Total Data: 1800
مسند الشافعي 816: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
Musnad Syafi'i 816: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Dinar, dari Ibnu Umar , dari Nabi tentang hadis yang serupa dengannya. 64 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 817: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ حُنَيْفٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَشُكُّ، أَقَالَ: مَالِكٌ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنْ خَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ، أَوْ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَخَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ، أَنَّهُمَا دَخَلَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْتَ مَيْمُونَةَ فَأُتِيَ بِضَبٍّ مَحْنُوذٍ فَأَهْوَى إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ، فَقَالَ لَهُ بَعْضُ النِّسْوَةِ اللَّاتِي فِي بَيْتِ مَيْمُونَةَ: أَخْبِرُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَا يُرِيدُ أَنْ يَأْكُلَ، فَقَالُوا: إِنَّهُ ضَبٌّ يَا رَسُولَ اللَّهِ، فَرَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ، فَقُلْتُ: أَحَرَامٌ هُوَ؟ قَالَ: «لَا، وَلَكِنَّهُ لَمْ يَكُنْ بِأَرْضِ قَوْمِي؛ فَأَجِدُنِي أَعَافُهُ» . قَالَ خَالِدٌ: فَاجْتَرَرْتُهُ فَأَكَلْتُهُ، وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْظُرُ
Musnad Syafi'i 817: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Abu Umamah bin Sahi bin Hunaif, dari Ibnu Abbas, Asy-Syafi'i berkata, "Aku ragu, apakah yang demikian dikatakan dari Ibnu Abbas, dari Khalid bin Walid, atau dari Ibnu Abbas dan Khalid bin Al Walid: Keduanya masuk ke dalam rumah Maimunah bersama Nabi , kemudian dihidangkan seekor biawak panggang, lalu Rasulullah mengulurkan tangannya, tetapi salah seorang dari kaum wanita yang ada di rumah Maimunah berkata kepadanya, "Sebaiknya kita beritahukan kepada Rasulullah daging apa yang akan dimakannya itu." Mereka berkata, "Wahai Rasulullah! Makanan itu adalah daging biawak." Maka Rasulullah menarik kembali tangannya, dan aku bertanya, "Apakah biawak haram?" Rasulullah menjawab, "Tidak, tetapi ia tidak ada di tanah kaumku. Karena itu, aku enggan memakannya." Khalid berkata, "Lalu aku menarik hidangan itu dan memakannya, sedangkan Rasulullah melihat saja." 65 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 818: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " لَا أَزَالُ أُقَاتِلُ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، فَإِذَا قَالُوهَا فَقَدْ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا، وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ "
Musnad Syafi'i 818: Abdul Aziz bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Amr, dari Abu Salamah bin Abdurrahman bin Auf, dari Abu Hurairah , bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Aku masih tetap memerangi orang-orang hingga mereka mau mengatakan, 'Tidak ada Tuhan selain Allah'. Apabila mereka telah mengucapkannya, berarti mereka telah memelihara darah dan harta benda mereka dariku kecuali berdasarkan alasan yang hak, sedangkan perhitungan mereka berada pada Allah." 66 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 819: أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ لِأَبِي بَكْرٍ فِيمَنْ مَنَعَ الصَّدَقَةَ: أَلَيْسَ قَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا أَزَالُ أُقَاتِلُ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، فَإِذَا قَالُوهَا فَقَدْ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا، وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ» ؟ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: هَذَا مِنْ حَقِّهَا، يَعْنِي مَنْعَهُمُ الصَّدَقَةَ
