Hadits Musnad Ahmad.

RESET

Total Data: 26363

Nomer Hadits : 20801

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ قَالُوا لَهُ أَلَا تَدْخُلُ عَلَى هَذَا الرَّجُلِ فَتُكَلِّمُهُ قَالَ فَقَالَ أَلَا تَرَوْنَ أَنِّي لَا أُكَلِّمُهُ إِلَّا أُسْمِعُكُمْ وَاللَّهِ لَقَدْ كَلَّمْتُهُ فِيمَا بَيْنِي وَبَيْنَهُ مَا دُونَ أَنْ أَفْتَحَ أَمْرًا لَا أُحِبُّ أَنْ أَكُونَ أَنَا أَوَّلَ مَنْ فَتَحَهُ وَلَا أَقُولُ لِرَجُلٍ أَنْ يَكُونَ عَلَيَّ أَمِيرًا إِنَّهُ خَيْرُ النَّاسِ بَعْدَ مَا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يُؤْتَى بِالرَّجُلِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُلْقَى فِي النَّارِ فَتَنْدَلِقُ أَقْتَابُ بَطْنِهِ فَيَدُورُ بِهَا فِي النَّارِ كَمَا يَدُورُ الْحِمَارُ بِالرَّحَا قَالَ فَيَجْتَمِعُ أَهْلُ النَّارِ إِلَيْهِ فَيَقُولُونَ يَا فُلَانُ أَمَا كُنْتَ تَأْمُرُنَا بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَانَا عَنْ الْمُنْكَرِ قَالَ فَيَقُولُ بَلَى قَدْ كُنْتُ آمُرُ بِالْمَعْرُوفِ وَلَا آتِيهِ وَأَنْهَى عَنْ الْمُنْكَرِ وَآتِيهِ

Telah bercerita kepada kami [Abu Mua'wiyah] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] dari [Syaqiq] dari [Usamah bin Zaid], ia berkata: mereka berkata padanya: Bertamulah ke orang itu dan berbicaralah dengannya. Usamah berkata: 'Apa kalian tidak tahu bahwa saya tidak berbicara kepadanya selain yang telah saya sampaikan kepada kalian?.' Demi Allah, saya pernah berbicara dengannya empat mata namun saya tidak memulai suatu hal yang tidak saya suka untuk menyampaikannya terlebih dahulu, dan saya tidak berkata kepada seorang pun bahwa pemimpinku sebagai orang terbaik setelah saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Seseorang didatangkan pada hari kiamat kemudian dilemparkan ke dalam neraka hingga ususnya terburai keluar dan berputar-putar di neraka layaknya keledai mengitari alat penumbuk gandum. Kemudian penduduk neraka mendekatinya dan berkata: Hai Fulan! Bukankah dulu engkau memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran? Ia menjawab: Benar, dulu aku memerintahkan kebaikan namun tidak saya lakukan dan mencegah kemungkaran namun saya lakukan." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20802

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي الشَّعْثَاءِ قَالَ خَرَجْتُ حَاجًّا فَجِئْتُ حَتَّى دَخَلْتُ الْبَيْتَ فَلَمَّا كُنْتُ بَيْنَ السَّارِيَتَيْنِ مَضَيْتُ حَتَّى لَزِقْتُ بِالْحَائِطِ فَجَاءَ ابْنُ عُمَرَ فَصَلَّى إِلَى جَنْبِي فَصَلَّى أَرْبَعًا فَلَمَّا صَلَّى قُلْتُ لَهُ أَيْنَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْبَيْتِ قَالَ أَخْبَرَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ أَنَّهُ صَلَّى هَاهُنَا فَقُلْتُ كَمْ صَلَّى قَالَ هَذَا أَجِدُنِي أَلُومُ نَفْسِي أَنِّي مَكَثْتُ مَعَهُ عُمْرًا لَمْ أَسْأَلْهُ كَمْ صَلَّى ثُمَّ حَجَجْتُ مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ فَجِئْتُ حَتَّى قُمْتُ فِي مَقَامِهِ فَجَاءَ ابْنُ الزُّبَيْرِ حَتَّى قَامَ إِلَى جَنْبِي وَلَمْ يَزَلْ يُزَاحِمُنِي حَتَّى أَخْرَجَنِي مِنْهُ ثُمَّ صَلَّى فِيهِ أَرْبَعًا

Telah bercerita kepada kami [Abu Mua'wiah] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] dari [Umarah] dari [Abu Asy Sya'tsa`], ia berkata: saya pergi berhaji kemudian saya tiba hingga masuk ke dalam baitullah, saat berada diantara dua tiang, saya berjalan hingga menempel di dinding. Lalu [Ibnu Umar] datang dan shalat didekatku ia pun shalat empat rakaat. Seusai shalat, saya bertanya padanya: Dimanakah dulu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pernah shalat di baitullah?. Ia menjawab: [Usamah bin Zaid] telah mengabarkan kepadaku bahwa beliau shalat disini. Saya bertanya lagi: berapa rakaat beliau shalat? Ibnu Umar menjawab: Itulah yang menyebabkanku selalu mencela diriku, saya tinggal lama bersamanya sekian lama tapi saya tidak menanyakannya berapa rakaat Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam shalat. Kemudian pada tahun berikutnya, ia (Abu Asy Sya'tsa`) Berkata: saya pergi berhaji kemudian saya datang hingga berdiri di tempat berdiri Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam Lalu Ibnu Az Zubair datang hingga berdiri disampingku, ia terus mendesakku hingga mengeluarkanku dari tempat itu, lalu ia shalat empat rakaat di tempat itu. (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20803

حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي ظَبْيَانَ حَدَّثَنَا أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً إِلَى الْحُرَقَاتِ فَنَذِرُوا بِنَا فَهَرَبُوا فَأَدْرَكْنَا رَجُلًا فَلَمَّا غَشِينَاهُ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَضَرَبْنَاهُ حَتَّى قَتَلْنَاهُ فَعَرَضَ فِي نَفْسِي مِنْ ذَلِكَ شَيْءٌ فَذَكَرْتُهُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَنْ لَكَ بِلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّمَا قَالَهَا مَخَافَةَ السِّلَاحِ وَالْقَتْلِ فَقَالَ أَلَا شَقَقْتَ عَنْ قَلْبِهِ حَتَّى تَعْلَمَ مِنْ أَجْلِ ذَلِكَ أَمْ لَا مَنْ لَكَ بِلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ فَمَا زَالَ يَقُولُ ذَلِكَ حَتَّى وَدِدْتُ أَنِّي لَمْ أُسْلِمْ إِلَّا يَوْمَئِذٍ

Telah bercerita kepada kami [Ya'la] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Zhabyan] telah bercerita kepada kami [Usamah bin Zaid], ia berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengutus kami dalam tentara sariyah menuju Huruqat, mereka takut kepada kami dan lari, kami menangkap seseorang, saat kami mengalahkannya, ia mengucapkan: Laa ilaaha illallaah. Kami memukulnya hingga mati. Setelah peristiwa itu di dalam diriku terdapat sesuatu yang mengganjal, kuutarakan uneg-unegku kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam. Kemudian beliau bersabda: "Siapa yang menolongmu dengan kalimat laa ilaa ha illallah pada hari kiamat?" saya berkata: wahai Rasulullah! sesungguhnya ia mengucapkannya hanya karena takut pada senjata dan takut mati. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Apa kau sudah membelah jantungnya hingga kau tahu alasanmu membunuhnya atau siapakah yang akan menolongmu dengan kalimat laa ilaaha illallaah pada hari kiamat?" ia (Usamah) Berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam terus menerus mengucapkannya hingga saya ingin tidak masuk Islam kecuali pada hari itu. (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20804

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ أَفَاضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عَرَفَةَ وَأَنَا رَدِيفُهُ فَجَعَلَ يَكْبَحُ رَاحِلَتَهُ حَتَّى أَنَّ ذِفْرَهَا لَتَكَادُ تُصِيبُ قَادِمَةَ الرَّحْلِ وَهُوَ يَقُولُ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عَلَيْكُمْ السَّكِينَةَ وَالْوَقَارَ فَإِنَّ الْبِرَّ لَيْسَ فِي إِيضَاعِ الْإِبِلِ

Telah bercerita kepada kami [Abu Kamil] telah bercerita kepada kami [Hammad] dari [Qais bin Sa'ad] dari [Atho`] dari [Ibnu Abbas] dari [Usamah bin Zaid], ia berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berangkat meninggalkan Arafah dan saya membonceng beliau, kemudian hewan tunggangan beliau meringkik hingga seolah-oleh tulang belakang telinga kendaraan beliau menyentuh kakinya lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Wahai sekalian manusia! kalian harus tenang karena kebaikan itu tidak dengan cara memacu unta dengan cepat." (musnad_ahmad)

Nomer Hadits : 20805

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنِ ابْنِ عَمٍّ لِأُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ يُقَالُ لَهُ عِيَاضٌ وَكَانَتْ بِنْتُ أُسَامَةَ تَحْتَهُ قَالَ ذُكِرَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ خَرَجَ مِنْ بَعْضِ الْأَرْيَافِ حَتَّى إِذَا كَانَ قَرِيبًا مِنْ الْمَدِينَةِ بِبَعْضِ الطَّرِيقِ أَصَابَهُ الْوَبَاءُ قَالَ فَأَفْزَعَ ذَلِكَ النَّاسَ قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ لَا يَطْلُعَ عَلَيْنَا نِقَابُهَا يَعْنِي الْمَدِينَةَ قَالَ أَبِي و حَدَّثَنَاه الْهَاشِمِيُّ وَيَعْقُوبُ وَقَالَا جَمِيعًا إِنَّهُ سَمِعَ أُسَامَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنِ ابْنِ عَمٍّ لِأُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ يُقَالُ لَهُ عِيَاضٌ وَكَانَتْ ابْنَةُ أُسَامَةَ عِنْدَهُ وَذَكَرَ الْحَدِيثَ مِثْلَهُ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَقَالَ بَعْضُهُمْ عِيَاضُ بْنُ صَبْرَى

Telah bercerita kepada kami [Abu Kamil] telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Sa'ad] telah bercerita kepada kami [Ibnu Syihab] dari saudara sepupunya Usamah bin Zaid yang bernama ['Iyadh] dan putri Usamah bersamanya, ia berkata: diberitahukan kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bahwa seseorang keluar dari sebagian perkampungan hingga saat tiba di suatu jalan dekat Madinah, ia terserang wabah penyakit. Hal itu membuat orang-orang cemas kemudian Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Aku berharap agar ia tidak sampai ditengah-tengahnya." -yang beliau maksud ialah Madinah-. Ayah saya berkata: kami menceritakannya kepada [Al Hasyimi] dan [Ya'qub], keduanya berkata: sesungguhnya ia ('Iyadh) mendengar dari [Usamah]. Telah bercerita kepada kami [Abu Ma'mar] telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Sa'ad] telah bercerita kepada kami [Ibnu Syihab] dari saudara sepupu Usamah bin Zaid yang bernama ['Iyadh] dan putri Usamah bersamanya, ia menyebutkan hadis serupa. Abu Abdurrahman berkata: sebagian orang berkata: 'Iyadh bin Shabri. (musnad_ahmad)