Total Data: 26363
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَنْبَأَنَا الْعَوَّامُ حَدَّثَنِي شَيْخٌ كَانَ مُرَابِطًا بِالسَّاحِلِ قَالَ لَقِيتُ أَبَا صَالِحٍ مَوْلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَيْسَ مِنْ لَيْلَةٍ إِلَّا وَالْبَحْرُ يُشْرِفُ فِيهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ عَلَى الْأَرْضِ يَسْتَأْذِنُ اللَّهَ فِي أَنْ يَنْفَضِخَ عَلَيْهِمْ فَيَكُفُّهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah memberitakan kepada kami [Al 'Awwam] Telah menceritakan kepadaku [Syeikh] yang ribath (menjaga perbatasan di daerah pantai) dia berkata; aku telah bertemu dengan [Abu Shalih] mantan hamba sahaya Umar Bin Al Khaththab, dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Umar Bin Khaththab] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau telah bersabda: "Tiada satu malam kecuali laut pasang ke daratan sampai tiga kali, memohon kepada Allah untuk menampakkan kekuatannya kepada mereka (manusia), akan tetapi mencegahnya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ أَنَسِ بْنِ سِيرِينَ قَالَ قُلْتُ لِابْنِ عُمَرَ حَدِّثْنِي عَنْ طَلَاقِكَ امْرَأَتَكَ قَالَ طَلَّقْتُهَا وَهِيَ حَائِضٌ قَالَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَذَكَرَهُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرْهُ فَلْيُرَاجِعْهَا فَإِذَا طَهُرَتْ فَلْيُطَلِّقْهَا فِي طُهْرِهَا قَالَ قُلْتُ لَهُ هَلْ اعْتَدَدْتَ بِالَّتِي طَلَّقْتَهَا وَهِيَ حَائِضٌ قَالَ فَمَا لِي لَا أَعْتَدُّ بِهَا وَإِنْ كُنْتُ قَدْ عَجَزْتُ وَاسْتَحْمَقْتُ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Abdul Malik] dari [Anas Bin Sirin] dia berkata; aku berkata kepada [Ibnu Umar]; ceritakanlah kepadaku tentang talakmu kepada istrimu!. Ibnu Umar berkata; aku mentalaknya dalam keadaan haid, kemudian aku menceritakan hal itu kepada Umar Bin Al Khaththab, lalu Umar menceritakannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perintahkanlah kepadanya agar dia merujuknya, jika dia telah suci, maka hendaklah dia mentalaknya pada masa sucinya." Anas berkata; aku berkata kepada Ibnu Umar; "Apakah kamu melaksanakan masa 'iddah kepada istrimu yang kamu talak pada saat haid?" Ibnu Umar menjawab: "Kenapa aku dulu tidak melaksanakan masa 'iddah yah? meskipun aku tidak mampu dan tidak mendekatinya." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَنْبَأَنَا أَصْبَغُ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ الشَّامِيِّ قَالَ لَبِسَ أَبُو أُمَامَةَ ثَوْبًا جَدِيدًا فَلَمَّا بَلَغَ تَرْقُوَتَهُ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي مَا أُوَارِي بِهِ عَوْرَتِي وَأَتَجَمَّلُ بِهِ فِي حَيَاتِي ثُمَّ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ اسْتَجَدَّ ثَوْبًا فَلَبِسَهُ فَقَالَ حِينَ يَبْلُغُ تَرْقُوَتَهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي مَا أُوَارِي بِهِ عَوْرَتِي وَأَتَجَمَّلُ بِهِ فِي حَيَاتِي ثُمَّ عَمَدَ إِلَى الثَّوْبِ الَّذِي أَخْلَقَ أَوْ قَالَ أَلْقَى فَتَصَدَّقَ بِهِ كَانَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ تَعَالَى وَفِي جِوَارِ اللَّهِ وَفِي كَنَفِ اللَّهِ حَيًّا وَمَيِّتًا حَيًّا وَمَيِّتًا حَيًّا وَمَيِّتًا
