Hadits Musnad Ahmad.

RESET

Total Data: 26363

Nomer Hadits : 20731

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ بَهْرَامٍ حَدَّثَنَا شَهْرُ بْنُ حَوْشَبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ غَنْمٍ أَنَّهُ زَارَ أَبَا الدَّرْدَاءِ بِحِمْصَ فَمَكَثَ عِنْدَهُ لَيَالِيَ وَأَمَرَ بِحِمَارِهِ فَأُوكِفَ فَقَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ مَا أَرَانِي إِلَّا مُتَّبِعَكَ فَأَمَرَ بِحِمَارِهِ فَأُسْرِجَ فَسَارَا جَمِيعًا عَلَى حِمَارَيْهِمَا فَلَقِيَا رَجُلًا شَهِدَ الْجُمُعَةَ بِالْأَمْسِ عِنْدَ مُعَاوِيَةَ بِالْجَابِيَةِ فَعَرَفَهُمَا الرَّجُلُ وَلَمْ يَعْرِفَاهُ فَأَخْبَرَهُمَا خَبَرَ النَّاسِ ثُمَّ إِنَّ الرَّجُلَ قَالَ وَخَبَرٌ آخَرُ كَرِهْتُ أَنْ أُخْبِرَكُمَا أُرَاكُمَا تَكْرَهَانِهِ فَقَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ فَلَعَلَّ أَبَا ذَرٍّ نُفِيَ قَالَ نَعَمْ وَاللَّهِ فَاسْتَرْجَعَ أَبُو الدَّرْدَاءِ وَصَاحِبُهُ قَرِيبًا مِنْ عَشْرِ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ ارْتَقِبْهُمْ وَاصْطَبِرْ كَمَا قِيلَ لِأَصْحَابِ النَّاقَةِ اللَّهُمَّ إِنْ كَذَّبُوا أَبَا ذَرٍّ فَإِنِّي لَا أُكَذِّبُهُ اللَّهُمَّ وَإِنْ اتَّهَمُوهُ فَإِنِّي لَا أَتَّهِمُهُ اللَّهُمَّ وَإِنْ اسْتَغَشُّوهُ فَإِنِّي لَا أَسْتَغِشُّهُ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْتَمِنُهُ حِينَ لَا يَأْتَمِنُ أَحَدًا وَيُسِرُّ إِلَيْهِ حِينَ لَا يُسِرُّ إِلَى أَحَدٍ أَمَا وَالَّذِي نَفْسُ أَبِي الدَّرْدَاءِ بِيَدِهِ لَوْ أَنَّ أَبَا ذَرٍّ قَطَعَ يَمِينِي مَا أَبْغَضْتُهُ بَعْدَ الَّذِي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا أَظَلَّتْ الْخَضْرَاءُ وَلَا أَقَلَّتْ الْغَبْرَاءُ مِنْ ذِي لَهْجَةٍ أَصْدَقَ مِنْ أَبِي ذَرٍّ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Nadhar], telah menceritakan kepada kami [Abdul Hamid bin Bahram], telah menceritakan kepada kami [Syahru bin Hausyab], telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Ghanm] ia pernah mengunjungi [Abu Darda`] di Himsh dan menginap bersamanya beberapa malam, kemudian ia pergi dengan keledainya. Namun Abu Darda` menahan kepergiannya seraya berkata; "Aku memutuskan untuk ikut bersamamu." Lantas Abu Darda` mengendarai keledainya dengan membawa lampu, keduanyapun berangkat dengan mengendarai keledai. Tak berapa lama, keduanya bertemu dengan seseorang yang hari sebelumnya ia ikut shalat jum'at bersama Mu'awiyah di Jabiyah. Orang itu mengenali mereka berdua, namun keduanya tidak mengenalinya. Orang tadi memberitakan kepada keduanya keadaan masyarakat. Kemudian orang itu berkata; "Ada kabar lain yang aku khawatir bila aku sampaikan, kalian berdua akan membuat bencinya, lalu Abu Darda` berkata; "Apakah kabar tentang wafatnya Abu Dzar?" Orang itu menjawab; "Demi Allah benar." Lalu Abu Darda` dan kawannya mengucapkan Istirja' (Inna lillahi wa inna ilaihi raaji'un) hampir sampai sepuluh kali. Abu Darda` berkata; "Jagalah mereka dan bersabarlah. Sebagaimana yang di ucapkan oleh pemilih unta (ashabun naqah); "Ya Allah mereka mendustai Abu Dzar, namun aku tidak, ya Allah mereka mencelanya, namun aku tidak, ya Allah mereka meminta perlindungan kepadanya, namun aku tidak. Karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempercayainya ketika beliau tidak mempercayai seorangpun, dan menunjuknya ketika beliau tidak menunjuk kepada yang lain. Maka demi Dzat Abu Darda` berada di tangan-Nya, sekiranya Abu Dzar memutus perjanjianku, sungguh aku tidak marah padanya, setelah aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tiada ada sesuatu yang dinaungi oleh pepohonan nan hijau dan tidak pula sebanyak pepasir yang memiliki ucapan lebih benar dari Abu Dzar." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20732

