Total Data: 26363
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كَانَ رَجُلٌ يَقْرَأُ فِي دَارِهِ سُورَةَ الْكَهْفِ وَإِلَى جَانِبِهِ حِصَانٌ لَهُ مَرْبُوطٌ بِشَطَنَيْنِ حَتَّى غَشِيَتْهُ سَحَابَةٌ فَجَعَلَتْ تَدْنُو وَتَدْنُو حَتَّى جَعَلَ فَرَسُهُ يَنْفِرُ مِنْهَا قَالَ الرَّجُلُ فَعَجِبْتُ لِذَلِكَ فَلَمَّا أَصْبَحَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ وَقَصَّ عَلَيْهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِلْكَ السَّكِينَةُ تَنَزَّلَتْ لِلْقُرْآنِ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Seorang laki-laki membaca surat Al Kahfi di dalam rumahnya sedangkan di sampingnya terdapat kuda miliknya yang terikat dengan dua tali. (Laki-laki itu terus membaca) hingga awan tipis menaunginya dengan mendekat dan semakin mendekat sampai kuda miliknya menghindar darinya. Maka laki-laki itu pun berkata, "Saya begitu terkagum akan hal itu." ketika pagi hari, ia mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menuturkan hal itu. Dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Itu adalah As Sakinah (ketengan dan ketentraman) yang turun untuk (bacaan) Al Qur`an." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ وَأَبُو أَحْمَدَ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُقَنَّعًا فِي الْحَدِيدِ قَالَ أُقَاتِلُ أَوْ أُسْلِمُ قَالَ بَلْ أَسْلِمْ ثُمَّ قَاتِلْ فَأَسْلَمَ ثُمَّ قَاتَلَ فَقُتِلَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَمِلَ هَذَا قَلِيلًا وَأُجِرَ كَثِيرًا
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dan [Abu Ahmad] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Seorang laki-laki mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan mengenakan topi baja seraya bertanya, "Saya berperang ataukah masuk Islam dulu?" beliau menjawab: "Bakan, kamu masuk Islam terlebih dahulu baru kemudian kamu berperang." Maka laki-laki itu pun masuk Islam dan berperang lalu ia pun terbunuh. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Laki-laki ini beramal sedikit, namun ia diberi ganjaran (pahala) yang banyak." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ أَنَّ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ قَالَ جَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الرُّمَاةِ يَوْمَ أُحُدٍ وَكَانُوا خَمْسِينَ رَجُلًا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ جُبَيْرٍ قَالَ وَوَضَعَهُمْ مَوْضِعًا وَقَالَ إِنْ رَأَيْتُمُونَا تَخْطَفُنَا الطَّيْرُ فَلَا تَبْرَحُوا حَتَّى أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ وَإِنْ رَأَيْتُمُونَا ظَهَرْنَا عَلَى الْعَدُوِّ وَأَوْطَأْنَاهُمْ فَلَا تَبْرَحُوا حَتَّى أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ قَالَ فَهَزَمُوهُمْ قَالَ فَأَنَا وَاللَّهِ رَأَيْتُ النِّسَاءَ يَشْتَدِدْنَ عَلَى الْجَبَلِ وَقَدْ بَدَتْ أَسْوُقُهُنَّ وَخَلَاخِلُهُنَّ رَافِعَاتٍ ثِيَابَهُنَّ فَقَالَ أَصْحَابُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جُبَيْرٍ الْغَنِيمَةَ أَيْ قَوْمُ الْغَنِيمَةَ ظَهَرَ أَصْحَابُكُمْ فَمَا تَنْظُرُونَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جُبَيْرٍ أَنَسِيتُمْ مَا قَالَ لَكُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا إِنَّا وَاللَّهِ لَنَأْتِيَنَّ النَّاسَ فَلَنُصِيبَنَّ مِنْ الْغَنِيمَةِ فَلَمَّا أَتَوْهُمْ صُرِفَتْ وُجُوهُهُمْ فَأَقْبَلُوا مُنْهَزِمِينَ فَذَلِكَ الَّذِي يَدْعُوهُمْ الرَّسُولُ فِي أُخْرَاهُمْ فَلَمْ يَبْقَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَيْرُ اثْنَيْ عَشَرَ رَجُلًا