Total Data: 1800
مسند الشافعي 111: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ ابْنِ أَبِي لَبِيدٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا تَغْلِبَنَّكُمُ الْأَعْرَابُ عَلَى اسْمِ صَلَاتِكُمْ، هِيَ الْعِشَاءُ، أَلَا إِنَّهُمْ يُعْتِمُونَ بِالْإِبِلِ»
Musnad Syafi'i 111: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Labid, dari Abu Salamah bin Abdurrahman dari Ibnu Umar bahwa Nabi pernah bersabda, “Jangan sekali-kali kalian terkalahkan oleh orang-orang Arab badui dalam menyebutkan nama shalat kalian, yaitu shalat Isya. Ingatlah, sesungguhnya mereka memasukkan ternaknya ke kandang di kala hari telah gelap.”118 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 112: أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: إِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُصَلِّي الصُّبْحَ فَيَنْصَرِفْنَ النِّسَاءُ مُتَلَفِّعَاتٍ بِمُرُوطِهِنَّ، مَا يُعْرَفْنَ مِنَ الْغَلَسِ
Musnad Syafi'i 112: Malik bin Anas mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Said 'Al Anshari, dari Umrah binti Abdurrahman, dari Aisyah , ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah telah melakukan shalat Subuh, sedangkan kaum wanita pulang memakai kain muruthnya (jilbabnya); mereka tidak dapat dikenali karena masih gelap.”119 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 113: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ بِالْمُزْدَلِفَةِ جَمِيعًا
Musnad Syafi'i 113: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Salim, dari bapaknya: Bahwa Rasulullah pernah shalat Magrib dan Isya di Mudzalifah dengan dijamak.120 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 114: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَامِرِ بْنِ وَاثِلَةَ، أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ، أَخْبَرَهُ أَنَّهُمْ خَرَجُوا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ تَبُوكَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْمَعُ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ، فَأَخَّرَ الصَّلَاةَ يَوْمًا ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ جَمِيعًا، ثُمَّ دَخَلَ، ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ جَمِيعًا
Musnad Syafi'i 114: Malik mengabarkan kepada kami dari Abu Zubair, dari Abu Ath-Thufail Amir bin Watsilah, bahwa Mu'adz bin Jabal pernah menceritakan kepadanya bahwa mereka (para sahabat) berangkat tersama Rasulullah pada tahun perang Tabuk, maka Rasulullah menjamak antara shalat Zhuhur dan shalat Ashar, serta antara shalat Maghrib dan shalat Isya. Mu'adz bin Jabal melanjutkan kisahnya: Pada suatu hari beliau mengakhirkan shalatnya dan berangkat, kemudian shalat Zhuhur dan shalat Ashar. Lalu beliau kembali dan berangkat lagi, kemudian shalat Maghrib dan shalat Isya dengan dijamak.121 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 115: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي ذُؤَيْبٍ الْأَسَدِيِّ قَالَ: خَرَجْنَا مَعَ ابْنِ عُمَرَ إِلَى الْحِمَى فَغَرَبَتِ الشَّمْسُ فَهِبْنَا أَنْ نَقُولَ لَهُ: انْزِلْ فَصَلِّ، فَلَمَّا ذَهَبَ بَيَاضُ الْأُفُقِ وَفَحْمَةُ الْعِشَاءِ نَزَلَ فَصَلَّى ثَلَاثًا ثُمَّ سَلَّمَ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ، ثُمَّ الْتَفَتَ إِلَيْنَا فَقَالَ: هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَ
Musnad Syafi'i 115: Sufyin bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Najih, dari Ismail bin Abdurrahman bin Abu Dzuaib Al Asadi. Ia mengatakan: Kami pernah berangkat bersama Umar RA menuju Al Hima, lalu matahan pun tenggelam dan kami merasa segan kepadanya untuk mengatakan, "Turunlah untuk shalat!" Tetapi ketika putih cakrawala dan gelapnya permulaan malam hilang, ia turun lalu shalat 3 rakaat, kemudian salam; lalu ia shalat lagi 2 rakaat. kemudian salam. Setelah itu ia menoleh ke arah kami dan berkata “Demikianlah, aku pernah melihat Rasulullah SAW melakukannya."122 (musnad_syafii)