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ حَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ أَرْطَاةَ قَالَ سَمِعْتُ جُبَيْرَ بْنَ نُفَيْرٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فُسْطَاطُ الْمُسْلِمِينَ يَوْمَ الْمَلْحَمَةِ الْغُوطَةُ إِلَى جَانِبِ مَدِينَةٍ يُقَالُ لَهَا دِمَشْقُ

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isa], telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] dari [Abdurrahman bin Yazid bin Jabir], telah menceritakan kepadaku [Zaid bin Artha`ah] dia berkata; aku mendengar [Jubair bin Nufair] berkata dari [Abu Darda`] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Benteng terbesar kaum Muslimin ketika terjadi perang basar adalah kebun di pinggiran Madinah yang disebut dengan Damsyiq." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20733

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ قَالَ أَتَى رَجُلٌ أَبَا الدَّرْدَاءِ فَقَالَ إِنَّ امْرَأَتِي بِنْتُ عَمِّي وَأَنَا أُحِبُّهَا وَإِنَّ وَالِدَتِي تَأْمُرُنِي أَنْ أُطَلِّقَهَا فَقَالَ لَا آمُرُكَ أَنْ تُطَلِّقَهَا وَلَا آمُرُكَ أَنْ تَعْصِيَ وَالِدَتَكَ وَلَكِنْ أُحَدِّثُكَ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْوَالِدَةَ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَمْسِكْ وَإِنْ شِئْتَ فَدَعْ

Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad], telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari ['Atha`] dari [Abdurrahman As Sulami] ia berkata; seseorang mendatangi Abu Darda` dan berkata; "sesungguhnya aku mencintai sepupuku yang sekarang menjadi isteriku, sedangkan ibuku memerintahkan untuk menceraikannya. [Abu Darda`] berkata: aku tidak menyuruhmu untuk menceraikannya, dan mendurhakai ibumu, namun aku menyampaikan kepadamu satu hadis yang telah aku dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketahuilah bahwa ibu itu ibarat pintu surga paling tengah, maka terserah padamu hendak menceraikan istri atau taat kepada orang ibu." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20734

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ اللَّيْثِيُّ أَبُو ضَمْرَةَ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَزْدِيِّ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ } فَأَمَّا الَّذِينَ سَبَقُوا بِالْخَيْرَاتِ فَأُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ وَأَمَّا الَّذِينَ اقْتَصَدُوا فَأُولَئِكَ يُحَاسَبُونَ حِسَابًا يَسِيرًا وَأَمَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ فَأُولَئِكَ الَّذِينَ يُحْبَسُونَ فِي طُولِ الْمَحْشَرِ ثُمَّ هُمْ الَّذِينَ تَلَافَاهُمْ اللَّهُ بِرَحْمَتِهِ فَهُمْ الَّذِينَ يَقُولُونَ { الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ إِلَى قَوْلِهِ لُغُوبٌ }

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isa], telah menceritakan kepada kami [Anas bin Iyadh Al Laitsi Abu Dhamrah] dari [Musa bin 'Uqbah] dari [Ali bin Abdullah Al Azdi] dari [Abu Darda`] ia berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah berfirman: Kemudian Kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. QS Fathir; 32. Sedangkan mereka yang lebih dahulu berbuat kebaikan, mereka itulah yang akan masuk surga tanpa hisab, dan mereka yang pertengahan adalah mereka akan dimudahkan hisabnya. Adapun yang menganiaya diri mereka sindiri, adalah mereka akan di hisab selama di Mahsyar, Allah menyelamatkan mereka dengan rahmat-Nya dan ketika itu mereka berkata; Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan kami, sungguh Rabb kami maha pengampun dan dzat yang patut disyukuri. Sampai firman-Nya: "Orang yang lemah serta bodoh." QS Fathir; 34-35. (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20735

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى أَبِي الدَّرْدَاءِ فَقَالَ بِالصِّحَّةِ لَا بِالْمَرَضِ فَقَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الصُّدَاعَ وَالْمَلِيلَةَ لَا تَزَالُ بِالْمُؤْمِنِ وَإِنَّ ذَنْبَهُ مِثْلُ أُحُدٍ فَمَا تَدَعُهُ وَعَلَيْهِ مِنْ ذَلِكَ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ

Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa], telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah], telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abu Habib] dari [Sahal bin Mu'adz bin Anas Al Juhani] dari [Ayahnya] bahwa ia pernah menemui Abu Darda` seraya berkata; Semoga anda sehat dan tidak sakit. [Abu Darda`] berkata; "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sakit pusing dan bosan senantiasa menjangkiti orang mukmin, dan ketika dosanya bagaikan gunung Uhud sampai akhirnya berangsur-angsur lenyap darinya hingga sebesar biji atom." (musnad_ahmad)