Musnad Syafi'i 819: Orang yang tsiqah (terpercaya) mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Ubaidullah bin Abdullah dari Jabir bin Abdullah dari Abu Hurairah , bahwa Umar berkata kepada Abu Bakar mengenai orang-orang yang tidak mau membayar zakat: Bukankah Rasulullah telah bersabda, "Aku masih tetap memerangi orang-orang hingga mereka mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan selain Allah'. Apabila mereka mengucapkannya, berarti mereka telah memelihara dariku darah dan harta benda mereka, kecuali dengan alasan yang hak, sedangkan hisab mereka berada pada Allah." Abu Bakar menjawab, "Hal ini merupakan alasan yang hak." Yakni, mereka tidak mau membayar zakatnya. 67 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 820: أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبَانَ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا بَعَثَ جَيْشًا أَمَّرَ عَلَيْهِمْ أَمِيرًا وَقَالَ: «فَإِذَا لَقِيتَ عَدُوًّا مِنَ الْمُشْرِكِينَ فَادْعُهُمْ إِلَى ثَلَاثِ خِلَالٍ، أَوْ ثَلَاثِ خِصَالٍ، شَكَّ عَلْقَمَةُ، ادْعُهُمْ إِلَى الْإِسْلَامِ، فَإِنْ أَجَابُوكَ فَاقْبَلْ مِنْهُمْ وَكُفَّ عَنْهُمْ، ثُمَّ ادْعُهُمْ إِلَى التَّحَوُّلِ مِنْ دَارِهِمْ إِلَى دَارِ الْمُهَاجِرِينَ، وَأَخْبِرْهُمْ إِنْ هُمْ فَعَلُوا أَنَّ لَهُمُ مَا لِلْمُهَاجِرِينَ، وَأَنَّ عَلَيْهِمْ مَا عَلَيْهِمْ، فَإِنِ اخْتَارُوا الْمَقَامَ فِي دَارِهِمْ فَأَعْلِمْهُمْ أَنَّهُمْ كَأَعْرَابِ الْمُسْلِمِينَ، يَجْرِي عَلَيْهِمْ حُكْمُ اللَّهِ كَمَا يَجْرِي عَلَى الْمُسْلِمِينَ، وَلَيْسَ لَهُمْ فِي الْفَيْءِ شَيْءٌ إِلَّا أَنْ يُجَاهِدُوا مَعَ الْمُسْلِمِينَ، فَإِنْ لَمْ يُجِيبُوكَ فَادْعُهُمْ إِلَى أَنْ يُعْطُوا الْجِزْيَةَ، فَإِنْ فَعَلُوا فَاقْبَلْ مِنْهُمْ وَدَعْهُمْ، فَإِنْ أَبَوْا فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ تَعَالَى وَقَاتِلْهُمْ»
Musnad Syafi'i 820: Orang yang dipercaya menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Aban, dari Alqamah bin Martsad, dari Sulaiman bin Buraidah, dari ayahnya: Rasulullah apabila mengirimkan pasukan, terlebih dahulu mengangkat seorang amir untuk mereka, lalu bersabda, "Apabila kamu bertemu dengan musuh dari kalangan kaum musyrik maka serulah mereka terlebih dahulu kepada ketiga perkara atau tiga pekerti (keraguan dari pihak Alqamah). Serulah mereka kepada Islam. Apabila mereka memenuhi seruanmu, maka terimalah dari mereka, dan cegahlah dirimu dari mereka. Kemudian ajaklah mereka untuk meninggalkan negeri mereka berpindah ke tempat kaum Muhajirin, dan beritahukan kepada mereka jika mereka mau melakukannya, maka mereka berhak memperoleh apa yang diperoleh kaum Muhajirin, dan mereka akan terkena kewajiban yang sama dengan apa yang dibebankan kepada kaum Muhajirin. Bilamana mereka memilih tetap tinggal di negeri mereka sendiri, maka kedudukan mereka sama dengan orang-orang Arab muslim. Dengan kata lain, diberlakukan atas diri mereka hukum Allah sebagaimana diberlakukan terhadap kaum muslimin, tetapi mereka tidak mendapat bagian dari harta fai' sedikitpun, kecuali jika mereka berjihad bersama-sama kaum muslimin. Jika mereka tidak memenuhi seruanmu, maka serulah mereka untuk membayar jizyah; jika mereka menerimanya, maka terimalah dari mereka; tetapi jika mereka menolak, maka mintalah pertolongan kepada Allah dan perangilah mereka."68 (musnad_syafii)