Total Data: 1800
مسند الشافعي 1191: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ قَالَ عَلَيَّ مَا لَمْ أَقُلْ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ»
Musnad Syafi'i 1191: Abdul Aziz bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Amr, dari Abu Salamah bin Abdurrahman, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan d apa yang tidak pernah aku ucapkan, hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka."428 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 1192: أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ الَّذِيَ يَكْذِبُ عَلَيَّ يُبْنَى لَهُ بَيْتٌ فِي النَّارِ»
Musnad Syafi'i 1192: Yahya bin Sulaim menceritakan kepada kami dari Ubaidillah bin Amr, dari Abu Bakar, dari Salim, dari Ibnu Umar bahwa Nabi pernah bersabda, "Sesungguhnya orang yang berdusta terhadapku akan dibangunkan baginya sebuah rumah di neraka.”429 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 1193: أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ أَبِي سَلَمَةَ التِّنِّيسِيِّ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ أُسَيْدِ بْنِ أَبِي أُسَيْدٍ، عَنْ أُمِّهِ، قَالَتْ: قُلْتُ لِأَبِي قَتَادَةَ: مَا لَكَ لَا تُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا يُحَدِّثُ عَنْهُ النَّاسُ؟ قَالَتْ: فَقَالَ أَبُو قَتَادَةَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ فَلْيَلْتَمِسْ لِجَنْبِهِ مَضْجَعًا مِنَ النَّارِ» . فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ذَلِكَ وَيَمْسَحُ الْأَرْضَ بِيَدِهِ
Musnad Syafi'i 1193: Amr bin Abu Salamah At-Tanisi mengabarkan kepada kami dari Abdul Aziz bin Muhammad, dari Usaid bin Abu Usaid, dari ibunya, ia mengatakan: Aku pernah bertanya kepada Abu Qatadah, "Mengapa engkau tidak mau menceritakan hadis ini dari Rasulullah sebagaimana orang-orang menceritakannya?” Abu Qatadah menjawab, "Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, 'Barangsiapa yang berdusta terhadapku dengan sengaja, hendaklah ia mempersiapkan bagi lambungnya tempat berbaring di neraka' Rasulullah mengatakan demikian seraya mengusapkan tangannya ke tanah." 430 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 1194: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «حَدِّثُوا عَنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَلَا حَرَجَ، وَحَدِّثُوا عَنِّي وَلَا تَكْذِبُوا عَلَيَّ»
Musnad Syafi'i 1194: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Amr, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Ceritakanlah oleh kalian berita dari Bani Israil dan tidak ada dosa (bagi kalian), ceritakanlah oleh kalian hadis dariku dan janganlah kalian berdusta terhadapku.”431 (musnad_syafii)
مسند الشافعي 1195: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " نَضَّرَ اللَّهُ عَبْدًا سَمِعَ مَقَالَتِي فَحَفِظَهَا وَوَعَاهَا وَأَدَّاهَا، فَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ غَيْرِ فَقِيهٍ، وَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ، ثَلَاثٌ لَا يُغِلُّ عَلَيْهِنَّ قَلْبُ مُسْلِمٍ: إِخْلَاصُ الْعَمَلِ لِلَّهِ، وَالنَّصِيحَةُ لِلْمُسْلِمِينَ، وَلُزُومُ جَمَاعَتِهِمْ، فَإِنَّ دَعْوَتَهُمْ تُحِيطُ مِنْ وَرَائِهِمْ "
Musnad Syafi'i 1195: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Abdul Mulk bin Umair, dari Abdurrahman bin Abdullah bin Mas'ud, dan ayahnya bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Semoga Allah mencerahkan wajah seorang hamba yang telah mendengar sabdaku lalu ia menghafal dan memeliharanya serta menyampaikannya seperti apa yang ia dengar, karena ada kalanya orang yang hafal suatu pengetahuan tidak mengerti (pengetahuan tersebut) dan adakalanya orang yang hafal suatu pengetahuan menyampaikannya kepada orang lain yang lebih mengerti darinya. Ada tiga hal yang hati seorang muslim tidak boleh berkhianat bersamanya, yaitu: ikhlas dalam beramal karena Allah, bersikap ikhlas terhadap kaum muslim, dan menetapi jamaah mereka, karena sesungguhnya doa mereka selalu meliputi dari belakangnya.”432 (musnad_syafii)