Hadits Musnad Ahmad.

RESET

Total Data: 26363

Nomer Hadits : 20681

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ شُرَحْبِيلَ بْنِ سَعْدٍ حَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ فِي الْأَسْوَاقِ وَمَعِي طَيْرٌ اصْطَدْتُهُ قَالَ فَلَطَمَ قَفَايَ وَأَرْسَلَهُ مِنْ يَدِي وَقَالَ أَمَا عَلِمْتَ يَا عَدُوَّ نَفْسِكَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَّمَ مَا بَيْنَ لَابَتَيْهَا

Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Abul Abbas] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Abu Zainad] dari [Syurahbil bin Sa'ad] telah menceritakan kepadaku [Zaid bin Tsabit], bahwa saat di pasar aku membawa burung yang telah aku tangkap. Syurahbil berkata, "Lalu Zaid menampar tengkukku dan melepaskan burung itu dari tanganku. Ia berkata, "Wahai orang yang memusuhi diri sendiri! Tidakkah kamu tahu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengharamkan apa yang ada di antara dua bukit (Madinah, untuk berburu)." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20682

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا أَبُو هِلَالٍ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ مَرَرْتُ بِنَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَتَسَحَّرُ يَأْكُلُ تَمْرًا فَقَالَ تَعَالَ فَكُلْ فَقُلْتُ إِنِّي أُرِيدُ الصَّوْمَ فَقَالَ وَأَنَا أُرِيدُ مَا تُرِيدُ فَأَكَلْنَا ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ فَكَانَ بَيْنَ مَا أَكَلْنَا وَبَيْنَ أَنْ قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ قَدْرُ مَا يَقْرَأُ الرَّجُلُ خَمْسِينَ آيَةً

Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Abu Hilal] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas bin Malik] dari [Zaid bin Tsabit] berkata, "Aku lewat depan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau sedang makan sahur dengan kurma, beliau bersabda: "Kemari dan makanlah!" Aku lalu berkata, "Aku ingin puasa." Beliau bersabda: "Aku juga ingin apa yang engkau ingin." Maka kami pun sahur bersama lalu keluar untuk shalat, Adapun jarak antara saat kami makan dan shalat sekitar seseorang membaca lima puluh ayat." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20683

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ بْنُ حُسَينٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُبَاعُ ثَمَرَةٌ بِتَمْرَةٍ وَلَا تُبَاعُ ثَمَرَةٌ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهَا قَالَ فَلَقِيَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ فَقَالَ رَخَّصَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي عَرَايَا قَالَ سُفْيَانُ الْعَرَايَا نَخْلٌ كَانَتْ تُوهَبُ لِلْمَسَاكِينِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ أَنْ يَنْتَظِرُوا بِهَا فَيَبِيعُونَهَا بِمَا شَاءُوا مِنْ ثَمَرِهِ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yazid] telah memberitakan kepada kami [Sufyan bin Husain] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Buah yang masih mentah tidak boleh dijual dengan kurma yang telah masak, dan buah yang masih mentah tidak boleh dijual hingga tampak kematangannya." Salim berkata, " [Zaid bin Tsabit] lalu bertemu dengan Abdullah bin Umar, ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi keringanan dalam jual beli 'Araya." [Sufyan] menerangkan "'Araya adalah kurma yang biasa disedekahkan untuk orang-orang miskin, mereka tidak bisa untuk menunggu (hingga matang), maka mereka pun menjualnya dengan kurma sekehendaknya." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20684

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ الشَّهَادَةِ مَا شَهِدَ بِهَا صَاحِبُهَا قَبْلَ أَنْ يُسْأَلَهَا

Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Ishaq] dari [Abu Bakar bin Muhammad bin Amru bin Hazm] dari Bapaknya dari [Abdullah bin Utsman] dari [Zaid bin Khalid Al Juhanni] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik persaksian adalah persaksian pelakunya sebelum diminta untuk bersaksi." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20685

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ هِشَامٍ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَمْنَعُوا إِمَاءَ اللَّهِ الْمَسَاجِدَ وَلْيَخْرُجْنَ تَفِلَاتٍ

Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Ishaq] dari [Muhammad bin Amru bin Hisyam] dari [Busr bin Sa'id] dari [Zaid bin Khalid Al Juhanni] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian larang para wanita mendatangi masjid, dan hendaklah mereka keluar dengan tidak mengenakan wewangian." (musnad_ahmad)