Total Data: 26363
قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَاه جَعْفَرُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِيَادٌ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ تَقُولُونَ بِفَرَحِ رَجُلٍ انْفَلَتَتْ مِنْهُ رَاحِلَتُهُ تَجُرُّ زِمَامَهَا بِأَرْضٍ قَفْرٍ لَيْسَ فِيهَا طَعَامٌ وَلَا شَرَابٌ وَعَلَيْهَا طَعَامٌ قَالَ عَفَّانُ وَشَرَابٌ فَطَلَبَهَا حَتَّى شَقَّ عَلَيْهِ ثُمَّ مَرَّتْ بِجِذْلِ شَجَرَةٍ قَالَ عَفَّانُ بِجِذْلٍ فَتَعَلَّقَ زِمَامُهَا فَوَجَدَهَا مُعَلَّقَةً بِهِ قَالَ عَفَّانُ مُتَعَلِّقَةً بِهِ قَالَ قُلْنَا شَدِيدٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَا وَاللَّهِ لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ الرَّجُلِ بِرَاحِلَتِهِ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ و حَدَّثَنَاه جَعْفَرُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادٍ مِثْلَهُ
Berkata Abu Abdurrahman, Telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Humaid] Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Iyad] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Iyad] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagaimana komentar kalian terhadap kegembiraan seorang laki-laki. Yang mana, hewan tunggangannya kabur dengan menyeret tali kekangnya dan di tempat itu, tidak ada makanan dan minuman. Sementara perbekalannya yang berupa makanan -Affan berkata dan minuman- ada di atas kendaraannya. Kemudian ia pun mencarinya hingga kepayahan, lalu ia melewati sebatang pohon -Affan berkata; sebatang pohon- yang di situ tali kekang kendaraannya tergantung dan ia pun mendapatinya." Para sahabat menjawab: "Laki-laki tersebut pastilah amat sangat gembira." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Dan Demi Allah, sesungguhnya Allah jauh lebih gembira lantaran taubat hamba-Nya daripada musafir tersebut saat mendapatkan kembali kendaraannya." Abu Abdurrahman berkata; Dan Telah menceritakannya kepada kami Ja'far bin Humaid ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Iyad semisalnya. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ مَا كُلُّ الْحَدِيثِ سَمِعْنَاهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُحَدِّثُنَا أَصْحَابُنَا عَنْهُ كَانَتْ تَشْغَلُنَا عَنْهُ رَعِيَّةُ الْإِبِلِ
Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Hisyam] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Tidaklah setiap hadis itu kami dengar langsung dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Akan tetapi, para sahabat kamilah yang menceritakannya kepada kami. Sebabnya, kami telah disibukkan untuk mengembalakan kambing. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ طَلْحَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ
Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Abdurrahman] dari [Al A'masy] dari [Thalhah] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hiasilah Al Qur'an dengan suara kalian." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي زِيَادٍ عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مِنْ الْحَقِّ عَلَى الْمُسْلِمِينَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْ يَغْتَسِلَ وَيَمَسَّ طِيبًا إِنْ وَجَدَ فَإِنْ لَمْ يَجِدْ طِيبًا فَالْمَاءُ طِيبٌ
Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Ibnu Abu Laila] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Telah menjadi kewajiban atas setiap kaum muslimin pada hari jum'at, yaitu mandi dan memakai wangi-wangian jika memang ia punya. Namun jika tidak, maka cukuplah air sebagai wewangian." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَوَّلَ مَا قَدِمَ الْمَدِينَةَ نَزَلَ عَلَى أَجْدَادِهِ وَأَخْوَالِهِ مِنْ الْأَنْصَارِ وَأَنَّهُ صَلَّى قِبَلَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ سِتَّةَ عَشَرَ أَوْ سَبْعَةَ عَشَرَ شَهْرًا وَكَانَ يُعْجِبُهُ أَنْ تَكُونَ قِبْلَتُهُ قِبَلَ الْبَيْتِ وَأَنَّهُ صَلَّى أَوَّلَ صَلَاةٍ صَلَّاهَا صَلَاةَ الْعَصْرِ وَصَلَّى مَعَهُ قَوْمٌ فَخَرَجَ رَجُلٌ مِمَّنْ صَلَّى مَعَهُ فَمَرَّ عَلَى أَهْلِ مَسْجِدٍ وَهُمْ رَاكِعُونَ فَقَالَ أَشْهَدُ بِاللَّهِ لَقَدْ صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِبَلَ مَكَّةَ قَالَ فَدَارُوا كَمَا هُمْ قِبَلَ الْبَيْتِ وَكَانَ يُعْجِبُهُ أَنْ يُحَوَّلَ قِبَلَ الْبَيْتِ وَكَانَ الْيَهُودُ قَدْ أَعْجَبَهُمْ إِذْ كَانَ يُصَلِّي قِبَلَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ وَأَهْلُ الْكِتَابِ فَلَمَّا وَلَّى وَجْهَهُ قِبَلَ الْبَيْتِ أَنْكَرُوا ذَلِكَ
Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pertama kali sampai di Madinah beliau langsung mengunjungi kakek buyutnya serta para pamannya dari kalangan Anshar. Dan beliau shalat menghadap ke Baitul Maqdis selama enam belas atau tujuh belas bulan. Dan akan sangat mengembirakannya jika kiblatnya ke arah Ka'bah. Kemudian shalat yang pertama kali dilakukan beliau dengan menghadap Ka'bah adalah shalat Ashar, maka orang-orang pun ikut shalat. kemudian keluarlah seorang laki-laki yang telah menunaikan shalat bersama beliau dan melewati para penghuni masjid yang sedang ruku', maka ia pun berkata, "Saya bersaksi kepada Allah bahwa aku telah shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadap Makkah." Mereka pun memutar haluan ke arah Ka'bah. Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sangat senang sekali menghadap ke arah Ka'bah. Adapun Yahudi bahwasanya mereka senang ketika kaum muslimin shalat menghadap Baitul Maqdis, dan ketika ahlu kitab ketika mendapati bahwa beliau menghadap ke Baitul Haram, mereka-pun mengingkarinya. (musnad_ahmad)