Total Data: 26363
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا سَالِمٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي حَفْصَةَ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا ذَرٍّ أَيُّ جَبَلٍ هَذَا قُلْتُ أُحُدٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا يَسُرُّنِي أَنَّهُ لِي ذَهَبًا قِطَعًا أُنْفِقُهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَدَعُ مِنْهُ قِيرَاطًا قَالَ قُلْتُ قِنْطَارًا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ قِيرَاطًا قَالَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ يَا أَبَا ذَرٍّ إِنَّمَا أَقُولُ الَّذِي هُوَ أَقَلُّ وَلَا أَقُولُ الَّذِي هُوَ أَكْثَرُ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail] telah menceritakan kepada kami [Salim bin Abu Hafshah] dari [Salim bin Abul Ji'd] dari [Abu Dzar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai Abu Dzar, gunung apakah ini?" Aku menjawab, "Uhud, wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, bukan suatu kebangaan bagiku sekiranya aku mempunyai bagian darinya sepotong emas lalu aku sedekahkah di jalan Allah, tiada yang menggembirakan bila aku memilikinya aku akan sedekahkan di jalan Allah, dan aku akan meninggalkannya hanya satu qirath." Abu Dzar bertanya; "Qintharan (sekotak) wahai Rasulullah, Beliau menjawab: "Satu qirath (butir saja) beliau mengulanginya hingga tiga kali. Lalu bersabda: "Wahai Abu Dzar, Aku mengatakkannya yang lebih kecil bukan yang lebih besar." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَإِنَّ الرَّحْمَةَ تُوَاجِهُهُ فَلَا يَمْسَحْ الْحَصَى
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Abul Ahwash] dari [Abu Dzar] dan sampai kepada Nabi Shallalahu 'Alaihi Wasallam: "Apabila salah seorang dari kalian berdiri untuk melaksanakan shalat sesungguhnya rahmat sedang mengarah kepadanya, maka janganlah dia mengusap kerikil." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي مُرَاوِحٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ قَالَ إِيمَانٌ بِاللَّهِ تَعَالَى وَجِهَادٌ فِي سَبِيلِهِ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَأَيُّ الرِّقَابِ أَفْضَلُ قَالَ أَنْفَسُهَا عِنْدَ أَهْلِهَا وَأَغْلَاهَا ثَمَنًا قَالَ فَإِنْ لَمْ أَجِدْ قَالَ تُعِينُ صَانِعًا أَوْ تَصْنَعُ لِأَخْرَقَ وَقَالَ فَإِنْ لَمْ أَسْتَطِعْ قَالَ كُفَّ أَذَاكَ عَنْ النَّاسِ فَإِنَّهَا صَدَقَةٌ تَصَدَّقُ بِهَا عَنْ نَفْسِكَ
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Ayahnya] dari [Abu Murah] dari [Abu Dzar] dia berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, "Amalan apa yang paling utama?" beliau menjawab: "Beriman kepada Allah Ta'ala dan berjihad di jalan-Nya." Aku bertanya lagi, "Wahai Rasulullah, budak bagaimana yang paling utama?" Beliau menjawab: "Yang paling baik menurut pemiliknya dan yang paling mahal harganya." Abu Dzar bertanya lagi, "Jika aku tidak mendapatkannya?" Beliau menjawab: "Kamu menolong orang atau kamu mengajari orang yang bodoh." Abu Dzar bertanya lagi, "Jika aku tidak bisa?" Beliau menjawab: "Cegah dirimu dari menyakiti orang lain karena hal itu menjadi sedekah bagi dirimu." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا هَارُونُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْأَحْوَصِ مَوْلَى بَنِي لَيْثٍ يُحَدِّثُنَا فِي مَجْلِسِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ وَابْنُ الْمُسَيَّبِ جَالِسٌ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا ذَرٍّ يَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَإِنَّ الرَّحْمَةَ تُوَاجِهُهُ فَلَا يُحَرِّكْ الْحَصَى أَوْ لَا يَمَسَّ الْحَصَى
Telah menceritakan kepada kami [Harun] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Wahab] telah mengkabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] berkata, Aku mendengar [Abul Ahwash] budak bani Laits di majelis Ibnu Musayyab -dan Ibnu Musayyab duduk di majelis itu-, bahwa ia mendengar [Abu Dzar] berkata, "Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian berdiri untuk melaksanakan shalat, sesungguhnya rahmat sedang mengarah kepadanya, maka janganlah dia mengerakkan atau mengusap kerikil." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ مَسْجِدٍ وُضِعَ فِي الْأَرْضِ أَوَّلُ قَالَ الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ ثُمَّ الْمَسْجِدُ الْأَقْصَى قُلْتُ كَمْ بَيْنَهُمَا قَالَ أَرْبَعُونَ سَنَةً قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ ثُمَّ حَيْثُمَا أَدْرَكْتَ الصَّلَاةَ فَصَلِّ فَكُلُّهَا مَسْجِدٌ
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim At Taimi] dari [Ayahnya] dari [Abu Dzar] dia berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Masjid apa yang pertama kali dibangun di muka bumi?" Beliau menjawab: "Al Masjidul Haram." Aku bertanya lagi, "Kemudian masjid apa?" Beliau menjawab: "Masjid Al Aqsha." Aku bertanya lagi, "Berapa jarak pembangunan antara keduanya?" Beliau menjawab: "Empat puluh tahun." Kemudian aku bertanya, "Kemudian masjid apa?" Beliau menjawab: "Masjid apa saja di mana kamu mendapatkan waktu shalat maka shalatlah karena semuanya adalah masjid." (musnad_ahmad)