Total Data: 3367
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا يَحْيَى هُوَ ابْنُ سَعِيدٍ أَنَّ عَمْرَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ حَبِيبَةَ بِنْتَ سَهْلٍ تَزَوَّجَهَا ثَابِتُ بْنُ قَيْسِ بْنِ شَمَّاسٍ فَذَكَرَتْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ هَمَّ أَنْ يَتَزَوَّجَهَا وَكَانَتْ جَارَةً لَهُ وَأَنَّ ثَابِتًا ضَرَبَهَا فَأَصْبَحَتْ عَلَى بَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْغَلَسِ وَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ فَرَأَى إِنْسَانًا فَقَالَ مَنْ هَذَا قَالَتْ أَنَا حَبِيبَةُ بِنْتُ سَهْلٍ فَقَالَ مَا شَأْنُكِ قَالَتْ لَا أَنَا وَلَا ثَابِتٌ فَأَتَى ثَابِتٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ خُذْ مِنْهَا وَخَلِّ سَبِيلَهَا فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ عِنْدِي كُلُّ شَيْءٍ أَعْطَانِيهِ فَأَخَذَ مِنْهَا وَقَعَدَتْ عِنْدَ أَهْلِهَا
Telah mengabarkan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Yahya yaitu Ibnu Sa'id] bahwa ['Amrah] telah menceritakan bahwa [Habibah binti Sahl] telah dinikahi Tsabit bin Qais bin Syammas, kemudian ia menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dahulu berkeinginan untuk menikahinya, dia adalah tetangga beliau. Suatu ketika Tsabit memukulnya, dan di waktu fajar, ia berada di depan pintu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam kegelapan, Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dan melihat ada seseorang, beliau bersabda bersabda; "Siapakah ini?" Habibah menjawab; "Aku Habibah binti Sahl." Beliau bersabda; "Apa keperluanmu?, " Habibah berkata; "Tidak mungkin aku dan Tsabit berkumpul." Kemudian Tsabit datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Ambillah dari isterimu dan lepaskanlah dia." Habibah berkata; "Wahai Rasulullah, segala yang ia berikan, ada padaku." Kemudian Tsabit mengambil darinya, lalu Habibah tinggal bersama keluarganya." (musnad_darimi)
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ الزُّبَيْرِ بْنِ سَعِيدٍ رَجُلٍ مِنْ بَنِي عَبْدِ الْمُطَّلِبِ قَالَ بَلَغَنِي حَدِيثٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ يَزِيدَ بْنِ رُكَانَةَ وَهُوَ فِي قَرْيَةٍ لَهُ فَأَتَيْتُهُ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي أَنَّهُ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ الْبَتَّةَ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ مَا أَرَدْتَ فَقَالَ وَاحِدَةً قَالَ آللَّهِ قَالَ آللَّهِ قَالَ هُوَ مَا نَوَيْتَ
Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Jarir bin Hazim] dari [Az Zubair bin Sa'id] seorang laki-laki dari Bani Abdul Muththalib, ia berkata; [telah sampai kepadaku] suatu hadis dari [Abdullah bin Ali bin Yazid bin Rukanah] sementara dirinya berada di desanya, kemudian aku datang kepadanya, ia pun berkata; telah menceritakan kepadaku [Ayahku] dari [kakekku] bahwa ia telah menceraikan isterinya sama sekali (talak tiga), kemudian dia datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menceritakan hal itu. Beliau lalu bertanya: "Apa yang engkau inginkan?" dia berkata; "Cerai satu kali." Beliau bersabda: "Demi Allah?" Ia berkata; "Demi Allah." Beliau berkata: "Hal itu seperti apa yang engkau niatkan." (musnad_darimi)
حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ صَخْرٍ الْبَيَاضِيِّ قَالَ كُنْتُ امْرَأً أُصِيبُ مِنْ النِّسَاءِ مَا لَا يُصِيبُ غَيْرِي فَلَمَّا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ خِفْتُ أَنْ أُصِيبَ فِي لَيْلِي شَيْئًا فَيَتَتَابَعَ بِي ذَلِكَ إِلَى أَنْ أُصْبِحَ قَالَ فَتَظَاهَرْتُ إِلَى أَنْ يَنْسَلِخَ فَبَيْنَا هِيَ لَيْلَةً تَخْدُمُنِي إِذْ تَكَشَّفَ لِي مِنْهَا شَيْءٌ فَمَا لَبِثْتُ أَنْ نَزَوْتُ عَلَيْهَا فَلَمَّا أَصْبَحْتُ خَرَجْتُ إِلَى قَوْمِي فَأَخْبَرْتُهُمْ وَقُلْتُ امْشُوا مَعِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا لَا وَاللَّهِ لَا نَمْشِي مَعَكَ مَا نَأْمَنُ أَنْ يَنْزِلَ فِيكَ الْقُرْآنُ أَوْ أَنْ يَكُونَ فِيكَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَقَالَةٌ يَلْزَمُنَا عَارُهَا وَلَنُسْلِمَنَّكَ بِجَرِيرَتِكَ فَانْطَلَقْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَصَصْتُ عَلَيْهِ خَبَرِي فَقَالَ يَا سَلَمَةُ أَنْتَ بِذَاكَ قُلْتُ أَنَا بِذَاكَ قَالَ يَا سَلَمَةُ أَنْتَ بِذَاكَ قُلْتُ أَنَا بِذَاكَ قَالَ يَا سَلَمَةُ أَنْتَ بِذَاكَ قُلْتُ أَنَا بِذَاكَ وَهَا أَنَا صَابِرٌ نَفْسِي فَاحْكُمْ فِيَّ مَا أَرَاكَ اللَّهُ قَالَ فَأَعْتِقْ رَقَبَةً قَالَ فَضَرَبْتُ صَفْحَةَ رَقَبَتِي فَقُلْتُ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا أَصْبَحْتُ أَمْلِكُ رَقَبَةً غَيْرَهَا قَالَ فَصُمْ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ قُلْتُ وَهَلْ أَصَابَنِي الَّذِي أَصَابَنِي إِلَّا فِي الصِّيَامِ قَالَ فَأَطْعِمْ وَسْقًا مِنْ تَمْرٍ سِتِّينَ مِسْكِينًا فَقُلْتُ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ لَقَدْ بِتْنَا لَيْلَتَنَا وَحْشَى مَا لَنَا طَعَامٌ قَالَ فَانْطَلِقْ إِلَى صَاحِبِ صَدَقَةِ بَنِي زُرَيْقٍ فَلْيَدْفَعْهَا إِلَيْكَ وَأَطْعِمْ سِتِّينَ مِسْكِينًا وَسْقًا مِنْ تَمْرٍ وَكُلْ بَقِيَّتَهُ أَنْتَ وَعِيَالُكَ قَالَ فَأَتَيْتُ قَوْمِي فَقُلْتُ وَجَدْتُ عِنْدَكُمْ الضِّيقَ وَسُوءَ الرَّأْيِ وَوَجَدْتُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السَّعَةَ وَحُسْنَ الرَّأْيِ وَقَدْ أَمَرَ لِي بِصَدَقَتِكُمْ
Telah menceritakan kepada kami [Zakariya bin 'Adi] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Idris] dari [Muhammad bin Ishaq] dari [Muhammad bin 'Amr] dari [Sulaiman bin Yasar] dari [Salamah bin Shakhr Al Bayadhi] ia berkata; "Aku dahulu adalah orang yang sering menggauli isteri tidak seperti orang lain yang menggauli isterinya. Tatkala masuk Bulan Ramadhan, aku sedikit khawatir melakukan jima' pada malam hariku, sehingga hal itu berlanjut hingga pagi hari. Maka aku menzhihar isteriku hingga berlalunya bulan Ramadhan. Pada dustu malam, ia membantuku, tiba-tiba tersingkap sesuatu darinya, tidak lama kemudian aku pun menggaulinya. Pada pagi harinya, aku keluar menuju kepada kaumku dan mengabarkan hal itu kepada mereka, aku berkata; "Pergilah kalian bersamaku menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! " Mereka mengatakan; "Tidak, demi Allah, kami tidak akan pergi bersamamu. Kami khawatir turun Al Qur'an mengenai dirimu atau terdapat perkataan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengenai dirimu yang aibnya mengenai kami. Sungguh kami menyerahkanmu dengan dosamu sendiri." Akhirnya aku pergi menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan menceritakan kepada beliau