Total Data: 26363
حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَمِعَ الْمُؤَذِّنَ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ قَالَ مِثْلَ قَوْلِهِ وَإِذَا قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ مِثْلَ قَوْلِهِ وَإِذَا قَالَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ مِثْلَ قَوْلِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari ['Ashim bin Bahdalah] dari [Abu Shalih] dari [Mu'awiyah bin Abu Sufyan] sesungguhnya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam jika mendengarkan seorang muadzin membaca, ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar), ALLAHU AKBAR, beliau membaca sebagaimana yang dibacanya. Jika muadzin membaca, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLA ALLAH, beliau membaca sebagaimana yang dibacanya. Jika muadzin membaca, ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH, beliau membaca sebagaimana yang dia baca. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ يُحَدِّثُ عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدٍ الْبَجَلِيِّ عَنْ جَرِيرٍ أَنَّهُ سَمِعَ مُعَاوِيَةَ يَخْطُبُ يَقُولُ مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ وَأَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ وَعُمَرُ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ وَأَنَا ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] berkata; saya mendengar [Abu Ishaq] menceritakan dari ['Amir bin Sa'd Al Bajali] dari [Jarir] sesungguhnya ia mendengar [Mu'awiyah] berkata; dan dia saat itu sedang berkhutbah, "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam wafat pada umur enam puluh tiga tahun. Abu Bakar radliyallahu'anhu meninggal pada umur enam puluh tahun, demikian juga 'Umar. Saya sekarang berumur enam puluh tiga juga." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا شَرِبَ الْخَمْرَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فَاقْتُلُوهُ
Telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Al Qasim] berkata; telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari ['Ashim] dari [Abu Shalih] dari [Mu'awiyah bin Abu Sufyan] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Jika ada seorang yang minum arak, maka cambuklah. Jika dia mengulangi lagi, maka cambuklah. Jika dia mengulanginya lagi, maka cambuklah. Jika masih mengulanginya lagi, maka bunuhlah." (musnad_ahmad)
قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُبَشِّرٍ مَوْلَى أُمِّ حَبِيبَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي عَتَّابٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَيُّمَا امْرَأَةٍ أَدْخَلَتْ فِي شَعَرِهَا مِنْ شَعَرِ غَيْرِهَا فَإِنَّمَا تُدْخِلُهُ زُورًا
(Ahmad bin Hanbal Radliyallahu'anhu) berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Mubasyir] budak Umu Habibah, dari [Zaid bin Abu 'Attab] dari [Mu'awiyah] berkata; saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Wanita mana saja yang memasukkan (menyambung) rambut orang lain pada rambutnya, maka dia telah memasukkkan hal yang batil pada rambutnya." (musnad_ahmad)
قَالَ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ تَبَعٌ لِقُرَيْشٍ فِي هَذَا الْأَمْرِ خِيَارُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ خِيَارُهُمْ فِي الْإِسْلَامِ إِذَا فَقِهُوا وَاللَّهِ لَوْلَا أَنْ تَبْطَرَ قُرَيْشٌ لَأَخْبَرْتُهَا مَا لِخِيَارِهَا عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya, dari [Mu'awiyah]; (Mu'awiyah bin Abu Sufyan Radliyallahu'anhu) berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Manusia itu mengikuti orang Quraisy pada urusan ini. Orang yang paling baik pada masa Jahiliyyah maka akan menjadi orang yang terbaik pada masa Islam jika mereka menjadi orang yang faqih. Demi Allah, kalau bukan karena akan menjadi takabbur (kesombongan) orang Quraisy, akan saya kabarkan kepada mereka kebaikan-kebaikan mereka di sisi Allah Azzawajalla." (musnad_ahmad)