Total Data: 1800
مسند الشافعي 106: أَخْبَرَنَا الشَّافِعِيُّ قَالَ: «وَإِنَّمَا أَحْبَبْتُ تَقْدِيمَ الْعَصْرِ» ؛ لِأَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي فُدَيْكٍ أَخْبَرَنَا، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْعَصْرَ وَالشَّمْسُ بَيْضَاءُ حَيَّةٌ، ثُمَّ يَذْهَبُ الذَّاهِبُ إِلَى الْعَوَالِي فَيَأْتِيهَا وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌ
Musnad Syafi'i 106: Asya-Syafi'i mengabarkan, ia berkata, “Aku pun suka mendahulukan shalat Ashar, karena Muhammad bin Ismail menceritakan kepada kami dari Ibnu Abu Dzi'b, dari Ibnu Syihab, dari Anas bin Malik, ia berkata, Rasulullah melakukan shalat Ashar, saat itu matahari tampak putih lagi cerah. Kemudian seseorang pergi ke daerah perbukitan; ketika ia tiba di sana, matahari masih tempak tinggi. 113 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 107: أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ، عَنْ نَوْفَلِ بْنِ مُعَاوِيَةَ الدِّيلِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ فَاتَتْهُ صَلَاةُ الْعَصْرِ فَكَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلُهُ وَمَالُهُ»
Musnad Syafi'i 107: Ibnu Abu Fudaik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Dzi'b, dari Ibnu Syihab, dari Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam, dari Naufel bin Muawiyah Ad-Dili, ia mengatakan: Rasulullah pernah bersabda, "Barangsiapa yang melewatkan shalat Ashar. seakan-akan ia kehilangan keluarga dan harta bendanya.”114 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 108: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَلْقَمَةَ، عَنْ أَبِي نُعَيْمٍ، عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كُنَّا نُصَلِّي الْمَغْرِبَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ثُمَّ نَخْرُجُ نَتَنَاضَلُ حَتَّى نَدْخُلَ بُيُوتَ بَنِي سَلِمَةَ نَنْظُرُ إِلَى مَوَاقِعِ النَّبْلِ مِنَ الْإِسْفَارِ
Musnad Syafi'i 108: Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Amr bin Alqamah, dari Abu Nu'aim, dari Jabir , ia berkata, ""Kami pernah shalat Maghrib bersama Nabi , kemudian kami pergi melakukan lomba memanah hingga kami masuk ke dalam perkampungan Bani Salimah untuk melihat tempat terjatuhnya anak panah di bawah cahaya petang hari.” 115 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 109: أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنْ صَالِحٍ مَوْلَى التَّوْأَمَةِ، عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ نَنْصَرِفُ فَنَأْتِي السُّوقَ، وَلَوْ رُمِيَ بِنَبْلٍ لَرُؤِيَ مَوَاقِعُهَا
Musnad Syafi'i 109: Ibnu Abu Fudaik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Dzi'b, dari Shalih -pelayan At-Tauamah- dari Zaid bin Khalid Al Juhani , ia berkata, “Kami pernah shalat Maghrib bersama Rasulullah , kemudian kami pulang dan sampai di pasar; seandainya dilepaskan sebuah anak panah, niscaya tempat jatuhnya masih terlihat.”116 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 110: أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنِ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ قَالَ: دَخَلْنَا عَلَى جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، وَقَالَ جَابِرٌ: كُنَّا نُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ نَنْصَرِفُ فَنَأْتِي بَنِي سَلِمَةَ فَنَبْصُرُ مَوَاقِعَ النَّبْلِ
Musnad Syafi'i 110: Ibnu Abu Fudaik mengabarkan kepada kami dari Ibnu bin Abu Dzi'b, dari Sa'id bin Abu Sa'id Al Maqburi, dari Al Qa'qa bin Hakim, ia mengatakan: Kami pernah masuk menemui Jabir bin Abdullah, dan ia berkata, "Kami shalat bersama Nabi Muhammad , kemudian kami pulang dan sampai di perkampungan Bani Salimah, sedangkan kami masih dapat melihat tempat jatuhnya anak panah."117 (musnad_syafii)