Total Data: 26363
حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ عَنْ وَائِلٍ الْحَضْرَمِيِّ أَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فَكَبَّرَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ فَلَمَّا رَكَعَ رَفَعَ يَدَيْهِ فَلَمَّا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ رَفَعَ يَدَيْهِ وَخَوَّى فِي رُكُوعِهِ وَخَوَّى فِي سُجُودِهِ فَلَمَّا قَعَدَ يَتَشَهَّدُ وَضَعَ فَخِذَهُ الْيُمْنَى عَلَى الْيُسْرَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى وَأَشَارَ بِإِصْبَعِهِ السَّبَّابَةِ وَحَلَّقَ بِالْوُسْطَى حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ الْحَضْرَمِيِّ أَنَّهُ رَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَهُ وَقَالَ فِيهِ وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى الْيُسْرَى قَالَ وَزَادَ فِيهِ شُعْبَةُ مَرَّةً أُخْرَى فَلَمَّا كَانَ فِي الرُّكُوعِ وَضَعَ يَدَهُ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَجَافَى فِي الرُّكُوعِ
Telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Qasim] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ashim bin Kulaib] ia berkata, saya mendengar [bapakku] menceritakan dari [Wa`il Al Hadlrami] bahwa ia pernah melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menunaikan shalat. Beliau bertakbir seraya mengangkat kedua tangannya. ketika beliau ruku', beliau kembali mengangkat kedua tangannya, demikian pula saat bangkit dari ruku'. Kemudian beliau merenggangkan di atantara kedua tangannya saat ruku' dan sujud. ketika beliau duduk tasyahud, beliau meletakkan paha kanannya di atas paha kirinya, kemudian meletakkan tangan kanannya (di atas paha kanannya) dan memberikan isyarat dengan jari telunjuk serta melingkarkan jari tengahnya. Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ashim bin Kulaib] ia berkata, saya mendengar [bapakku] menceritakan dari [Wa`il bin Hujr Al Hadlrami] bahwa ia pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Ia pun menyebutkan hadis dan ia berkata di dalamnya; "Beliau meletakkan tangan kanannya di atas tangan kirinya." Kemudian sekali waktu, Syu'bah menambahkan di dalamnya; "Ketika ruku', beliau meletakkan tangannya di atas kedua lututnya, dan merenggangkan kedua tangannya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ عَمَّارًا صَلَّى رَكْعَتَيْنِ فَقَالَ لَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْحَارِثِ يَا أَبَا الْيَقْظَانِ لَا أَرَاكَ إِلَّا قَدْ خَفَّفْتَهُمَا قَالَ هَلْ نَقَصْتُ مِنْ حُدُودِهَا شَيْئًا قَالَ لَا وَلَكِنْ خَفَّفْتَهُمَا قَالَ إِنِّي بَادَرْتُ بِهِمَا السَّهْوَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الرَّجُلَ لَيُصَلِّي وَلَعَلَّهُ أَنْ لَا يَكُونَ لَهُ مِنْ صَلَاتِهِ إِلَّا عُشْرُهَا وَتُسْعُهَا أَوْ ثُمُنُهَا أَوْ سُبُعُهَا حَتَّى انْتَهَى إِلَى آخِرِ الْعَدَدِ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ubaidullah] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Abu Sa'id] dari [Umar bin Abu Bakr bin Abdurrahman bin Harits] dari [bapaknya] bahwasanya; Ammar pernah shalat dua raka'at, lalu Abdurrahman bin Harits berkata kepadanya, "Wahai Abu Yaqzhan, tidaklah saya melihat Anda, kecuali Anda telah meringankan dua raka'at itu." Ammar berkata, "Apakah aku telah mengurangi sesuatu pun dari batasan-batasannya?" Abdurrahman menjawab, "Tidak. Akan tetapi Anda telah meringankannya." [Ammar] berkata, "Dengan dua raka'at itu, saya mencoba mendahului kelalaian (akibat wawas syetan). Saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Seorang laki-laki benar-benar menunaikan shalat, namun ia tidak mendapatkan pahala dari shalatnya kecuali sepersepuluhnya, atau sepersembilannya, seperdelapannya, sepertujuhnya