فَأَصَابُوا مِنَّا سَبْعِينَ رَجُلًا وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ أَصَابَ مِنْ الْمُشْرِكِينَ يَوْمَ بَدرٍ أَرْبَعِينَ وَمِائَةً سَبْعِينَ أَسِيرًا وَسَبْعِينَ قَتِيلًا فَقَالَ أَبُو سُفْيَانَ أَفِي الْقَوْمِ مُحَمَّدٌ أَفِي الْقَوْمِ مُحَمَّدٌ أَفِي الْقَوْمِ مُحَمَّدٌ ثَلَاثًا فَنَهَاهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجِيبُوهُ ثُمَّ قَالَ أَفِي الْقَوْمِ ابْنُ أَبِي قُحَافَةَ أَفِي الْقَوْمِ ابْنُ أَبِي قُحَافَةَ أَفِي الْقَوْمِ ابْنُ الْخَطَّابِ أَفِي الْقَوْمِ ابْنُ الْخَطَّابِ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَى أَصْحَابِهِ فَقَالَ أَمَّا هَؤُلَاءِ فَقَدْ قُتِلُوا وَقَدْ كُفِيتُمُوهُمْ فَمَا مَلَكَ عُمَرُ نَفْسَهُ أَنْ قَالَ كَذَبْتَ وَاللَّهِ يَا عَدُوَّ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ عَدَدْتَ لَأَحْيَاءٌ كُلُّهُمْ وَقَدْ بَقِيَ لَكَ مَا يَسُوءُكَ فَقَالَ يَوْمٌ بِيَوْمِ بَدْرٍ وَالْحَرْبُ سِجَالٌ إِنَّكُمْ سَتَجِدُونَ فِي الْقَوْمِ مُثْلَةً لَمْ آمُرْ بِهَا وَلَمْ تَسُؤْنِي ثُمَّ أَخَذَ يَرْتَجِزُ اعْلُ هُبَلُ اعْلُ هُبَلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تُجِيبُونَهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا نَقُولُ قَالَ قُولُوا اللَّهُ أَعْلَى وَأَجَلُّ قَالَ إِنَّ الْعُزَّى لَنَا وَلَا عُزَّى لَكُمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تُجِيبُونَهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا نَقُولُ قَالَ قُولُوا اللَّهُ مَوْلَانَا وَلَا مَوْلَى لَكُمْ
Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] te; lah menceritakan kepada kami [Zuhair] telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] bahwasanya [Barra bin Azib] berkata: "Pada perang Uhud Rasulullah menempatkan pasukan panah yang berjumlah sekitar lima puluh orang, termasuk Abdullah bin Zubair, mereka ditempatkan disuatu tempat yang strategis, lalu beliau memberi komando dengan berkata: "Kalau kalian melihat kami disambar burung-burung (maksudnya panah-panah yang beterbangan), janganlah kalian membubarkan diri sampai aku mengirim kepada kalian utusan, dan juga kalau kalian melihat kami menang diatas musuh maka janganlah kalian bubar sampai aku mengirimkan suatu utusan, lalu kaum muslimin pun menyerang mereka, dan demi Allah aku melihat kaum wanita(kaum musyrikin, pent) berjalan berlarian ke arah gunung dengan kelihatan betis dan gelang-gelang kakinya dan mengangkat bajunya. Teman-teman Abdullah bin Zubair yang berada di pasukan pemanah berkata: "Itu ghanimah berserakan, kawn-kawan kalian telah menang, bagaimana pendapat kalian?? lalu Abdullah bin Zubair berteriak: "Apakah kalian lupa terhadap perintah Rasulullah? mereka menjawab: "Sesungguhnya kita akan mendatangi pasukan dibawah sehingga kita mendapatkan bagian dari ghonimah! ketika pasukan panah turun dari tempat yang diperintahkan Rasulullah untuk merebutkan ghanimah, keadaan pun berbalik dan kaum muslimin menjadi diserang dengan serangan yang hebat, maka Rasulullah memanggil para sahabat dengan ajakan akherat, tidak ada yang tersisa dari pasukan sahabat kecuali hanya dua belas orang, dan yang meninggal dari kita sekitar tujuh puluh orang, adapun Rasulullah dan para sahabatnya dapat mengalahkan kaum musrikin seratus empat puluh, tujuh puluh menjadi tawanan dan tujuh puluh lainnya mati. Berkata Abu Sufyan: "Apakah diantara kaum ini ada Muhammad? ia mengulanginya sebanyak tiga kali, dan Rasulullah mencegah untuk menjawab Abu Sufyan, lalu abu