Hadits Musnad Syafi'i.

RESET

Total Data: 1800

Nomer Hadits : 61

مسند الشافعي 61: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ تَوَضَّأَ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي الْمَاءِ فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعْرِهِ، ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

Musnad Syafi'i 61: Malik mengabarkan kepada kami dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah RA: Bahwa Rasulullah apabila mandi jinabat, beliau memulainya dengan mencuci kedua tangannya, lalu beiwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Setelah itu memasukkan jari-jemarinya ke dalam air, kemudian menyela-nyelakannya pada akar-akar rambut. Lalu menuangkan air ke ates kepalanya sebanyak 3 cidukan dengan kedua tangannya, setelah itu baua meratakan air ke seluruh tubuhnya.68 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 62

مسند الشافعي 62: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعٍ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَتْ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي امْرَأَةٌ أَشُدُّ ضَفْرَ رَأْسِي، أَفَأَنْقُضُهُ لِغُسْلِ الْجَنَابَةِ؟ قَالَ: «إِنَّمَا يَكْفِيكِ أَنْ تَحْثِي عَلَيْهِ ثَلَاثَ حَثَيَاتٍ مِنْ مَاءٍ ثُمَّ تُفِيضِينَ عَلَيْكِ الْمَاءَ فَتَطْهُرِينَ» . أَوْ قَالَ: «فَإِذَا أَنْتِ قَدْ طَهُرْتِ»

Musnad Syafi'i 62: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ayub bin Musa, dari Said bin Abu Said, dari Abdullah bin Rafi', dari Ummu Salamah , ia mengatakan: Aku pernah bertanya kepada Rasulullah , untuk itu aku berkata, "Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku adalah wanita yang selalu mengepang rambutku dengan kuat, apakali aku harus mengurainya dalam mandi jinabat?" Nabi SAW-menjawab. “Tidak, sesungguhnya cukup bagimu hanya dengan menciduk air sebanyak 3 cidukan untuk engkau tuangkan ke kepangan rambutmu, kemudian engkau siramkan air dengan rata ke seluruh tubuhmu, lalu kamu menjadi suci." Atau beliau bersabda, "Setelah itu engkau suci. " 69 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 63

مسند الشافعي 63: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَغْتَسِلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَهُمَا فِي الْإِنَاءِ، ثُمَّ يَغْسِلُ فَرْجَهُ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ يُشَرِّبُ شَعْرَهُ الْمَاءَ، ثُمَّ يَحْثِي عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثَ حَثَيَاتٍ

Musnad Syafi'i 63: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah , ia berkata, “Rasulullah apabila hendak mandi jinabat, beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan sebelum memasukkan keduanya ke dalam wadah. Kemudian beliau membasuh kemaluannya, lalu melakukan wudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu menyela-nyelakan air pada rambutnya, kemudian menciduk 3 kali cidukan air untuk membasuh kepalanya.” 70 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 64

مسند الشافعي 64: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ جَعْفَرٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَغْرِفُ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثًا وَهُوَ جُنُبٌ

Musnad Syafi'i 64: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ja'far, dari ayahnya, dari Jabir radliyallahu 'anhu bahwa Nabi SAW pernah ntenciduk tiga kali cidukan air untuk membasuh kepalanya ketika mandi jinabat. 71 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 65

مسند الشافعي 65: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مَنْصُورِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحَجَبِيِّ، عَنْ أُمِّهِ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: جَاءَتِ امْرَأَةٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسْأَلُهُ عَنِ الْغُسْلِ مِنَ الْمَحِيضِ، فَقَالَ: «خُذِي فِرْصَةً مِنْ مِسْكٍ فَتَطَهَّرِي بِهَا» ، فَقَالَتْ: كَيْفَ أَتَطَهَّرُ بِهَا؟ قَالَ: «تَطَهَّرِي بِهَا» ، قَالَتْ: كَيْفَ أَتَطَهَّرُ بِهَا؟ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سُبْحَانَ اللَّهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ»، وَاسْتَتَرَ بِثَوْبِهِ: «تَطَهَّرِي بِهَا» . فَاجْتَذَبْتُهَا وَعَرَفْتُ الَّذِي أَرَادَ، فَقُلْتُ لَهَا: تَتَبَّعِي بِهَا آثَارَ الدَّمِ، يَعْنِي الْفَرْجَ

Musnad Syafi'i 65: Sufyan mengabarkan kepada kami dan Manshur bin Abdurahman Al Hajabi, dari ibunya -Shafiyah binti Syaibah- dari Aisyah , ia mengatakan: Seorang wanita datang kepada Nabi menanyakan tentang mandi dari haid, lalu beliau bersabda, “Ambillah secarik kain yang diberi minyak kesturi, lalu bersucilah dengan memakainya." Wanita itu bertanya, "Bagaimanakah, caranya aku bersuci dengannya?". Nabi . menjawab, memakainya. 'Bersucilah dengan memakainya”. Wanita itu (masih kurang jelas dan) bertanya lagi, "Bagaimanakah caranya aku tereuci dengan memakainya?" Nabi bersabda, "Subhanallah, Subhanallah!” Lalu beliau menutupi wajahnya dengan kain (dan bersabda), "Ya, bersucilah dengan memakainya." Kemudian aku menarik wanita itu dan mengetahui apa yang dimaksudnya, lalu aku katakan kepadanya, "Maksudnya, telusurilah dengannya bekas darahmu, yakni kemaluanmu."72 (musnad_syafii)