berita mengenaiku. Beliau bersabda: "Wahai Salamah, apakah engkau melakukan hal ini?" Aku berkata; "Aku telah melakukan hal ini." Beliau bersabda: "Wahai Salamah, apakah engkau melakukan hal ini?" aku menjawab; "Aku telah melakukan hal ini." Beliau bersabda: "Wahai Salamah, apakah engkau melakukan hal ini?" Aku menjawab; "Aku telah melakukan hal ini. Inilah aku yang telah bersabar terhadap diriku, maka putuskanlah terhadap diriku apa yang telah Allah perlihatkan kepada dirimu." Beliau bersabda: "Bebaskanlah budak." Salamah berkata; "Aku menepuk leher belakangku dan berkata; "Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, tidaklah aku dipagi hari memiliki budak selain dirinya." Beliau bersabda: "Berpuasalah dua bulan berturut-turut! " Aku berkata; "Tidaklah aku tertimpa sesuatu yang menimpaku, kecuali ketika aku berpuasa." Beliau bersabda: "Berilah makan satu wasaq kurma enam puluh orang miskin." Lalu aku berkata; "Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, sungguh kami bermalam dalam keadaan tidak memiliki makanan." Beliau bersabda: "Pergilah kepada penjaga Shadaqah Bani Zuraiq, hendaknya ia memberikan kepadamu dan berilah makan enam puluh orang miskin satu wasaq kurma, dan makanlah sisanya bersama keluargamu." Salamah berkata; "Kemudian aku mendatangi kaumku dan berkata; "Aku dapatkan di sisi kalian kesempitan serta pendapat yang buruk, dan aku dapatkan di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kelapangan dan pendapat yang baik, beliau telah memerintahkan agar aku diberi shadaqah kalian." (musnad_darimi)
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ قَيْسٍ أَنَّ زَوْجَهَا طَلَّقَهَا ثَلَاثًا فَلَمْ يَجْعَلْ لَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفَقَةً وَلَا سُكْنَى قَالَ سَلَمَةُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِإِبْرَاهِيمَ فَقَالَ قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ لَا نَدَعُ كِتَابَ رَبِّنَا وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ بِقَوْلِ امْرَأَةٍ فَجَعَلَ لَهَا السُّكْنَى وَالنَّفَقَةَ
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Salamah bin Kuhail] dari [Asy Sya'bi] dari [Fathimah binti Qais] bahwa suaminya telah mencerainya tiga kali dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak memberikan nafkah untuknya dan tidak pula tempat tinggal." Salamah berkata; "Kemudian aku sebutkan hal itu kepada Ibrahim. Dia berkata; "Umar bin Al Khathab berkata; "Kami tidak akan meninggalkan Kitab Rabb kami dan Sunnah Nabi kami karena perkataan seorang wanita. Dan ia tetap (berkewajiban) memberikan tempat tinggal dan nafkah." (musnad_darimi)
أَخْبَرَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا عَنْ عَامِرٍ حَدَّثَتْنِي فَاطِمَةُ بِنْتُ قَيْسٍ أَنَّ زَوْجَهَا طَلَّقَهَا ثَلَاثًا فَأَمَرَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تَعْتَدَّ عِنْدَ ابْنِ عَمِّهَا ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'la] telah menceritakan kepada kami [Zakariya] dari [Amir] telah menceritakan kepadaku [Fathimah binti Qais] bahwa suaminya telah menceraikannya tiga kali, kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahakannya agar ber'iddah di rumah Ibnu Ummi Maktum. (musnad_darimi)