sufyan kembali bertanya: "Apakah diantara kaum ini terdapat Abu Quhafah(Abu Bakar)? ia mengulanginya dua kali, lalu dia kembali berkata: "Apakah diantara kaum ini terdapat Umar bin Khattab?? dan tidak mendapatkan jawaban, lalu dia menemui pasukannya dan berkata: "Mereka (tiga orang yang dipanggil, pent) Telah meninggal, cukuplah kemenangan kita dengan meninggalnya mereka. Maka Umar bin Khattab tidak dapat menahan dirinya dan berkata: "Engkau telah berbohong wahai musuh Allah, sesungguhnya orang-orang yang engkau kira mati, masih dalam kedaan hidup semua, tidak ada yang tersisa kecuali hanya akan mencelakaimu" kemudian Abu Sufyan berkata: "Hari ini adalah sebagai pembalasan hari badar, perang terus berkelanjutan, dan akan kalian temukan penyincangan yang tidak aku perintahkan sehingga engkau tidak bisa menyusahkanku! kemudian Abu Sofyan bersenandung,: "Tinggilah Hubal, tinggilah Hubal (Tuhan kaum musrikin) maka Rasulullah berkata: "kenapa kalian tidak menjawabnya? maka para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah kami harus menjawab apa? maka Rasulullah menjawabnya: "Katakanlah bahwa Allah yang paling tinggi dan paling agung. Kembali Abu Sufyan berkata: "Sesungguhnya kami mempunyai 'Uzza sedang kalian tidak mempunyai Uzza! maka berkatalah Rasulullah: "Kenapa kalian tidak menjawabnya?"Wahai Rasulullah apa yang kami katakan? Rasulullah menjawabnya: "Katakanlah bahwasanya Allah Adalah pembela kami dan kalian tidak mempunyai pembela" (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو بَلْجٍ يَحْيَى بْنُ أَبِي سُلَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْحَكَمِ عَلِيٌّ الْبَصْرِيُّ عَن أَبِي بَحْرٍ عَن الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيُّمَا مُسْلِمَيْنِ الْتَقَيَا فَأَخَذَ أَحَدُهُمَا بِيَدِ صَاحِبِهِ ثُمَّ حَمِدَ اللَّهَ تَفَرَّقَا لَيْسَ بَيْنَهُمَا خَطِيئَةٌ
Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Abu Balj bin Abu Sulaim] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Hakam Ali Al Bashari] dari [Abu Bahr] dari [Al Baraa`] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila dua orang mukmin berjumpa, siapapun orangnya, kemudian salah satunya menjabat tangan saudaranya lalu memuji Allah, maka tidak ada lagi dosa di antara keduanya saat mereka berpisah." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ أَوْ غَيْرُهُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ أُهْدِيَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبٌ حَرِيرٌ فَجَعَلْنَا نَلْمِسُهُ وَنَعْجَبُ مِنْهُ وَنَقُولُ مَا رَأَيْنَا ثَوْبًا خَيْرًا مِنْهُ وَأَلْيَنَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُعْجِبُكُمْ هَذَا قُلْنَا نَعَمْ قَالَ لَمَنَادِيلُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ أَحْسَنُ مِنْ هَذَا وَأَلْيَنُ
Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah mengabarkan kepada kami [Isra`il] atau selainnya, dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diberi hadiah berupa pakaian yang terbuat dari sutera, maka kami pun merabanya dan terkagum-kagum akan keelokannya. Kami berkata, "Kita belum pernah melihat pakaian yang lebih baik dan halus daripada pakaian itu." Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apakah pakaian ini, membuat kalian terkagum-kagum?" kami menjawab, "Ya." Beliau bersabda: "Sesungguhnya sapu tangan Sa'd bin Mu'adz di surga adalah lebih baik dan lebih halus daripada ini." (musnad_ahmad)