Total Data: 26363
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّهُ قَالَ قُلْنَا لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكَ تَبْعَثُنَا فَنَنْزِلُ بِقَوْمٍ لَا يَقْرُونَا فَمَا تَرَى فِي ذَلِكَ فَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا نَزَلْتُمْ بِقَوْمٍ فَأَمَرُوا لَكُمْ بِمَا يَنْبَغِي لِلضَّيْفِ فَاقْبَلُوا وَإِنْ لَمْ يَفْعَلُوا فَخُذُوا مِنْهُمْ حَقَّ الضَّيْفِ الَّذِي يَنْبَغِي لَهُمْ
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah mengabarkan kepada kami [Laits] telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abi Habib] dari [Abul Khair] dari [Uqbah bin Amir] bahwa ia berkata, "Kami berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Tuan telah mengutus kami, lalu kami singgah pada suatu kaum namun mereka tidak menyambut dan memuliakan kami. Maka bagaimanakah pendapat tuan mengenai hal itu?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda kepada kami: "Jika kalian singgah pada suatu kaum maka perintahkanlah kepada mereka agar menyuguhkan untuk kalian apa yang layak bagi tamu. Jika mereka tidak mau melakukannya, maka ambillah dari mereka 'hak tamu' yang pantas untuk mereka terima." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْطَاهُ غَنَمًا فَقَسَمَهَا عَلَى أَصْحَابِهِ ضَحَايَا فَبَقِيَ عَتُودٌ مِنْهَا فَذَكَرَهُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ضَحِّ بِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Laits bin Sa'd] telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abu Habib] dari [Abul Khair] dari [Uqbah bin Amir], bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberinya beberapa ekor kambing, lalu ia membagikannya kepada para sahabatnya sebagai hewan kurban dan hanya seekor anak kambing. Kemudian ia ceritakanhal itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau pun bersabda: "Berkurbanlah dengannya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ قَالَ الْحَمْوُ الْمَوْتُ
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah mengabarkan kepada kami [Laits] telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abu Habib] dari [Abul Khair] dari [Uqbah bin Amir], bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Takutlah kalian dari bercampur baur dengan dengan para wanita." Lalu seorang laki-laki dari Anshar bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimanakah pendapat tuan terhadap Al Hamwa (saudara ipar)?" beliau bersabda: "Al Hamwu adalah maut." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَحْرٍ الضَّمْرِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ الرُّعَيْنِيَّ يُحَدِّثُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَالِكٍ أَخْبَرَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ أَخْبَرَهُ أَنَّ أُخْتَهُ نَذَرَتْ أَنْ تَمْشِيَ حَافِيَةً غَيْرَ مُخْتَمِرَةٍ فَذَكَرَ ذَلِكَ عُقْبَةُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مُرْ أُخْتَكَ فَلْتَرْكَبْ وَلْتَخْتَمِرْ وَلْتَصُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Abdullah bin Zahr Adl Dlamri] Bahwasanya ia mendengar [Abu Sa'id Ar Ru'aini] menceritakan, bahwa [Abdullah bin Malik] mengabarkan kepadanya, dari [Uqbah bin Amir Al Juhani] mengabarkan kepadanya, bahwa saudara perempuannya bernadzar untuk berjalan kaki dengan tanpa alas kaki dan tanpa memakai kerudung. Uqbah kemudian menceritakan hal itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Perintahkanlah saudarimu berkendaraan dan memakai kerudung, setelahitu perintahkanlah ia untuk berpuasa tiga hari." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ عَمْرٍو الْكَلْبِيُّ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا أَبَانُ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَنْكَحَ الْوَلِيَّانِ فَهُوَ لِلْأَوَّلِ مِنْهُمَا وَإِذَا بَاعَ مِنْ رَجُلَيْنِ فَهُوَ لِلْأَوَّلِ مِنْهُمَا قَالَ أَبِي وَقَالَ يُونُسُ وَإِذَا بَاعَ الرَّجُلُ بَيْعًا مِنْ رَجُلَيْنِ
Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Amru Al Kalbi] dan [Yunus] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Aban] ia berkata, telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Hasan] dari [Uqbah bin Amir] bahwasanya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika dua orang wali menikahkan, maka yang sah adalah yang pertama kali menikahkan. Dan jika seorang menjual sesuatu kepada dua orang, maka yang sah adalah orang yang pertama dari keduanya." Bapakku berkata; Yunus menyebutkan, "Dan jika seorang laki-laki menjual sesuatu dari dua orang laki-laki." (musnad_ahmad)