Total Data: 26363
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ حَنْظَلَةَ الزُّرَقِيِّ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ أَنَّ النَّاسَ كَانُوا يُكْرُونَ الْمَزَارِعَ فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَاذِيَانَاتِ وَمَا سَقَى الرَّبِيعُ وَشَيْءٍ مِنْ التِّبْنِ فَكَرِهَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كِرَاءَ الْمَزَارِعِ بِهَذَا وَنَهَى عَنْهَا قَالَ رَافِعٌ وَلَا بَأْسَ بِكِرَائِهَا بِالدَّرَاهِمِ وَالدَّنَانِيرِ
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad] dari [Rabi'ah bin Abu Abdurrahman] dari [Hanzhalah Az Zuraqi] dari [Rafi' bin Khadij], bahwasanya orang-orang menyewa lahan-lahan pertanian pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan Al Madzianat (sesuatu yang tumbuh pada kedua sisi lembah dan juga dari hasil panen) dan apa yang diairi oleh Ar Rabi' (bagian air untuk mengairi tanah) serta sesuatu dari jerami gandum. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membenci penyewaan lahan-lahan pertanian dengan sesuatu tersebut dan melarangnya." Nafi' berkata, "Namun tidak mengapa bila penyewaannya dengan Dirham dan Dinar." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي عَاصِمُ بْنُ عُمَرَ بْنِ قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيُّ عَنْ مَحْمُودِ بْنِ لَبِيدٍ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْعَامِلُ بِالْحَقِّ عَلَى الصَّدَقَةِ كَالْغَازِي فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَى بَيْتِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [bapakku], dari [Ibnu Ishaq] dia berkata, telah menceritakan kepadaku [Ashim bin Umar bin Qatadah Al Anshari] dari [Mahmud bin Labid] dari [Rafi' bin Khadij Al Anshari] dia berkata, "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang mengumpulkan harta zakar dengan benar, laksana seorang perajurit yang berperang di jalan Allah sampai ia kembali ke rumahnya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا أَسْبَاطُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ مَحْمُودِ بْن لَبِيدٍ عَنْ بَعْضِ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْفِرُوا بِالْفَجْرِ فَإِنَّهُ أَعْظَمُ لِلْأَجْرِ
Telah menceritakan kepada kami [Asbath bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Sa'd] dari [Zaid bin Aslam] dari [Mahmud bin Labid] dari [sebagian sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam], ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Akhirkanlah shalat Fajar hingga subuh menebarkan cahayanya, karena pahalanya lebih besar." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ سَأَلْتُ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ فَقَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ أَنَّ عَمَّيْهِ وَكَانَا قَدْ شَهِدَا بَدْرًا أَخْبَرَاهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ
Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Uwais Abdullah bin Abdullah] dari [Zuhri] dia berkata; Saya bertanya kepada [Salim bin Abdullah] mengenai penyewaan lahan pertanian, maka ia pun menjawab; Telah mengabarkan kepadaku [Abdullah bin Umar] dari [Rafi' bin Khadij] bahwa [kedua pamannya] -keduanya turut ikut dalam perang Badar- telah mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang penyewaan lahan pertanian." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ مُوسَى بْنِ أَيُّوبَ الْغَافِقِيِّ عَنْ بَعْضِ وَلَدِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَ نَادَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا عَلَى بَطْنِ امْرَأَتِي فَقُمْتُ وَلَمْ أُنْزِلْ فَاغْتَسَلْتُ وَخَرَجْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ أَنَّكَ دَعَوْتَنِي وَأَنَا عَلَى بَطْنِ امْرَأَتِي فَقُمْتُ وَلَمْ أُنْزِلْ فَاغْتَسَلْتُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا عَلَيْكَ الْمَاءُ مِنْ الْمَاءِ قَالَ رَافِعٌ ثُمَّ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ ذَلِكَ بِالْغُسْلِ
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Risydin bin Sa'd] dari [Musa bin Ayub Al Ghafiqi] dari [salah seorang anak Rafi' bin Khadij] dari [Rafi' bin Khadij] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggilku saat aku berada di atas perut isteriku (bersetubuh), maka aku segera beranjak sebelum mencapai orgasme. Kemudian aku mandi dan menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Lantas aku mengabarkan hal itu kepada beliau, "Tuan memanggilku saat aku berada di atas perut isteriku, aku lalu beranjak sebelum mencapai orgasme untuk mandi." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda: "Kamu tidak wajib mandi, kecuali jika telah keluar mani." Rafi' berkata, "Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami untuk mandi setelah peristiwa itu." (musnad_ahmad)