Total Data: 1800
مسند الشافعي 56: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ، حَدَّثَنِي الْمُهَاجِرُ أَبُو مَخْلَدٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكَرَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ أَرْخَصَ لِلْمُسَافِرِ أَنْ يَمْسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ وَلَيَالِيهِنَّ، وَلِلْمُقِيمِ يَوْمًا وَلَيْلَةً
Musnad Syafi'i 56: Abdul Wahab Ats-Tsaqafi mengabarkan kepada kami, AJ Muhajir Abu Makhlad menceritakan kepadaku dari Ataurrahman bin Abu Bakrah, dari ayahnya, dari Rasulullah SAW: Bahwa beliau memberikan rukhshah bagi musafir untuk mengusap sepasang khuf selama 3 hari 3 malam, dan bagi orang yang mukim selama sehari semalam. 63 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 57: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَاصِمِ ابْنِ بَهْدَلَةَ، عَنْ زِرٍّ قَالَ: أَتَيْتُ صَفْوَانَ بْنَ عَسَّالٍ، فَقَالَ: مَا جَاءَ بِكَ؟ قُلْتُ: ابْتِغَاءَ الْعِلْمِ، قَالَ: إِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَطْلُبُ، قُلْتُ: إِنَّهُ حَاكَ فِي نَفْسِيَ الْمَسْحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ بَعْدَ الْغَائِطِ وَالْبَوْلِ، وَكُنْتَ امْرَأً مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَيْتُكَ أَسْأَلُكَ: هَلْ سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذَلِكَ شَيْئًا؟ قَالَ: نَعَمْ، كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا إِذَا كُنَّا سَفْرًا أَوْ مُسَافِرِينَ أَنْ لَا نَنْزِعَ خِفَافَنَا ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ وَلَيَالِيهِنَّ إِلَّا مِنْ جَنَابَةٍ، لَكِنْ مِنْ غَائِطٍ وَبَوْلٍ وَنَوْمٍ
Musnad Syafi'i 57: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ashim bin Bahdalah, dari Zir, ia mengatakan: Aku datang menemui Shafwan bin Assal, lalu ia bertanya, "Apakah gerangan yang menyebabkan kamu datang?" Aku menjawab, "Menuntut ilmu." Shafwan berkata, "Sesungguhnya para malaikat benar-benar menaungkan sayap-sayapnya bagi orang yang menuntut ilmu karena ridha dengan apa yang dituntutnya." Aku berkata, "Sesungguhnya telah terbetik di dalam diriku masalah mengusap sepasang khuf sesudah buang air besar dan buang air kecil, sedangkan engkau adalah salah seorang sahabat Nabi SAW. Aku datang untuk menanyakan apakah engkau pernah mendengar sesuatu dari beliau mengenai masalah tersebut?" Ia menjawab, "Ya, dahulu Rasulullah SAW memerintahkan kami bila berada dalam penjalanan atau sedang melakukan perjalanan, hendaknya kami jangan mencabut khuf-khuf kami selama 3 hari 3 malam kecuali karena jinabat, tetapi tidak karena buang air besar, air kecil dan tidur." 67 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 58: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ: جَاءَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ امْرَأَةُ أَبِي طَلْحَةَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي مِنَ الْحَقِّ، هَلْ عَلَى الْمَرْأَةِ مِنْ غُسْلٍ إِذَا هِيَ احْتَلَمَتْ؟ قَالَ: «نَعَمْ، إِذَا رَأَتِ الْمَاءَ»
Musnad Syafi'i 58: Malik mengabarkan kepada kami dari Hisyam, dari ayahnya, dari Zainab binti Abu Salamah, dari Ummu Salamah, ia mengatakan: Ummu Sulaim -istri Abu Thalhah- datang menghadap Nabi SAW, lalu berkata, "Wahai Rasulullah! Sesungguhnya Allah tidak malu menerangkan perkara yang hak, apakah wanita wajib mandi jika ia bermimpi mengeluarkan air mani?.” Nabi SAW menjawab, “Ya, bila ia melihat adanya air (mani).” 65 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 59: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ زُبَيْدِ بْنِ الصَّلْتِ أَنَّهُ قَالَ: خَرَجْتُ مَعَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِلَى الْجُرُفِ، فَنَظَرَ فَإِذَا هُوَ قَدِ احْتَلَمَ وَصَلَّى وَلَمْ يَغْتَسِلْ، فَقَالَ: وَاللَّهِ مَا أُرَانِي إِلَّا قَدِ احْتَلَمْتُ وَمَا شَعَرْتُ، وَصَلَّيْتُ وَمَا اغْتَسَلْتُ. قَالَ: فَاغْتَسَلَ وَغَسَلَ مَا رَأَى فِي ثَوْبِهِ وَنَضَحَ مَا لَمْ يَرَ، وَأَذَّنَ وَأَقَامَ ثُمَّ صَلَّى بَعْدَ ارْتِفَاعِ الضُّحَى مُتَمَكِّنًا
Musnad Syafi'i 59: Malik mengabarkan kepada kami dari Hisyam dari bapaknya dari Zubaid bin Ash-Shult bahwa ia pernah berkata, “Aku pernah keluar bersama Umar bin Al Khaththab ke suatu daerah yang bernama Jarf lalu ia memperhatikan ternyata ia telah bermimpi, namun ia tetap melaksanakan shalat tanpa mandi junub, lalu ia berkata, 'Demi Allah, aku tidak pernah bermimpi dan aku tidak merasa lalu aku melaksanakan shalat tanpa mandi' ia berkata, 'Lalu ia mandi dan membasuh apa yang ia lihat di kainnya dan menyiram apa yang tidak terlihat, lalu ia mengumandangkan adzan dan iqamah kemudian shalat setelah matahari dhuha meninggi'. 66 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 60: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمٍ قَالَ: دَخَلَ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَسْجِدَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، وَعُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ يَخْطُبُ، فَقَالَ عُمَرُ: أَيَّةُ سَاعَةٍ هَذِهِ؟ فَقَالَ: يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، انْقَلَبْتُ مِنَ السُّوقِ فَسَمِعْتُ النِّدَاءَ فَمَا زِدْتُ عَلَى أَنْ تَوَضَّأْتُ، فَقَالَ عُمَرُ: الْوُضُوءُ أَيْضًا، وَقَدْ عَلِمْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِالْغُسْلِ
Musnad Syafi'i 60: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab dari salim, ia pernah berkata, “Sesorang lelaki dari sahabat Nabi pernah masuk masjid pada hari jumat dan saat itu Umar bin Al Khaththab berkhutbah, lalu ia berkata “Jam berapakah sekarang ini ?”. Lalu ia menjawab “Wahai amirul mukminin, aku baru datang dari pasar lalu aku mendengar suara adzan dan aku tidak menambahkan apapun kecuali berwudhu”, Lalu Umar berkata, “Hanya berwudhu saja, padahal kamu mengetahui bahwa Rasulullah pernah menyuruh kita untuk mandi.”67 (musnad_syafii)