Total Data: 26363
حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ أَبِي زَائِدَةَ حَدَّثَنِي عَوْنُ بْنُ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ رَأَيْتُ قُبَّةً حَمْرَاءَ مِنْ أَدَمٍ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَأَيْتُ بِلَالًا خَرَجَ بِوَضُوءٍ لِيَصُبَّهُ فَابْتَدَرَهُ النَّاسُ فَمَنْ أَخَذَ مِنْهُ شَيْئًا تَمَسَّحَ بِهِ وَمَنْ لَمْ يَجِدْ مِنْهُ شَيْئًا أَخَذَ مِنْ بَلَلِ يَدِ صَاحِبِهِ وَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ مُشَمِّرًا وَرَأَيْتُ بِلَالًا أَخْرَجَ عَنَزَةً فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْهَا يَمُرُّ مِنْ وَرَائِهَا الدَّوَابُّ وَالنَّاسُ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Abu Za`idah] Telah menceritakan kepada kami [Aun bin Abu Juhaifah] dari [bapaknya] ia berkata; Saya melihat Qubbah (kemah) milik Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang berwarna merah dan terbuat dari kulit yang disamak. Kemudian saya melihat Bilal keluar dengan membawa tempat wudlu dan menuangkannya untuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, hingga orang-orang pun berebut (air bekas wudlunya), siapa yang memperoleh bekasnya, maka ia langsung mengusapkannya (pada anggota wudlunya), dan siapa yang tidak dapat, maka ia akan mengambilnya pada tetesan air dari tangan temannya. Dan saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar mengenakan pakaian berwarna merah dengan menyingsingkan bagian bawahnya. Lalu saya melihat Bilal mengeluarkan tombak, dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun shalat dengan menghadap ke arah tombak tersebut, sehingga binatang dan manusia lewat di belakang tombak. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى إِلَى عَنَزَةٍ أَوْ شَبَهِهَا وَالطَّرِيقُ مِنْ وَرَائِهَا
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Aun bin Abu Juhaifah] dari [bapaknya] bahwasanya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat dengan menghadap tombak atau yang serupa, sementara jalan tempat berlalulalang berada di belakangnya. (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنِي عَوْنُ بْنُ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْأَبْطَحِ وَهُوَ فِي قُبَّةٍ لَهُ حَمْرَاءَ قَالَ فَخَرَجَ بِلَالٌ بِفَضْلِ وَضُوئِهِ فَمِنْ نَاضِحٍ وَنَائِلٍ قَالَ فَأَذَّنَ بِلَالٌ فَكُنْتُ أَتَتَبَّعُ فَاهُ هَكَذَا وَهَكَذَا يَعْنِي يَمِينًا وَشِمَالًا قَالَ ثُمَّ رُكِزَتْ لَهُ عَنَزَةٌ قَالَ فَخَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِ جُبَّةٌ لَهُ حَمْرَاءُ أَوْ حُلَّةٌ حَمْرَاءُ فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى بَرِيقِ سَاقَيْهِ فَصَلَّى بِنَا إِلَى الْعَنَزَةِ الظُّهْرَ أَوْ الْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ تَمُرُّ الْمَرْأَةُ وَالْكَلْبُ وَالْحِمَارُ لَا يُمْنَعُ ثُمَّ لَمْ يَزَلْ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ حَتَّى أَتَى الْمَدِينَةَ وَقَالَ وَكِيعٌ مَرَّةً فَصَلَّى الظُّهْرَ رَكْعَتَيْنِ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku [Aun bin Juhaifah] dari [bapaknya] ia berkata; "Saya mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di Abthah, dan saat itu beliau berada di dalam Qubah (kemah) miliknya yang berwarna merah. Kemudian Bilal keluar dengan membawa air bekas wudlu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sehingga di antara sahabat, ada yang mendapatkannya dan ada pula yang hanya memperoleh percikannya. Setelah itu, Bilal mengumandangkan adzan dengan menolehkan mulutnya seperti ini dan ini, yakni ke arah kanan dan kekiri. Kemudian ditancapkahlah sebatang tombak untuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar dengan mengenakan pakaian berwarna merah, dan sepertinya saya melihat kedua betisnya yang putih. Kemudian beliau pun shalat Zhuhur atau Ashar dua raka'at bersama kami dengan menghadap tombak tersebut. Lalu lewatlah seorang wanita, seekor anjing dan himar, namun tidak dicegah. Beliau senantiasa shalat dua raka'at hingga beliau sampai di kota Madinah." Dan sekali waktu, Waki' berkata; "Maka beliau shalat Zhuhur dan Ashar dua raka'at." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زِيَادِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ مَهْرِ الْبَغِيِّ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Ziyad bin Abul Ja'd] dari [Aun bin Abu Juhaifah] dari [bapaknya] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang Mahrul Baghy (bayaran pelacur). (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ مِسْعَرٍ وَسُفْيَانَ قَالَ أَبِي وَابْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْأَقْمَرِ عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا آكُلُ مُتَّكِئًا
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Mis'ar] dan [Sufyan] -dan bapakku berkata- dan [Ibnu Abu Za`idah] dari [bapaknya] dari [Ali bin Al Aqmar] dari [Abu Juhaifah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Saya tidak makan dengan bersandar." (musnad_ahmad)