Hadits Musnad Syafi'i.

RESET

Total Data: 1800

Nomer Hadits : 761

مسند الشافعي 761: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «أَوَّلُ مَا فُرِضَتِ الصَّلَاةُ رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ، فَزِيدَ فِي صَلَاةِ الْحَضَرِ وَأُقِرَّتْ صَلَاةُ السَّفَرِ» . قُلْتُ: " فَمَا شَأْنَ عَائِشَةَ كَانَتْ تُتِمُّ الصَّلَاةَ؟ قَالَ: إِنَّهَا تَأَوَّلَتْ مَا تَأَوَّلَ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ "

Musnad Syafi'i 761: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dan Urwah, dari Aisyah yang mengatakan: Mula-mula shalat difardhukan dua rakaat-dua rakaat, lalu ditambahkan shalat di tempat tinggal dan ditetapkanlah shalat dalam perjalanan (yakni tetap 2 rakaat). Maka aku bertanya, "Bagaimanakah dengan Aisyah itu, ternyata ia menyempurnakan shalatnya." Urwah menjawab, "Sesungguhnya dia menakwilkan seperti takwil yang dilakukan oleh Utsman RA.10 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 762

مسند الشافعي 762: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ عَامَ الْفَتْحِ فِي رَمَضَانَ فَصَامَ حَتَّى بَلَغَ الْكَدِيدَ ثُمَّ أَفْطَرَ فَأَفْطَرَ النَّاسُ مَعَهُ، وَكَانُوا يَأْخُذُونَ بِالْأَحْدَثِ فَالْأَحْدَثِ مِنْ أَمْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Musnad Syafi'i 762: Malik mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Ubaidullah bin Abdullah dari Ibnu Abbas: Bahwa Rasulullah berangkat pada tahun kemenangan Makkah di bulan Ramadhan, maka beliau berpuasa hingga tiba di Kadid, kemudian berbuka dan orang- orang pun ikut berbuka bersama beliau. Mereka selalu mengamalkan hal yang paling baru dari perkara yang dibuat Rasulullah .11 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 763

مسند الشافعي 763: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ غَزِيَّةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ: كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَمَانَ غَزْوَةِ تَبُوكَ، وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسِيرُ بَعْدَ أَنْ أَضْحَى إِذَا هُوَ بِجَمَاعَةٍ فِي ظِلِّ شَجَرَةٍ فَقَالَ: «مَا هَذِهِ الْجَمَاعَةُ؟» قَالُوا: رَجُلٌ صَائِمٌ، جَهَدَهُ الصَّوْمُ، أَوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَيْسَ مِنَ الْبِرِّ الصَّوْمُ فِي السَّفَرِ»

Musnad Syafi'i 763: Abdul Aziz bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Umarah bin Ghaziyah, dari Muhammad bin Abdurrahman, dari Abdullah bin Sa'd bin Muadz, ia mengatakan, Jabir bin Abdullah mengatakan: Dahulu di masa perang Tabuk kami bersama Rasulullah , beliau melanjutkan perjalanannya sesudah waktu dhuha, tiba-tiba beliau melihat segolongan orang berada di bawah naungan sebuah pohon. Maka beliau bertanya, "Apa yang terjadi pada segolongan orang ini?" Mereka menjawab, "Seorang lelaki yang kepayahan karena puasa." Atau dengan kalimat yang serupa. Lalu Rasulullah bersabda, "Melakukan puasa dalam perjalanan bukanlah suatu kebajikan." 12 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 764

مسند الشافعي 764: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ، عَنْ كَعْبِ بْنِ عَاصِمٍ الْأَشْعَرِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَيْسَ مِنَ امْبِرِّ امْصِيَامُ فِي امْسَفَرِ»

Musnad Syafi'i 764: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Shafwan bin Abdullah dari Ummu Ad-Darda', dari Ka'b bin Ashim Al Asy'ari bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Bukan merupakan suatu kebajikan melakukan puasa dalam perjalanan." (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 765

مسند الشافعي 765: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ سُمَيٍّ، مَوْلَى أَبِي بَكْرٍ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ بَعْضِ، أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ النَّاسَ فِي سَفَرِهِ عَامَ الْفَتْحِ بِالْفِطْرِ وَقَالَ: «تَقَوُّوا لِعَدُوِّكُمْ» . فَصَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ أَبُو بَكْرٍ، يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ: قَالَ الَّذِي حَدَّثَنِي: لَقَدْ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْعَرْجِ يَصُبُّ فَوْقَ رَأْسِهِ الْمَاءَ مِنَ الْعَطَشِ، أَوْ مِنَ الْحَرِّ، فَقِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ طَائِفَةً مِنَ النَّاسِ صَامُوا حِينَ صُمْتَ، فَلَمَّا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْكَدِيدِ دَعَا بِقَدَحٍ فَشَرِبَ فَأَفْطَرَ النَّاسُ

Musnad Syafi'i 765: Malik mengabarkan kepada kami dari Sumay maula Abu Bakar, dari Abu Bakar bin Abdurrahman, dari sebagian sahabat Rasulullah : Dalam perjalanan Nabi pada tahun kemenangan kota Makkah, beliau memerintahkan orang-orang untuk berbuka, dan beliau bersabda, “Perkuatlah diri kalian untuk menghadapi musuh-musuh kalian." Sementara Nabi sendiri tetap berpuasa. Abu Bakar (yakni Ibnu Abdurrahman) mengatakan bahwa orang yang menceritakan hadis ini kepadanya berkata, "Sesungguhnya aku melihat Nabi di Al 'Arj menuangkan air di atas kepalanya karena kehausan atau kepanasan. Kemudian dikatakan, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya segolongan orang masih tetap berpuasa ketika melihat engkau berpuasa'. Ketika Rasulullah sampai di Kadid, beliau memerintahkan agar diberi sebuah wadah (berisi air), lalu beliau minum, kemudian orang-orang pun ikut berbuka."13 (musnad_syafii)