hingga akhir bilangan.'" (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ قَالَ قَالَ عَمَّارٌ يَوْمَ صِفِّينَ ائْتُونِي بِشَرْبَةِ لَبَنٍ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ آخِرُ شَرْبَةٍ تَشْرَبُهَا مِنْ الدُّنْيَا شَرْبَةُ لَبَنٍ فَأُتِيَ بِشَرْبَةِ لَبَنٍ فَشَرِبَهَا ثُمَّ تَقَدَّمَ فَقُتِلَ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari [Abul Bakhtari] ia berkata; [Ammar] berkata pada hari Shiffin. Berikanlah aku segelas susu, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Minuman yang terakhir kali yang akan kamu minum di dunia adalah susu." Maka ia pun disuguhkan segelas susu lalu meminumnya. Setelah itu, ia maju ke depan hingg ia pun terbunuh." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا زِيَادٌ أَبُو عُمَرَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ أُمَّتِي مَثَلُ الْمَطَرِ لَا يُدْرَى أَوَّلُهُ خَيْرٌ أَمْ آخِرُهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] Telah menceritakan kepada kami [Ziyad Abu Umar] dari [Al Hasan] dari [Ammar bin Yasir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan umatku adalah seperti hujan yang tidak diketahui, apakah awalnya lebih baik ataukah akhirnya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَلَمَةَ يَعْنِي ابْنَ كُهَيْلٍ عَنْ أَبِي مَالِكٍ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى قَالَ كُنَّا عِنْدَ عُمَرَ فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ إِنَّا نَمْكُثُ الشَّهْرَ وَالشَّهْرَيْنِ لَا نَجِدُ الْمَاءَ فَقَالَ عُمَرُ أَمَّا أَنَا فَلَمْ أَكُنْ لِأُصَلِّيَ حَتَّى أَجِدَ الْمَاءَ فَقَالَ عَمَّارٌ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ تَذْكُرُ حَيْثُ كُنَّا بِمَكَانِ كَذَا وَنَحْنُ نَرْعَى الْإِبِلَ فَتَعْلَمُ أَنَّا أَجْنَبْنَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَإِنِّي تَمَرَّغْتُ فِي التُّرَابِ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَدَّثْتُهُ فَضَحِكَ وَقَالَ كَانَ الصَّعِيدُ الطَّيِّبُ كَافِيَكَ وَضَرَبَ بِكَفَّيْهِ الْأَرْضَ ثُمَّ نَفَخَ فِيهِمَا ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ وَبَعْضَ ذِرَاعَيْهِ قَالَ اتَّقِ اللَّهَ يَا عَمَّارُ قَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ إِنْ شِئْتَ لَمْ أَذْكُرْهُ مَا عِشْتُ أَوْ مَا حَيِيتُ قَالَ كَلَّا وَاللَّهِ وَلَكِنْ نُوَلِّيكَ مِنْ ذَلِكَ مَا تَوَلَّيْتَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Salamah] yakni Ibnu Kuhail, dari [Abu Malik] dan [Abdullah bin Abdurrahman bin Abza] dari [Abdurrahman bin Abza] ia berkata; Kami berada di sisi Umar, tiba-tiba seorang laki-laki mendatanginya dan berkata, "Wahai Amirul mukminin, kita bermukim selama satu dan dua bulan, namun kita tidak mendapat air." Umar berkata, "Adapun saya, maka saya tidak akan shalat sampai saya mendapatkan air." Maka Ammar pun berkata, "Wahai Amirul mukminin, ingatlah saat kita berada di suatu tempat, saat itu kita sedang mengembalakan Unta. Bukankah Anda tahu, bahwa saat itu saya sedang junub?" Umar menjawab, "Ya." [Ammar] berkata, "Kemudian saya berguling-guling di atas hamparan tanah, lalu saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menuturkan hal itu pada beliau, maka beliau pun tertawa dan bersabda: "Untuk itu, debu yang baik telah cukup bagimu." Ia pun menepukkan kedua telapak tangannya ke tanah kemudian meniupnya dan mengusapkan keduanya pada wajahnya serta sebagian dari sikunya. Kemudian Umar berkata, "Takutlah kepada Allah wahai Ammar." Ammar berkata, "Wahai Amirul mukminin, jika Anda mau, aku tidak akan menyebutkannya selama aku masih hidup." Umar berkata, "Jangan sekali-kali, tetapi demi Allah, kami akan mengikuti apa yang telah Anda ketahui." (musnad_ahmad)