Hadits Musnad Syafi'i.

RESET

Total Data: 1800

Nomer Hadits : 1116

مسند الشافعي 1116: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ سَجَدَ فِي سُورَةِ الْحَجِّ سَجْدَتَيْنِ

Musnad Syafi'i 1116: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi': Ibnu Umar melakukan sujud dalam surah Al Haj sebanyak dua kali sujud. (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 1117

مسند الشافعي 1117: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ كَانَ إِذَا رَعَفَ انْصَرَفَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ رَجَعَ وَلَمْ يَتَكَلَّمْ

Musnad Syafi'i 1117: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar: Bahwa ia apabila mengalami mimisan (dalam shalatnya), maka ia pergi dan berwudhu, kemudian kembali tanpa berkata sepatah pun. 363 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 1118

مسند الشافعي 1118: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ: «مَنْ أَصَابَهُ رُعَافٌ، أَوْ مَنْ وَجَدَ رُعَافًا، أَوْ مَذْيًا أَوْ قَيْئًا انْصَرَفَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ رَجَعَ فَبَنَى»

Musnad Syafi'i 1118: Abdul Majid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Az-Zuhri, dari Salim, dari Ibnu Umar, ia mengatakan: Barangsiapa yang terkena mimisan atau mengalami mimisan atau mengeluarkan madzi atau muntah, hendaklah ia pergi, lalu berwudhu, kemudian kembali dan melanjutkan shalatnya. 364 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 1119

مسند الشافعي 1119: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ تَيَمَّمَ بِمَرْبَدِ النَّعَمِ وَصَلَّى الْعَصْرَ ثُمَّ دَخَلَ الْمَدِينَةَ وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌ فَلَمْ يُعِدِ الصَّلَاةَ

Musnad Syafi'i 1119: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Ajian, dari Nafi', dari Ibnu Umar: Bahwa ia pernah bertayamum di tempat penambatan ternak dan shalat Ashar, kemudian masuk ke Madinah; sedangkan matahari masih tinggi, tetapi ia tidak mengulangi shalatnya. 365 (musnad_syafii)

Nomer Hadits : 1120

مسند الشافعي 1120: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ قَالَ: كُنْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا بِمَكَّةَ وَالسَّمَاءُ مُتَغَيِّمَةٌ فَخَشِيَ ابْنُ عُمَرَ الصُّبْحَ فَأَوْتَرَ بِوَاحِدَةٍ، ثُمَّ تَكَشَّفَ الْغَيْمُ فَرَأَى عَلَيْهِ لَيْلًا فَشَفَعَ بِوَاحِدَةٍ

Musnad Syafi'i 1120: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', ia menceritakan: Aku pernah bersama Ibnu Umar di Makkah, ketika itu langit mendung. Maka Ibnu Umar merasa khawatir dengan datangnya subuh, karena itu ia shalat Witir 1 rakaat. Kemudian ternyata langit mendung menjadi terang kembali dan ia melihat waktu malam masih ada, lalu ia menggenapkan witirnya dengan 1 rakaat lagi. 366 (musnad_syafii)