Total Data: 26363
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ يَعْنِي الْحَرَّانِيَّ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ سِمَاكٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاللَّهِ لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ رَجُلٍ كَانَ فِي سَفَرٍ فِي فَلَاةٍ مِنْ الْأَرْضِ فَآوَى إِلَى ظِلِّ شَجَرَةٍ فَنَامَ تَحْتَهَا فَاسْتَيْقَظَ فَلَمْ يَجِدْ رَاحِلَتَهُ فَأَتَى شَرَفًا فَصَعِدَ عَلَيْهِ فَأَشْرَفَ فَلَمْ يَرَ شَيْئًا ثُمَّ أَتَى آخَرَ فَأَشْرَفَ فَلَمْ يَرَ شَيْئًا فَقَالَ أَرْجِعُ إِلَى مَكَانِي الَّذِي كُنْتُ فِيهِ فَأَكُونُ فِيهِ حَتَّى أَمُوتَ قَالَ فَذَهَبَ فَإِذَا بِرَاحِلَتِهِ تَجُرُّ خِطَامَهَا قَالَ فَاللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ هَذَا بِرَاحِلَتِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik] -yakni Al Harrani- berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Simak] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Allah! Allah benar-benar lebih senang dengan taubat hamba-Nya dari seorang laki-laki yang mengadakan perjalanan di padang sahara, lalu ia istirahat dan tidur di bawah pohon. Kemudian setelah bangun ia tidak mendapatkan lagi kendaraanya, maka ia pun mendaki ke tempat yang lebih tinggi, namun ia belum juga melihatnya, kemudian ia mendatangi tempat lain dan naik lagi ke tempat yang lebih tinggi, tapi belum juga melihatnya. Akhirnya ia berkata, 'Aku akan kembali ke tempatku semula dan aku akan berada di situ hingga mati.' Maka ia pun kembali, dan tiba-tiba ia mendapati hewan tunggangannya sedang berjalan menyeret tali kekangnya." Beliau melanjutkan bersabda: "Dan Allah 'azza wajalla lebih gembira lantaran taubat hamba-Nya dari senangnya laki-laki ini saat ia mendapatkan kembali kendaraannya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا جَابِرٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَازِبٍ قَالَ دَخَلْنَا عَلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ فِي شَهَادَةٍ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ سَمِعْتُهُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّ شَيْءٍ خَطَأٌ إِلَّا السَّيْفَ وَفِي كُلِّ خَطَإٍ أَرْشٌ
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Jabir] Telah menceritakan kepada kami [Abu Azib] ia berkata, kami menemui [An Nu'man bin Basyir] dalam suatu persaksian, lalu aku mendengarnya berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda -atau aku mendengarnya berkata- Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap sesuatu memiliki kekurangan (aib) kecuali pedang. Dan untuk setiap kekurangan (yang dijumpai pada barang belian) ada Arsy." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ وَهُوَ الْعَطَّارُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ حَدَّثَنِي خَالِدُ بْنُ عُرْفُطَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ رَجُلًا يُقَالُ لَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حُنَيْنٍ وَكَانَ يُنْبَزُ قُرْقُورًا وَقَعَ عَلَى جَارِيَةِ امْرَأَتِهِ قَالَ فَرُفِعَ إِلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ الْأَنْصَارِيِّ فَقَالَ لَأَقْضِيَنَّ فِيكَ بِقَضَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَكَ جَلَدْتُكَ مِائَةً وَإِنْ لَمْ تَكُنْ أَحَلَّتْهَا لَكَ رَجَمْتُكَ بِالْحِجَارَةِ قَالَ وَكَانَتْ قَدْ أَحَلَّتْهَا لَهُ فَجَلَدَهُ مِائَةً وَقَالَ سَمِعْتُ أَبَانًا يَقُولُ وَأَخْبَرَنَا قَتَادَةُ أَنَّهُ كَتَبَ فِيهِ إِلَى حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ وَكَتَبَ إِلَيْهِ بِهَذَا
Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Aban bin Yazid] -yaitu Al Aththar- berkata, Telah menceritakan kepada kami [Qatadah] telah menceritakan kepadaku [Khalid bin Urfuthah] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir], bahwa seorang laki-laki yang biasa dipanggil Abdurrahman bin Hunain dan diberi julukan Qurqur, menggauli budak wanita milik isterinya. Maka perkara itu diadukan kepada An Nu'man bin Basyir Al Anshari. Kemudian An Nu'man berkata, "Aku benar-benar akan memutuskan perkaramu dengan putusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Jika isterimu telah menghalalkannya bagimu, maka aku akan menderamu seratus kali. Tetapi jika ia belum menghalalkannya untukmu, maka aku akan merajammu dengan batu." Dan ternyata isterinya telah mengahalalkan budak wanitanya untuk suaminya itu. Maka An Nu'man pun menderanya seratus kali." Perawi berkata, "Aku mendengar [Aban] berkata, " [Qatadah] mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah menulis surat berkenaan dengan persoalan tersebut kepada [Habib bin Salim]. Lalu Salim membalasnya dengan menuliskan hadis ini." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبَانُ الْعَطَّارُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ خَالِدِ بْنِ عُرْفُطَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ وَقَالَ أَبَانُ أَخْبَرَنَا قَتَادَةُ أَنَّهُ كَتَبَ إِلَى حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ فِيهِ فَكَتَبَ إِلَيْهِ أَنَّ رَجُلًا يُقَالُ لَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حُنَيْنٍ كَانَ يُنْبَزُ قُرْقُورًا رُفِعَ إِلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ وَطِئَ جَارِيَةَ امْرَأَتِهِ فَقَالَ لَأَقْضِيَنَّ فِيكَ بِقَضَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَكَ جَلَدْتُكَ مِائَةً وَإِنْ لَمْ تَكُنْ أَحَلَّتْهَا لَكَ رَجَمْتُكَ فَوَجَدَهَا قَدْ أَحَلَّتْهَا لَهُ فَجَلَدَهُ مِائَةً
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Aban Al Aththar] Telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Khalid bin Urfuthah] dari [Habib bin Salim] -Aban berkata; Qatadah mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah menulis surat kepada Habib bin Salim tentang hadis tersebut, lalu Salim menulis kepadanya-, bahwa seorang laki-laki yang biasa dipanggil Abdurrahman bin Hunain dan diberi julukan Qurqur. Ia diadukan kepada An Nu'man bin Basyir karena menggauli budak wanita milik isterinya. Maka [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Aku benar-benar akan memutuskan perkaramu dengan putusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Jika isterimu telah menghalalkannya bagimu, maka aku akan menderamu seratus kali. Tetapi jika ia tidak menghalalkannya untukmu, maka aku akan merajammu." Kemudian An Nu'man mendapati wanita tersebut telah menghalalkan budak wanitanya untuk suaminya. Maka An Nu'man pun menderanya dengan seratus kali dera." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَوِّينَا فِي الصُّفُوفِ كَمَا تُقَوَّمُ الْقِدَاحُ حَتَّى إِذَا ظَنَّ أَنَّا قَدْ أَخَذْنَا ذَلِكَ عَنْهُ وَفَهِمْنَاهُ أَقْبَلَ ذَاتَ يَوْمٍ بِوَجْهِهِ فَإِذَا رَجُلٌ مُنْتَبِذٌ بِصَدْرِهِ فَقَالَ لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ
Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Simak bin Harb] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meluruskan shaf kami sebagaimana diluruskannya bidikan anak panah, hingga beliau menduga bahwa kami telah melakukan hal itu dan memahaminya. Suatu hari menghadap ke arah kami dengan wajahnya, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang dadanya lebih condong ke depan, maka beliau pun bersabda: "Kalian meluruskan shaf, atau Allah benar-benar akan menjadikan kalian saling bermusuhan antara satu dengan yang lainnya." (musnad_ahmad)