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah memberitakan kepada kami [Ashbagh] dari [Abul 'Ala` Asy Syami] dia berkata; [Abu Umamah] mengenakan pakaian baru, ketika sampai ke tengkuknya dia membaca; "Alhamdulillaahilladzii kasaanii maa uwaarii bihi 'auratii wa atajammalu bihii fi hayaatii (segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian kepadaku yang dapat menutup auratku dan dapat berhias dengannya dalam hidupku), " kemudian dia berkata; aku mendengar [Umar Bin Khaththab] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa memiliki pakain baru kemudian mengenakannya dan ketika sampai di tengkuknya dia membaca; 'Alhamdulillaahil ladzii kasaanii maa uwaarii bihi 'aurotii wa atajammalu bihii fi hayaatii (segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian kepadaku yang dapat menutup aurotku dan dapat berhias dengannya dalam hidupku) ' kemudian dia berniat dengan pakaian yang sudah usang atau yang sudah tidak dikenakan untuk diinfaqkan, maka dia berada dalam jaminan Allah Ta'ala dan berada di sisi Allah serta berada dalam lindungan Allah baik hidup maupun mati, baik hidup maupun mati dan baik hidup maupun mati." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَنْبَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَحَدُنَا إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ وَهُوَ جُنُبٌ كَيْفَ يَصْنَعُ قَبْلَ أَنْ يَغْتَسِلَ قَالَ يَتَوَضَّأُ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ يَنَامُ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah memberitakan kepada kami [Muhammad Bin Ishaq] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari [Umar Bin Al Khaththab] dia berkata; aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; "Wahai Rasulullah, apabila salah seorang dari kami hendak tidur sementara dia dalam keadaan junub, apa yang harus dilakukan sebelum mandi?" Beliau menjawab: "Hendaknya berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat kemudian tidur." (musnad_ahmad)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَنْبَأَنَا وَرْقَاءُ وَأَبُو النَّضْرِ قَالَ حَدَّثَنَا وَرْقَاءُ عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى الثَّعْلَبِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ كُنْتُ مَعَ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ وَعُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فِي الْبَقِيعِ يَنْظُرُ إِلَى الْهِلَالِ فَأَقْبَلَ رَاكِبٌ فَتَلَقَّاهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ مِنْ أَيْنَ جِئْتَ فَقَالَ مِنْ الْعَرَبِ قَالَ أَهْلَلْتَ قَالَ نَعَمْ قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ اللَّهُ أَكْبَرُ إِنَّمَا يَكْفِي الْمُسْلِمِينَ الرَّجُلُ ثُمَّ قَامَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَتَوَضَّأَ فَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ ثُمَّ صَلَّى الْمَغْرِبَ ثُمَّ قَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَنَعَ قَالَ أَبُو النَّضْرِ وَعَلَيْهِ جُبَّةٌ ضَيِّقَةُ الْكُمَّيْنِ فَأَخْرَجَ يَدَهُ مِنْ تَحْتِهَا وَمَسَحَ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah memberitakan kepada kami [Warqa` bin 'Umar] dan [Abu An Nadlar] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Warqa`] dari [Abdul A'la Ats Tsa`labi] dari [Abdurrahman Bin Abu Laila] dia berkata; aku pernah bersama Al Barra' bin 'Azib dan [Umar Bin Al Khaththab] di pemakaman Baqi' untuk melihat hilal (bulan sabit), kemudian seorang pengendara datang, Umar menemuinya dan bertanya; "Darimana kamu datang?" Pengendara itu menjawab; "Dari orang Arab badui", Umar bertanya; "Apakah kamu telah melihat hilal?" Dia menjawab; "Ya." Umar berkata; "Allah maha besar, sesungguhnya seorang cukup untuk kaum muslimin", kemudian Umar berdiri, berwudlu dan mengusap kedua khuf-nya, kemudian shalat Maghrib, lalu dia berkata; "Demikianlah aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan." Abu An Nadlar berkata; "Dia memakai jubah yang kedua lengannya sempit, dan dia mengeluarkan tangannya dari bagian bawah jubah itu lalu mengusap khuf-nya." (musnad_ahmad)