Hadits Musnad Ahmad.

RESET

Total Data: 26363

Nomer Hadits : 17521

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ عَنْ جَابِرٍ الْجُعْفِيِّ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شِبْلٍ قَالَ سَمِعْتُهُ يُحَدِّثُ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ أَنَّهُ قَامَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ فَسَبَّحَ الْقَوْمُ قَالَ فَأُرَاهُ فَسَبَّحَ وَمَضَى ثُمَّ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ بَعْدَمَا سَلَّمَ فَقَالَ هَكَذَا فَعَلْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا شَكَّ فِي سَبَّحَ

Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepadaku [Syu'bah] dari [Jabir Al Ju'fi] dari [Al Mughirah bin Syibl] ia berkata; aku mendengarnya menceritakan dari [Qais bin Abu Hazim] dari [Al Mughirah bin Syu'bah], bahwa ia pernah berdiri pada rakaat yang kedua sehingga orang-orang bertasbih." Perawi berkata, "Menurutku, setelah bertasbih ia melanjutkan shalat kemudian sujud dua kali setelah salam. Al Mughirah lalu berkata, "Seperti inilah yang pernah kami perbuat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Yang Qais masih merasa ragu adalah pada kalimat 'Sabbaha (bertasbih) '." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 17522

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ شِبْلٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ وَرَّادٍ كَاتِبِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ كَتَبَ مُعَاوِيَةُ إِلَى الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ اكْتُبْ إِلَيَّ بِمَا سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَانِي الْمُغِيرَةُ قَالَ فَكَتَبَ إِلَيْهِ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا انْصَرَفَ مِنْ الصَّلَاةِ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ashim] telah menceritakan kepada kami [Al Mughirah bin Syibl] dari Amir dari [Warrad] juru tulis Al Mughirah bin Syu'bah, ia berkata, "Mu'awiyah menulis surat kepada [Al Mughirah bin Syu'bah], 'Tulislah untukku sesuatu yang pernah engkau dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.' Maka Al Mughirah pun memanggilku." Warrad berkata, "Lalu Al Mughirah menulis untuk Mu'awiyah, "Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sesuai shalat membaca: 'LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU, ALLAHUMMA LAA MAANI'A LIMAA A'THAIT WALAA MU'THIYA LIMAA MANA'TA WALAA YANFA'U DZAL JADDI MINKAL JADD (Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala pujian dan kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya. Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan).'" (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 17523

وَسَمِعْتُهُ يَنْهَى عَنْ قِيلَ وَقَالَ وَعَنْ كَثْرَةِ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةِ الْمَالِ وَعَنْ وَأْدِ الْبَنَاتِ وَعُقُوقِ الْأُمَّهَاتِ وَمَنْعٍ وَهَاتِ حَدَّثَنَا عَلِيٌّ أَنْبَأَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ عَبْدَةَ عَنْ وَرَّادٍ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَلَّمَ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ مِثْلَ حَدِيثِ الْمُغِيرَةِ إِلَّا أَنَّهُ لَمْ يَذْكُرْ وَأْدَ الْبَنَاتِ

"Dan aku mendengar beliau melarang dari mengatakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, banyak bertanya, menyia-nyiakan harta, membunuh anak-anak wanita, durhaka kepada ibu dan menahan hak orang lain." Telah menceritakan kepada kami [Ali] telah memberitakan kepada kami [Al Jurairi] dari [Abdah] dari [Warrad] dari [Al Mughirah bin Syu'bah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa setelah salam beliau membaca: "LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU, ALLAHUMMA LAA MAANI'A LIMAA A'THAIT WALAA MU'THIYA LIMAA MANA'TA (Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala pujian dan kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah)." Seperti hadis Al Mughirah, hanya saja ia tidak menyebutkan 'membunuh anak-anak perempuan'." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 17524

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا التَّيْمِيُّ عَنْ بَكْرٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنِ ابْنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ فَمَسَحَ بِنَاصِيَتِهِ وَمَسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ وَالْعِمَامَةِ قَالَ بَكْرٌ وَقَدْ سَمِعْتُهُ مِنْ ابْنِ الْمُغِيرَةِ

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] ia berkata; Telah menceritakan kepada kami [At Taimi] dari [Al Bakr] dari [Al Hasan] dari [Ibnu Al Mughirah bin Syu'bah] dari [Bapaknya], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berwudlu, lalu beliau membasuh ubun-ubun, kedua khuf dan Imamah (sejis surban penutup kepala)." [Bakr] berkata, "Aku mendengarnya dari Ibnu Al Mughirah." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 17525

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ زَكَرِيَّا عَنْ عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنِي عُرْوَةُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي مَسِيرٍ فَقَالَ لِي مَعَكَ مَاءٌ قُلْتُ نَعَمْ فَنَزَلَ عَنْ رَاحِلَتِهِ ثُمَّ ذَهَبَ عَنِّي حَتَّى تَوَارَى عَنِّي فِي سَوَادِ اللَّيْلِ قَالَ وَكَانَتْ عَلَيْهِ جُبَّةٌ فَذَهَبَ يُخْرِجُ يَدَيْهِ فَلَمْ يَسْتَطِعْ أَنْ يُخْرِجَ يَدَيْهِ مِنْهَا فَأَخْرَجَ يَدَيْهِ مِنْ أَسْفَلِ الْجُبَّةِ فَغَسَلَ يَدَيْهِ وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ ثُمَّ ذَهَبْتُ أَنْزِعُ خُفَّيْهِ قَالَ دَعْهُمَا فَإِنِّي أَدْخَلْتُهُمَا وَهُمَا طَاهِرَتَانِ فَمَسَحَ عَلَيْهِمَا

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Zakaria] dari [Amir] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Urwah bin Al Mughirah] dari [Bapaknya] ia berkata, "Aku pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di malam hari dalam suatu perjalanan. Kemudian beliau bertanya kepadaku: "Apakah kamu membawa air?" Aku menjawab, "Ya." Beliau kemudian turun dari kendaraannya dan menjauh dariku menuju kegelapan." Al Mughirah berkata, "Saat itu beliau mengenakan Jubah dan ingin mengeluarkan kedua tangannya, namun beliau tidak bisa mengeluarkannya. Maka beliau pun mengeluarkan kedua tangannya dari bawah Jubah, setelah itu mencuci kedua tangan dan membasuh kepalanya. Kemudian saat aku akan melepas kedua khufnya beliau berkata: "Biarkanlah, karena aku memasukkan keduanya dalam keadaan suci." Beliau lalu mengusap kedua khufnya." (musnad_ahmad)