Hadits Musnad Ahmad.

RESET

Total Data: 26363

Nomer Hadits : 15091

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ نَبَتَ لَهُ غَرْسٌ فِي الْجَنَّةِ وَمَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فَأَكْمَلَهُ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ أَلْبَسَ وَالِدَاهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَاجًا هُوَ أَحْسَنُ مِنْ ضَوْءِ الشَّمْسِ فِي بُيُوتٍ مِنْ بُيُوتِ الدُّنْيَا لَوْ كَانَتْ فِيهِ فَمَا ظَنُّكُمْ بِالَّذِي عَمِلَ بِهِ

Telah menceritakan kepada kami [Hasan] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] telah menceritakan kepada kami [Zabban] dari [Sahl] dari [Bapaknya] dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda: "Barangsiapa membaca SUBHANA ALLAHIL ADZIM, maka tanaman di surga akan tumbuh baginya. Dan barangsiapa yang membaca Al Qur'an, lalu dia melengkapinya dan mengamalkannya maka pada Hari Kiamat dia memasang sebuah mahkota untuk kedua orang tuanya yang lebih baik daripada cahaya matahari yang masuk ke rumah- rumah di dunia. Kalau demikian, bagaimana tanggapan kalian mengeanai yang mengamalkannya?". (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 15092

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ مَرَّ عَلَى قَوْمٍ وَهُمْ وُقُوفٌ عَلَى دَوَابَّ لَهُمْ وَرَوَاحِلَ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ارْكَبُوهَا سَالِمَةً وَدَعُوهَا سَالِمَةً وَلَا تَتَّخِذُوهَا كَرَاسِيَّ لِأَحَادِيثِكُمْ فِي الطُّرُقِ وَالْأَسْوَاقِ فَرُبَّ مَرْكُوبَةٍ خَيْرٌ مِنْ رَاكِبِهَا هِيَ أَكْثَرُ ذِكْرًا لِلَّهِ تَعَالَى مِنْهُ

Telah menceritakan kepada kami [Hasan] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] telah menceritakan kepada kami [Zabban] dari [Sahl bin Mu'adz] dari [Bapaknya] dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam beliau melewati suatu kaum yang mereka sedang berhenti pada hewan tunggangan dan binatang muatan mereka. Lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda kepada mereka, "Naikilah dengan nyaman, atau tinggalkanlah dengan nyaman, dan janganlah kalian menjadikannya sebagai kursi pembicaraan kalian di jalan-jalan atau di pasar-pasar. Bisa jadi yang dinaiki itu lebih baik daripada yang menaiki dan lebih banyak dzikirnya kepada Allah Tabaraka Wa Ta'ala daripadanya". (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 15093

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ خَيْرِ بْنِ نُعَيْمٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْضُلُ الذِّكْرُ عَلَى النَّفَقَةِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِسَبْعِ مِائَةِ أَلْفِ ضِعْفٍ

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin 'Isa] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Khair bin Nu'aim Al Hadlrami] dari [Sahl bin Mu'adz bin Anas Al Juhani] dari [Bapaknya] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Orang laki-laki mempunyai keutamaan daripada nafkah di jalan Allah Tabaraka Wa Ta'ala dengan tujuh ratus ribu kali lipat". (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 15094

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَسِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْخَثْعَمِيِّ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ مُجَاهِدٍ اللَّخْمِيِّ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ نَزَلْنَا عَلَى حِصْنِ سِنَانٍ بِأَرْضِ الرُّومِ مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ فَضَيَّقَ النَّاسُ الْمَنَازِلَ وَقَطَعُوا الطَّرِيقَ فَقَالَ مُعَاذٌ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا غَزَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزْوَةَ كَذَا وَكَذَا فَضَيَّقَ النَّاسُ الطَّرِيقَ فَبَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنَادِيًا فَنَادَى مَنْ ضَيَّقَ مَنْزِلًا أَوْ قَطَعَ طَرِيقًا فَلَا جِهَادَ لَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Nafi'] telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Asid bin Abdurrahman Al Khos'ami] dari [Farwah bin Mujahid Al Lakhmi] dari [Sahl bin Mu'adz bin Anas Al Juhani] dari [Bapaknya] berkata; berkata; kami berhenti pada Benteng Sinan di Romawi, bersama Abdullah bin Abdul Malik, lalu orang-orang mempersempit camp-camp pengungsian yang ada, dan mereka juga melakukan blokade jalan. Mu'adz terus mengajukan protes 'Wahai manusia, kami pernah berperang bersama Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pada perang ini dan itu, lalu orang-orang melakukan blokade jalan-jalan yang ada, lalu Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mengutus seorang juru seru untuk menyerukan 'Barangsiapa siapa yang mempersempit camp-camp pengungsian atau melakukan blokade jalan, maka dia tidak ada jihad padanya. (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 15095

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَجَّاجِ وَيَعْمَرُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ أَحْمَدُ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ وَقَالَ يَعْمَرُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ أَنَّ إِسْمَاعِيلَ بْنَ يَحْيَى الْمَعَافِرِيَّ أَخْبَرَهُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَمَى مُؤْمِنًا مِنْ مُنَافِقٍ يَعِيبُهُ بَعَثَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى مَلَكًا يَحْمِي لَحْمَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ وَمَنْ بَغَى مُؤْمِنًا بِشَيْءٍ يُرِيدُ بِهِ شَيْنَهُ حَبَسَهُ اللَّهُ تَعَالَى عَلَى جِسْرِ جَهَنَّمَ حَتَّى يَخْرُجَ مِمَّا قَالَ

Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Al Hajjaj] dan [Ya'mar bin Bisyr] [Ahmad] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] dan [Ya'mar] berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah] berkata; telah mengabarkan kepadaku [Yahya bin Ayyub] dari [Abdullah bin Sulaiman] [Isma'il bin Yahya Al Ma'arifi] telah menghabarinya dari [Sahl bin Mu'adz Al Juhani] dari [Bapaknya] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menjaga seorang mukmin dari orang munafik yang membongkar aib-aibnya, niscaya Allah Tabaraka Wa Ta'ala mengirim Malaikat yang menjaga dagingnya pada Hari Kiamat dari sambaran neraka Jahannam. Dan Barangsiapa berniat menjumpai orang mukmin dengan tujuan membongkar kejelekan-kejelekannya, Allah menahannya di jembatan jahannam hingga keluar dari apa yang diucapkannya.'. (musnad_ahmad)