عِبَادًا لَا يُكَلِّمُهُمْ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ قِيلَ لَهُ مَنْ أُولَئِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مُتَبَرٍّ مِنْ وَالِدَيْهِ رَاغِبٌ عَنْهُمَا وَمُتَبَرٍّ مِنْ وَلَدِهِ وَرَجُلٌ أَنْعَمَ عَلَيْهِ قَوْمٌ فَكَفَرَ نِعْمَتَهُمْ وَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] berkata; telah menceritakan kepada kami [Risydin] dari [Zabban] dari [Sahl] dari [Bapaknya] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda: " Allah Tabaraka Wa Ta'ala memiliki hamba-hamba, yang Allah tidak mengajak berbicara kepada mereka, tidak mensucikan dan tidak melihat kepada mereka." Ditanyakan kepada beliau, siapakah mereka itu Wahai Rasulullah? Beliau bersabda: "Seseorang yang berlepas diri dari kedua orangtuanya dan membenci keduanya, seseorang yang berlepas diri dari anaknya, dan seseorang yang pernah diberi kenikmatan oleh suatu kaum, lantas ia mengufurinya dan berlepas diri dari kebaikan-kebaikan mereka. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ حَدَّثَنَا أَبُو مَرْحُومٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ مِنْ أَيِّ الْحُورِ شَاءَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Abu Marhum] dari [Sahl bin Mu'adz] dari [Bapaknya] Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Barangsiapa yang menahan marah padahal dia mampu untuk melampiaskannya, niscaya Allah Tabaraka Wa Ta'ala memanggilnya di tengah kerumunan manusia sehingga dia bebas memilih bidadari yang dia sukai". (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ بِحِفْظِهِ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ أَبُو يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو مَرْحُومٍ عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ مَيْمُونٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَعْطَى لِلَّهِ تَعَالَى وَمَنَعَ لِلَّهِ وَأَحَبَّ لِلَّهِ وَأَبْغَضَ لِلَّهِ وَأَنْكَحَ لِلَّهِ فَقَدْ اسْتَكْمَلَ إِيمَانَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] dengan hapalannya, berkata; telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Abu Ayyub, Abu Yahya] berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Marhum Abdurrahim bin Maimun] dari [Sahl bin Mu'adz Al Juhani] dari [Bapaknya] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Barangsiapa yang memberi karena Allah Ta'ala, menahan pemberian karena Allah Ta'ala, marah karena Allah Ta'ala dan menikah karena Allah Ta'ala maka imannya telah sempurna". (musnad_ahmad)