Total Data: 26363
حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ رَأَيْتُ عَلَى الْبَرَاءِ خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ وَكَانَ النَّاسُ يَقُولُونَ لَهُ لِمَ تَخَتَّمُ بِالذَّهَبِ وَقَدْ نَهَى عَنْهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ الْبَرَاءُ بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبَيْنَ يَدَيْهِ غَنِيمَةٌ يَقْسِمُهَا سَبْيٌ وَخُرْثِيٌّ قَالَ فَقَسَمَهَا حَتَّى بَقِيَ هَذَا الْخَاتَمُ فَرَفَعَ طَرْفَهُ فَنَظَرَ إِلَى أَصْحَابِهِ ثُمَّ خَفَّضَ ثُمَّ رَفَعَ طَرْفَهُ فَنَظَرَ إِلَيْهِمْ ثُمَّ خَفَّضَ ثُمَّ رَفَعَ طَرْفَهُ فَنَظَرَ إِلَيْهِمْ ثُمَّ قَالَ أَيْ بَرَاءُ فَجِئْتُهُ حَتَّى قَعَدْتُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَأَخَذَ الْخَاتَمَ فَقَبَضَ عَلَى كُرْسُوعِي ثُمَّ قَالَ خُذْ الْبَسْ مَا كَسَاكَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ قَالَ وَكَانَ الْبَرَاءُ يَقُولُ كَيْفَ تَأْمُرُونِي أَنْ أَضَعَ مَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَسْ مَا كَسَاكَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Abdurrahman] Telah menceritakan kepada kami [Abu Raja`] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Malik] ia bekata; Saya melihat [Al Barra'] mengenakan cincin emas, dan orang-orang pun bertanya kepadanya, "Kenapa kamu memakai cincin emas, sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarangnya?." Maka Al Baraa` menjawab, "Pernah kami berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sementara di hadapan beliau tertumpuk harta ghanimah yang sedang beliau bagi. Diantara ghanimah itu ada tawanan wanita, dan juga beberapa perabot rumah tangga. Beliau membaginya hingga tersisalah cincin ini. Lantas beliau mengangkatnya, lalu memandang ke arah para sahabatnya dan bertanya: "Wahai Baraa` (kemarilah)." Maka saya pun mendatanginya hingga duduk di hadapannya. Lalu beliau mengambil cincin tersebut dan meletakkannya di atas ketingku seranya bersabda: "Ambil dan kenakanlah selama Allah dan Rasulullah mengenakannya padamu." Al Baraa` berkata, "Bagaimana kalian memerintahkanku untuk melepaskan apa yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam agar aku mengenakannya selama Allah dan Rasul-Nya mengenakannya padaku." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَكْرِ بْنَ أَبِي مُوسَى يُحَدِّثُ عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ قَالَ شُعْبَةُ هَذَا أَوْ نَحْوَ هَذَا الْمَعْنَى وَإِذَا نَامَ قَالَ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Abus Safar] ia berkata, saya mendengar [Abu Bakr bin Abu Musa] menceritakan dari [Al Baraa`] bahwa, Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bangun tidur, maka beliau membaca doa: "Al HAMDULILLAHIL LADZII AHYANAA BA'DA MA AMAATANAA WAILAIHIN NUSYUUR (Segala puji bagi AllAh yang telah menghidupkan kami dan kepada-Nya kami kembali)." Syu'bah berkata; Seperti ini, atau yang semakna dengan ini. Dan jika beliau hendak tidur, maka beliau membaca: "ALLAAHUMMA BISMIKA AHYAA WA BISMIKA AMUUTU (Ya Allah dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati)." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ يَعْنِي ابْنَ وَاقِدٍ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْجُدُ عَلَى أَلْيَتَيْ الْكَفِّ
Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Al Hubab] Telah menceritakan kepada kami [Al Husain yakni Ibnu Waqid], Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] telah menceritakan kepadaku [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sujud dengan meletakkan kedua telapak tangannya. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَن صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ عَن أَبِي بُسْرَةَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِضْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً فَمَا رَأَيْتُهُ تَرَكَ رَكْعَتَيْنِ حِينَ تَمِيلُ الشَّمْسُ
Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Shafwan bin Sulaim] dari [Abu Busrah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya telah berperang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebanyak sepuluh kali lebih, namun saya belum pernah melihatnya meninggalkan dua raka'at saat matahari mulai condong. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُصْعَبٍ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَن الزُّهْرِيِّ عَن حَرَامِ بْنِ مُحَيِّصَةَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّهُ كَانَتْ لَهُ نَاقَةٌ ضَارِيَةٌ فَدَخَلَتْ حَائِطًا فَأَفْسَدَتْ فِيهِ فَقَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ حِفْظَ الْحَوَائِطِ بِالنَّهَارِ عَلَى أَهْلِهَا وَأَنَّ حِفْظَ الْمَاشِيَةِ بِاللَّيْلِ عَلَى أَهْلِهَا وَأَنَّ مَا أَصَابَتْ الْمَاشِيَةُ بِاللَّيْلِ فَهُوَ عَلَى أَهْلِهَا
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Mush'ab] Telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] dari [Az Zuhri] dari [Haram bin Muhaishah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa ia memiliki Unta Dlaariyah (unta penjaga tanaman). Kemudian Unta itu memasuki pagar (kebun milik orang lain) dan berbuat kerusakan di dalamnya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi keputusan dalam perkara tersebut, bahwa menjaga lahan pada sore hari adalah keharusan bagi pemiliknya. Sedangkan kewajiban bagi pemilik ternak, adalah menjaga hewan ternaknya pada malam hari. Maka apa yang dirusak oleh hewan ternak di malam hari, maka kerusakan itu adalah tanggungjawab pemilik ternak. (musnad_ahmad)